Saturday, June 26, 2010

Bocah Santun..

ah..ah.. kali ini gw mau mengedepankan kesotoyan gw..
walopun belom punya anak,..dan belom pernah mendidik anak, malem ini gw mau bahas tentang sikap anak2(dibawah10 tahun) yang kebanyakan gw lihat lebih banyak ga sopannya..

Bermula dari malem ini bertigaan sama mamoy&liph2 makan pizza di daerah Cikarang, dateng sekeluarga India dengan seorang anak perempuan, umurnya sekitar 6-7 tahun duduk dimeja persis sebelah meja kami. Posisi duduknya, gw dan ivy hadep2an, dan mamoy disebelah ivy. Nah keluarga India itu dimeja yang disebelah mamoy. Awal mereka dateng, kami ga ada yang ngeh, Ivy asik sama ponselnya dan ngga nyadar kalo tiba2 si anak perempuan itu udah diri disebelah ivy deket banget, berpegangan ke meja dan mandang penasaran ke ponsel Ivy. Nyokap yg pertama ngeh dan langsung nanya; "Hello, What's your name??". Si anak perempuan itu ngabur kembali ke mejanya. Ibunya ngeliat gw lalu tersenyum. Ibunya tipikal India yang elok, gw ga bilang cantik ya.. tapi yang pasti ngga jelek, hidungnya mancung, bertubuh tinggi, kulit kuning dan rambut panjang. Bokapnya yang rada horor. Tinggi besar, hitam dan berkumis. Anak perempuannya(untungnya)elok mirip sang ibu.

Nah, yg gw perhatiin dari si anak perempuan elok itu adalah tindak tanduknya yang (kalo bisa dibilang) serampangan. Hiperaktif ngegeratak. Dy sibuk ngebuka2in laci2 perkakas resto pizza itu dan ga bisa diam. Waktu ayahnya nyuruh dy minta Tabasco, dy ga minta, tapi sibuk nyari sendiri dengan ngintipin semua laci. Dan yang rada bikin gw teringat kalo mau bikin postingan tentang sopan santun anak Indonesia, adalah saat garlic bread mereka dateng, baru aja diletakkan didepan ayahnya, secepat kilat tangan mungilnya meraih sepotong. Ayahnya tersentak dan kayak ngomelin gitu(pake bahasa India), si nona kecil cuek dan Ibunya pun kayak ga peduli.

Nah, disitu gw berpikir, ternyata ga cuma anak2 Indonesia aja ya, yang krisis sopan santun.

Segitu krisisnya kah kesantunan anak2 Indonesia? ya, menurut gw. Kebanyakan anak2 yang gw temui sekilas bertemperamen kasar. cuek. Menangis jerit2 kalo ingin sesuatu. Berteriak. Memukul. Memaki. Dan Ibunya cuma seperti alarm otomatis, sekilas ngomel tapi ga sungguh2 menerapkan didikannya.
Dan di TV, gw pernah liat ada tayangan anak umur 3 tahun yang dikasih rokok sama ibunya soalnya kalo ga dikasih rokok anak itu akan nangis jerit2 ga berhenti. Ya ampun semoga gw ga diberi cobaan seberat itu.

Beberapa hari lalu, waktu makan siang, gw dan seorang rekan ngebahas soal sopan santun yang dia terapkan ke anak2nya(sepasang putri putra). Bermula dari gw yang kembali mengutarakan keterkesanan gw terhadap kesantunan putri sulungnya yang berumur 11 tahun.
Jadi setahun lalu(2009), waktu sang rekan mengalami musibah kecelakaan motor dan kondisinya saat itu payah banget, setelah pamitan pulang, gw menghampiri putri kecilnya, yang dalam kondisi sedih, khawatir & menangis terisak dipelukan tantenya, gw mengusap punggungnya dan bilang "yang tabah ya, zahra.. Mudah2an Ibu cepet sembuh ya.." tanpa mengharapkan jawaban. Gila aja gw mengharap respon dari anak umur 10 taun yang lagi kalut. Dan ternyata, Zahra mengejutkan gw, disela isak tangisnya, sesenggukan susah payah dy merespon; "I..iya..tanthe.mb..mhwakhasshh..hh..yaaa..". GILA. Gw bengong. Speechless. Langsung gw sambung; "Errr..iya sama2..Tante pulang duluan yaa.." dy angguk, kembali nyahut makasih. Dan sungguh, gw terkesan.

Sahabat SMA gw juga punya putri kecil yang mempesona. Kei namanya. Sebagai ibu muda, sahabat gw sungguh bikin gw terkesan atas tindak tanduk putrinya yang supersantun. Sebagai pribadi yang dikenal kocak, lucu, konyol dan jauh dari anggun(piss yo, Lan..), sahabat gw yang satu ini udah sukses memiliki putri kecil yang mengagumkan.

