Ngomongin iklan-iklan yang bersliweran di TV emang ga ada habisnya..
walopun jam TV gw itu sehabis magrib, cukup banyak iklan2 yang gw lihat, dan beberapa diantaranya tuh ganggu bangettt.. Menimbulkan kerutan didahi, muka jijik, sampai cetusan IH. Bukan lagi ucapan yang diulang2, bukan lagi gaya aneh yang ditampilkan, tapi lebih ke ide dasarnya. Baik dari segi cerita, maupun kalimat2 yang ditampilkan.
Uhm, sebelumnya iklan2 pemutih kulit, penghilang noda wajah dan lingkaran bawah mata itu udah masuk blacklist gw yaps.. itu sih beyond disgusting deh.. Benci gw dengan doktrin iklan2 tersebut: bahwa yang putih lebih cantik dan menarik. Totally bangke.
Dari iklan dengan merk paling familiar diantara remaja, berikut iklan yang beneran bikin gw muak. Dari segi penggambaran ide ceritanya. Bisa dibilang, Iklan dengan visualisasi tertolol 2010 versi Cheisa. hehe..
Tuesday, December 28, 2010
Wednesday, December 15, 2010
my desk as a temporary bin.. :D
After giving a brief guidelines while having (his late) brunch (or lunch appetizer) on my desk, my boss left me a 'souvenir'..
I notice it after few minutes he left and for a second i wonder how, who and when... :D
[caption id="attachment_1009" align="aligncenter" width="500" caption="Instead of tossing immediately to trash bin, i capture it first.. heehee.."]
[/caption]
[caption id="attachment_1010" align="aligncenter" width="500" caption="Evidence evidence, people!"]
[/caption]
Gee, Thanks Boss!! :D Thanks for not leaving crumbs..
Next time, leave the unopened one, please..
heeheeheehee...
I notice it after few minutes he left and for a second i wonder how, who and when... :D
[caption id="attachment_1009" align="aligncenter" width="500" caption="Instead of tossing immediately to trash bin, i capture it first.. heehee.."]
[caption id="attachment_1010" align="aligncenter" width="500" caption="Evidence evidence, people!"]
Gee, Thanks Boss!! :D Thanks for not leaving crumbs..
Next time, leave the unopened one, please..
heeheeheehee...
Tuesday, December 14, 2010
tambeng is kumlod
Seberapa jauh sih gue mencampuri tindak tanduk temen deket gue?
Gw akuin gw adalah tipe orang yang sotoy. terhadap orang yang gw anggap deket banget, gw suka komentar/nasehatin (serius) tanpa diminta. Tapi dalam kondisi percakapan pribadi loh ya.. Entah di tengah2 curhat ataupun obrolan ringan. Bahkan adik2 gw pun mereparasi nama panggilan gw dari Kk Sa, Kk sha, Kk shot, dan terakhir; Kk shotoy.. *layu
Tapi soal seberapa jauh, gw hanya sebatas mengutarakan pendapat, urusan si teman nurutin atau nggak, itu diluar kuasa gw. Gw tidak memaksakan aturan dan pendapat gw, karena yang baik menurut gw, belum tentu baik buat orang lain.
See.. i even did it to myself on my own blog.
Nah..nah..
Beberapa saat lalu, ada yang ngeluhin sikap seseorang yang dulu pernah deket sama gw, sebut aja namanya Melati. Kurang lebih, kata2nya begini: "emang ga ada yang bisa ngasih tau dia ya? yang orang dekatnya atau siapa gitu.."
Gw akuin gw adalah tipe orang yang sotoy. terhadap orang yang gw anggap deket banget, gw suka komentar/nasehatin (serius) tanpa diminta. Tapi dalam kondisi percakapan pribadi loh ya.. Entah di tengah2 curhat ataupun obrolan ringan. Bahkan adik2 gw pun mereparasi nama panggilan gw dari Kk Sa, Kk sha, Kk shot, dan terakhir; Kk shotoy.. *layu
Tapi soal seberapa jauh, gw hanya sebatas mengutarakan pendapat, urusan si teman nurutin atau nggak, itu diluar kuasa gw. Gw tidak memaksakan aturan dan pendapat gw, karena yang baik menurut gw, belum tentu baik buat orang lain.