Pastinya ga cuma Kei&Zahra aja yang bikin gw mencatat dalam hati untuk pola acuan contoh dalam mendidik anak(anak) gw nantinya. Ada beberapa putra-putri muda lainnya yang juga bikin gw tertarik untuk mewawancarai Ibunya lebih lanjut..:D

Tapi yang pasti, dikepala(&hati) gw udah daftar rumusan hal2 sepele/sederhana yang TIDAK BOLEH dilakukan oleh anak(anak) gw, diantaranya adalah:
1. Naik2 ke kursi, nginjek2 bantal untuk kepala
2. Naikin kaki ke atas meja, atau ke dashboard mobil kalo duduk didepan. Percayalah, kaki menjuntai kebawah ga akan bikin kaki anak anda sakit atau bermasalah.(Oh ya, gw benci banget kalo liat ada anak kecil dipangku didepan trus kakinya sengaja disetting di atas dashboard.)
3. Jerit2/teriak2
4. Tidak mendengar/menyahut.
5. Melempar barang
bla..bla..bla..

Seorang rekan sempet ngeluhin sikap ponakan2nya, yang kayaknya masa bodo banget. Waktu bertamu ke rumah sepupunya,diajak masuk ke ruang nonton tv dimana anak2 laki si sepupu yang berusia 5&6 tahun lagi asyik nonton TV, ngampar,tiduran tak berbaju.
"Jangankan salaman, ngelirik aja ngga..,dan orang tuanya ga mengajarkan mereka untuk bangun, duduk dan memberi salam." curhat sang rekan.

Bukannya gila hormat, tapi sungguh, nyokap gw pun mendidik gw untuk selalu salam saat bertamu atau ditamui sama orang tua. Dan pola pikir untuk selalu menghormati(dalam artian bersikap santun kepada)orang yang lebih tua.

Mudah2an, ga ada pihak yg tersentil atau tersinggung, gw sama sekali ga maksud nyentil siapapun, ini murni buat kajian dan pelajaran gw sendiri. Gw pribadi sadar, jadi orang tua dan mendidik anak itu bukan suatu hal yang mudah, dan program gw pun nantinya belum tentu berhasil. Gw cuma berharap, orang2 yang mengenal gw, menganggap orang tua gw, khususnya nyokap, adalah orang tua yang berhasil mendidik anak2nya.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalo liat uchuy, gw rasanya rada gagal nih jadi orang tua...XD

Friday, June 25, 2010

Buku-buku seksi,..Awww..

Sebagai seseorang yang hobi banget baca novel fiksi, gw udah berbulan2 ga beli novel..
Hal ini dikarenakan sahabat serumah gw yang lagi keranjingan beli novel, dari yang Romantis banget sampe yang sebulan terakhir ini Romantic thriller/detektif.

Sebelumnya gw hampir ga pernah baca novel roman ala harlequin, tapi karena dirumah selalu ada novel terbaru maka gw pun ketularan keranjingan baca-- a.k.a minjem-- kisah2 Harlequinn dan teman2nya.

Kalo untuk beli, gw ga gitu minat, secara gw pembosan, dan umumnya Harlequinn itu hanya fokus dikisah romansa-nya. 3 jam baca juga beres. Seengganya itu tanggapan gw sampai referensi gw mengenai bacaan Harlequin(dan sejenisnya) mulai banyak..:D

Sahabat gw yang rajin beli --cenderung mengkoleksi-- dan selalu rela minjemin gw, mulai membeli kisah2 romantis diluar Harlequinn. Disitu gw mengenal pengarang2 berikut, dan mulai menggemari buku2nya: Julia Quinn, Suzzanne Brockmann dan Lisa Kleypas.

Dan gw berniat mengoleksi seri Wallflowers-nya Lisa Kleypas. Soalnya ada unsur persahabatan para cewek dan cowok2 super sempurna..:p Dan ceritanya lumayan lucu&menghibur. Jenis yang bisa gw baca berulang2.

Tapi tetep, unsur seksual-nya berasa banget walaupun mungkin cuma muncul 2-3 kali disepanjang cerita, jadi kalo belom cukup umur dan kedewasaan serta gampang kepengaruh, mending jangan baca yang beginian deh..heheheeh.. *tengil mode on

Baca novel2 itu, gw berasa menemukan dunia khayal baru, yang lebih dewasa, cenderung vulgar :"> . Biasanya dunia khayal gw ga jauh2 dari makhluk2 dongeng, sihir dan keajaiban. Nah, di dunia khayal baru ini gw menemukan pria2 super sempurna dan mengkhayal menjadi perempuan sempurna -- sengganya berusaha bersikap sempurna. Dan kesempurnaan itu beragam bentuknya. Ga melulu warna kulit, bentuk tubuh atau jenis rambut tertentu. Dan pastinya, gw punya beberapa referensi mengenai bagaimana seharusnya para pria memperlakukan wanita..hihi..

Dan yang pasti selalu ada dibuku2 romantis itu adalah cinta membaraaaaa...
kondisi dimana seakan2 si pria tidak menginginkan perempuan lain, dan hanya menginginkan si perempuan tokoh utama. Dan si pria adalah sasaran banyak wanita.
Hmm,.. kedengeran too good to be true ya??
Emmmang...
tapi itulah gunanya buku buat gw; berkhayal.