See.. i even did it to myself on my own blog.
Nah..nah..
Beberapa saat lalu, ada yang ngeluhin sikap seseorang yang dulu pernah deket sama gw, sebut aja namanya Melati. Kurang lebih, kata2nya begini: "emang ga ada yang bisa ngasih tau dia ya? yang orang dekatnya atau siapa gitu.."
Labels:
free notes,
ga penting,
iseng,
ngelantur,
Njawab,
omelan
Friday, November 19, 2010
Laporr!!!!!
Laporrr!!!!
Ada yang sibuk melaporrr!!!
Kasakkusuk menyelidiki urusan-urusan yang bukan urusannya!!
kasian kasian kasian...
mungkin kurang teman..
mungkin kurang kerjaan..
mungkin juga kurang kebaikan..
atu mungkin merasa kurang peran?
jadinya cari-cari perhatian..
tapi ga mungkin kurang makan, kan hidupnya berkecukupan..
Ada yang sibuk melaporrr!!!
Kasakkusuk menyelidiki urusan-urusan yang bukan urusannya!!
kasian kasian kasian...
mungkin kurang teman..
mungkin kurang kerjaan..
mungkin juga kurang kebaikan..
atu mungkin merasa kurang peran?
jadinya cari-cari perhatian..
tapi ga mungkin kurang makan, kan hidupnya berkecukupan..
Labels:
free notes,
iseng,
negatif,
ngelantur,
officething,
pikiranku
Monday, November 8, 2010
Sapi si anak anjing
Hmm,.. waktu uchuy beranak 3, jantan semua. Kita (gw, margons, liph2 dan bahkan si M) udah sibuk sok2 nyumbang nama2 (sok) keren seperti; Zorro, Bleki, Leonardo,.. dan bahkan gw masih blank mo ngasih nama apa.
Akhirnya, julukan dululah untuk sementara. Berhubung si uchuy yang putih bulunya melahirkan anak2 yang hitam poll, hitam kecoklatan(atau coklat kehitaman dengan wajah seperti tercoreng moreng ) dan corak hitam putih seperti sapi ostrali, jadilah 3 julukan buat puppies itu: Gosong, Cemong, dan Sapi. Yang kemudian bertransformasi lagi menjadi lebih samar; Oshong (yah, agak mendesah), Emong dan Sapi (teteup).
Kisah ini tentang Sapi, si anak anjing, yang hari minggu kemarin (7 Nov 2010) berusia tepat 1 bulan (bersama Oshong dan Emong). Memasuki usia 4 minggu, Sapi baru keliatan bahwa ada kelainan sama kaki belakangnya yang sebelah kiri. Ia susah menekuk kakinya sendiri. Bisa sih kalo diayun kedepan dulu, jadi agak pincang dan sulit buat jalan. Nyokap bilang sih keinjek uchuy kayaknya..:( soalnya uchuy itu hiperaktif dan panikan banget kalo denger bunyi denting piringnya. Dan waktu itu sempet waktu lagi dibikinin makanannya, si Sapi nangis2 kenceng banget, teriak2 kesakitan sementara si uchuy sibuk mondar mandir kepanikan antara cemas dan mau makan. poor Sapi.
Nah, kembali ke tanggal 7 november, pagi itu waktu lagi makan, Sapi secara tiba2 ngegelosor nyamperin uchuy yang lagi makan, refleks, uchuy menerkam kepala Sapi, biasanya dia suka gitu buat menakuti anak2nya supaya ga ganggu dia makan, Biasanya yang diterkam juga cuma jerit sekali dan ngibrit ngabur menjauhi si mak galak yang lagi makan itu. Tapi ga disangka, Sapi menjerit sejadi2nya ga berhenti, nangis sekuat2nya. Gw yang denger langsung miris dan perasaan mencelos. Begitu gw periksa, bola mata kanannya mencelat keluar, jadi ga bisa merem, (masih)bersyukur ga ada darah yang keluar. Terkaman itu mungkin terlalu cepat dengan posisi membahayakan. Gw hampir nangis ngeliatnya. Buru2 gw angkat dan dengan agak panik gw bangunin margons yang masih tidur, trus kami sibuk telfon Drh2 yang mungkin bisa disambangi secepatnya. Akhirnya di telfon ketiga--2 Drh sebelumnya sama2 lagi ke Bandung--, berhasil kami hubungin Jungle, klinik Hewan di kalimalang.
Di Jungle, Drh-nya Drh.Rudy waktu itu. Orangnya sekuut... Baik, sabar dan sigap. Sapi ditimbang dan dipegang2, trus ditanya2 soal Sapi. Trus akhirnya saat tindakan,karena ga tega ngeliat perbuatan sang Drh, ga ada yang nungguin dan nemenin Sapi di dalem. *maaf ya Sapi. Tapi kami percaya kepada Drh.Rudy. Kayaknya Bola matanya sapi direposisikan, ga ngerti gimana caranya, ga tega ngeliatnya. Kemudian setelah selesai dan tiba2 teriakan sapi berhenti, baru kami masuk lagi. (Bola matanya udah kembali ke posisi normal dan bisa merem!!) Nenangin sapi dan nanya2 soal kakinya Sapi -- ke Drh Rudi tentunya. Pantat sapi disuntik, katanya buat merangsang otot2nya. Lucunya, saat dipegang2 pantatnya buat nyari posisi jarum, Sapi diam, pas jarum nusuk, dia teriak "Ngaaaaaaaakkkk..." dengan cara yang amat imut.
Mau ga mau bikin kami ketawa. Sumpah, 1 month puppies is adorable in every ways. Dan akhirnyaaaaaa,..mengurus administrasi, margoons, dengan brilian, mengisi kartu berobat anak anjing kami sebagai berikut:
[caption id="attachment_924" align="aligncenter" width="540" caption="jadi, ini anjing atau sapi?? "]
[/caption]
Mau ga mau, Drh yang seriustapibaikhati itu tersenyum melihat betapa kreatifnya 3 bersaudari ini... hiyahahahaha,,,,,
Jadi ga kepikiran buat moto Sapi dan bola matanya yang keluar saking khawatirnya. Serem banget deh.. mengerikan dan menyedihkan.
Pas pulang, si mak galak yang udah insap menyambut dengan lega, setelah sebelumnya ketakutan dan nangis pas dideketin makuchuy, akhirnya Sapi bisa memaafkan Makuchuy.
Oh Sapi, In a month of age, you've been through such a horrible things. But dont worry, we'll try our best to keep you(and your brothers) save and loved on your whole life.
xoxo.
WARNING: JANGAN BIARKAN ANAK ANJING MENDEKATI IBUNYA YANG SEDANG MAKAN.
Akhirnya, julukan dululah untuk sementara. Berhubung si uchuy yang putih bulunya melahirkan anak2 yang hitam poll, hitam kecoklatan(atau coklat kehitaman dengan wajah seperti tercoreng moreng ) dan corak hitam putih seperti sapi ostrali, jadilah 3 julukan buat puppies itu: Gosong, Cemong, dan Sapi. Yang kemudian bertransformasi lagi menjadi lebih samar; Oshong (yah, agak mendesah), Emong dan Sapi (teteup).
Kisah ini tentang Sapi, si anak anjing, yang hari minggu kemarin (7 Nov 2010) berusia tepat 1 bulan (bersama Oshong dan Emong). Memasuki usia 4 minggu, Sapi baru keliatan bahwa ada kelainan sama kaki belakangnya yang sebelah kiri. Ia susah menekuk kakinya sendiri. Bisa sih kalo diayun kedepan dulu, jadi agak pincang dan sulit buat jalan. Nyokap bilang sih keinjek uchuy kayaknya..:( soalnya uchuy itu hiperaktif dan panikan banget kalo denger bunyi denting piringnya. Dan waktu itu sempet waktu lagi dibikinin makanannya, si Sapi nangis2 kenceng banget, teriak2 kesakitan sementara si uchuy sibuk mondar mandir kepanikan antara cemas dan mau makan. poor Sapi.