Dan kesimpulan gw dari ratusan cerita romatis itu adalah, perempuan akan bisa bahagia dengan seseorang yang bener2 sungguh2 memujanya dan menjaga hatinya. tapi satu hal yang ga mungkin didapat didunia nyata tentunya kesempurnaan sang tokoh utama. Makanya tadi gw bilang, butuh pembaca berjiwa dewasa untuk mencerna inti positif dari novel2 roman ini. Bukan cuma mencari pria sempurna, tapi mencari pria yang sungguh2 mencintai dan mau berkorban. Percuma tampan-kaya-gagah tapi ga sungguh2 penyayang. Percuma tampan-kaya-gagah-penyayang tapi ga bisa bekerja keras(alias selalu terima jadi, maklum pewaris). IMHO, percuma buat gw loh..:D



Sahabat serumah gw lagi hobi beli novel roman thriller, ada detektif2annya gitu deh.. Gw yang udah mulai bosen juga dengan roman total pun menyambut dengan suka cita,..hihihi..
So lucky to have her as a housemate!!

Terhitung udah 3-4 bulan gw ga beli buku..

Nah, hari ini, gw berniat ke toko buku. Udah lama ga baca Fantasi.. Belom kebayang sih bakal beli apa nanti.. yang pasti gw lagi butuh dunia yang ajaib, dimana ada sihir, petualangan, makhluk2 mitos tapi tetap dengan bumbu cinta pastinya..hehehe..

Keep on reading..!!
Btw, gw juga lagi berniat punya koleksi Miss Marple-nya Agatha Christie, nih.. Yang sekenan aja kali ya.. secara baru-nya mahal.. I want to have my private LIbrary @ home!! hihiey..

Friday, June 4, 2010

Luna-Ariel, Antara aib atau privasi

Heboh berat.
Itu yang gw rasakan kemarin waktu ada berita di internet mengenai tersebarnya video pribadinya Luna-Ariel(LA). Penasaran banget, gw ngubek2 internet karena penasaran pengen mastiin sendiri itu bener mereka ato bukan. Katanya yang beredar ada 2, yang 2 menitan dan yang 6 menitan. Gw liat yang 2 menitan dan ga berminat ngeliat yang 6 menitan, karena dari yang 2 menitan gw udah bisa liat kalo itu memang LM. Dan kalo dari skrinsut2 yang diambil dari video 6 menitan yang beredar di acara2 gosip, cowoknya memang gw kenali sebagai si Ariel.

Awalnya(eh, masih deng ampe sekarang..) gw anggap mereka bodoh; begituan koq didokumentasiin. Kalopun mereka udah nikah aja orang2 akan tetep heboh, apalagi ini yang belum ketauan nikahnya. Tapi dengan kesebarnya video itu, gw pikir mereka sungguh2 udah dapetin ganjarannya. Ga bermaksud permisif sama gaya pacarannya, tapi lebih ke; "udah lah, tiap manusia ada busuknya masing, ga usah sibuk ngorek2 dan ngumbar2 busuk orang lain."

Dan gw juga ga habis pikir sama infotainment2 itu. Sibuuuuk ngejar2 klarifikasi. Buat apa klarifikasi padahal udah jelas koq keliatan itu LA atau bukan. Nyangkal, pasti langsung dibilang bohong. Udah gitu sibuk nayangin hasil penelitian2 dan bukti2 kalo yang dalam video2 itu memang LA. Kesian juga gw sama Luna, bodi dan ekspresinya yang paling pribadi pun sampe bisa diliat sama orang banyak. Ganjaran apa yang bisa lebih buruk dari itu?? Let her alone. Tapi gw ga setuju juga sama pernyataan Luna mengenai "sudah biasa difitnah banyak orang.." Wew, that's too strong.

Gw sih berharap semoga kebodohan para seleb(dan non-seleb juga) berhenti sampai disini. Supaya yang namanya video mesum, video porno pribadi atau apalah istilahnya ga makin familiar diacara gosip yang tayangnya hampir setiap saat itu. Aib, privasi, sekarang batasnya makin tipis. Yang sebenernya aib, dibilang sebagai privasi. Hak pribadi yang ga boleh diusik orang lain.



Sebenernya tangan gw gatel mo ngetik komen gw terhadap isi video pribadi mereka yang sempet gw liat..:p
tapi ya sudahlah. cukup buat sahabat2deket gw aja yang tau kedangkalan gw...whahaha...

LA already got the lesson(hopefully), hey video spreader! Thank you but u're next (of getting lesson, hopefully).. :)

Updet June 7 2010:
Gile. Udah ada lagi versi bareng Cut Tari Asli.
Sakit jiwa kali ya tu perempuan2??!! Apa ngilmu kali tu lakinya...
duh! semoga sekalian semuanya kebongkarrrrr...
Dan dengan kebongkarnya semua daftar video2 itu semoga bisa bikin perempuan2 lain yang masih bodoh jadi sedikit lebih pinter.
*sigh