Nah, kembali ke tanggal 7 november, pagi itu waktu lagi makan, Sapi secara tiba2 ngegelosor nyamperin uchuy yang lagi makan, refleks, uchuy menerkam kepala Sapi, biasanya dia suka gitu buat menakuti anak2nya supaya ga ganggu dia makan, Biasanya yang diterkam juga cuma jerit sekali dan ngibrit ngabur menjauhi si mak galak yang lagi makan itu. Tapi ga disangka, Sapi menjerit sejadi2nya ga berhenti, nangis sekuat2nya. Gw yang denger langsung miris dan perasaan mencelos. Begitu gw periksa, bola mata kanannya mencelat keluar, jadi ga bisa merem, (masih)bersyukur ga ada darah yang keluar. Terkaman itu mungkin terlalu cepat dengan posisi membahayakan. Gw hampir nangis ngeliatnya. Buru2 gw angkat dan dengan agak panik gw bangunin margons yang masih tidur, trus kami sibuk telfon Drh2 yang mungkin bisa disambangi secepatnya. Akhirnya di telfon ketiga--2 Drh sebelumnya sama2 lagi ke Bandung--, berhasil kami hubungin Jungle, klinik Hewan di kalimalang.
Di Jungle, Drh-nya Drh.Rudy waktu itu. Orangnya sekuut... Baik, sabar dan sigap. Sapi ditimbang dan dipegang2, trus ditanya2 soal Sapi. Trus akhirnya saat tindakan,karena ga tega ngeliat perbuatan sang Drh, ga ada yang nungguin dan nemenin Sapi di dalem. *maaf ya Sapi. Tapi kami percaya kepada Drh.Rudy. Kayaknya Bola matanya sapi direposisikan, ga ngerti gimana caranya, ga tega ngeliatnya. Kemudian setelah selesai dan tiba2 teriakan sapi berhenti, baru kami masuk lagi. (Bola matanya udah kembali ke posisi normal dan bisa merem!!) Nenangin sapi dan nanya2 soal kakinya Sapi -- ke Drh Rudi tentunya. Pantat sapi disuntik, katanya buat merangsang otot2nya. Lucunya, saat dipegang2 pantatnya buat nyari posisi jarum, Sapi diam, pas jarum nusuk, dia teriak "Ngaaaaaaaakkkk..." dengan cara yang amat imut.
Mau ga mau bikin kami ketawa. Sumpah, 1 month puppies is adorable in every ways. Dan akhirnyaaaaaa,..mengurus administrasi, margoons, dengan brilian, mengisi kartu berobat anak anjing kami sebagai berikut:
[caption id="attachment_924" align="aligncenter" width="540" caption="jadi, ini anjing atau sapi?? "]
Mau ga mau, Drh yang seriustapibaikhati itu tersenyum melihat betapa kreatifnya 3 bersaudari ini... hiyahahahaha,,,,,
Jadi ga kepikiran buat moto Sapi dan bola matanya yang keluar saking khawatirnya. Serem banget deh.. mengerikan dan menyedihkan.
Pas pulang, si mak galak yang udah insap menyambut dengan lega, setelah sebelumnya ketakutan dan nangis pas dideketin makuchuy, akhirnya Sapi bisa memaafkan Makuchuy.
Oh Sapi, In a month of age, you've been through such a horrible things. But dont worry, we'll try our best to keep you(and your brothers) save and loved on your whole life.
xoxo.
WARNING: JANGAN BIARKAN ANAK ANJING MENDEKATI IBUNYA YANG SEDANG MAKAN.
Thursday, October 14, 2010
[IMO]About Platonic Relation
Pernah gak merasa sayaaaaaaaaaaang sekali sama temen beda gender(ikut marah kalo dia disakitin) dan ikut senaaaaaang sekali ngeliat dia happy sama gebetan/pasangannya tanpa setitik pun rasa cemburu?
Dan betapapun saling memperdulikan, kalian berdua SAMA2 membebaskan tanpa beban tuntutan. Bahkan saling membantu dalam memilih pasangan. Saling ngasih saran dan masukan.
Meskipun saling mempercayai setengah mati dan nyaman dengan keberadaan satu sama lain, tapi tidak saling membutuhkan kehadiran.
Menurut gw itu platonis.
Apapun, sahabat platonis buat gw adalah yang ga ada perasaan ingin memiliki. Kalo udah ada perasaan ingin memiliki, bukan platonis lagi tuh namanya, tapi bertepuk sebelah tangan, hehehe...
Yaa,..Bukan ga mungkin dari platonis berkembang ke arah butuh dan posesif sih, kalo udah gitu, mending bikin jarak. Dan ga jarang koq, persahabatan dengan beberapa orang itu putus nyambung.
Jarak kedekatannya; kondisi paling deket kita sebut 5, hilang kontak kita sebut 1.
Saat lagi pedekate ma cewek atau baru jadian, antara 4-5, biasanya seputaran curhat sama tips2 biar dy ma ceweknya makin deket.
Ntar begitu dy sama ceweknya udah lumayan lama kondisinya jadi 3-4, secara hubungan dy ma si pacarnya makin deket.
Nah begitu dy udah sehati banget sama ceweknya, bisa jadi kondisi 1, secara posisi kita sebagai sahabat perempuan sudah bisa digantikan sama ceweknya. Dimana hal itu bukan masalah, karena sebagai sahabat yang beda jenis kelamin, kita ga saling melengkapi, melainkan siap membantu saat dibutuhkan. Itu sih prinsip dasar gw.
Contoh kasus kayak gw nih,..ga kontak2 selama berbulan2 karena sama2 sibuk, ujug2 si sahabat, sebut aja H--sahabat cowok masa kuliah, nelpon dan minta kami (gw&M) dateng ke acara nikahannya diluar kota. Tinggal bawa badan, semua akomodasi dan penginepan ditanggung. Saking sibuknya, kami malah belom sempet kenalan langsung sama calon istrinya.
H salah satu orang terdekat dan penting buat gw.. Dy yg bantu nyomblangin gw ma M. Sampe jadi tumbal gosip pacaran ma gw oleh beberapa orang waktu dikampus dulu saking seringnya keliatan berdua.. Padahal yg kami lakukan saat itu ngomongin prospek buruan gw,hihihihihi.. udah gitu, H ini juga mantannya sahabat gw yg lain.
Gw cukup terharu nyaksiin H nikah,diluar kota,9 jam perjalanan dengan kereta. Bahkan tadinya ada rencana ikutan acara lamaran dan seserahannya segala. Sayang,ada halangan yg bikin gw cuma bisa hadir pas akad aja. Bahkan sepasang sahabat kami yg lain yang bela2in PP pesawat demi bisa ikutan hadir.
Sebagai perempuan yang (pada waktu itu) menjadi kaum minoritas di kampus tehnik, kehadiran sahabat cowok itu penting dan bermanfaat banget.
Gw bersyukur bisa mendapatkan beberapa. The best men of the best. Pada saat itu, ada beberapa pria yang sungguh2 gw anggap sahabat gw.
Yang gay,..
Mereka ngejaga, ngertiin, ngeledek, menghina, sering kali menatap kayak kita tumbuh kuping dihidung, ga pernah maksain/bela2in buat nolong dan kadang berkata tidak (beda sama yg pedekate,hampir selalu bilang ya!). Tapi mereka yang terbaik dan bisa diandalkan buat ketulusan. ga keliatan(atau kerasa) mau; niat nembak, nyari kesempatan(secara fisik maupun mental), ngomongin dibelakang. Dia juga mampu murni menghargai pemikiran dan kecerdasan gw. Ga jarang minta pendapat ttg sudut pandang perempuan dari gw.
Sahabat2 gw ini kadang suka gw manfaatin buat jadi tameng kalo ada cowok pedekate yang rada ga tau diri ataupun mantan psiko yang ngajak balik.
TIPSSSSSSS!!!!!!!!!
Oleh karena itu, walaupun penampilan nomer sekian, seorang sahabat cowok haruslah punya kriteria sebagai berikut:
1. Blak2an -- dalam artian ga jaim.
2. Protektif -- bisa mengendus bahaya dan mampu berimprovisasi saat dibutuhkan. Contoh : ngajakin pulang bareng saat liat kita dibujuk2 buat dianter pulang ma seseorang yang dia tau kita ga suka.
3. Bisa bilang nggak. -- kecuali emang udah sifatnya kesiapapun ga bisa nolak.
4. Mempunyai fisik yang senggaknya lebih tangguh, pendapat yang (walaupun kadang2) lebih bijaksana atau otak lebih pintar.
Dan gw, sebagai seorang sahabat cewek, tentunya memiliki kriteria sebagai berikut:
1. Gak sembarang peluk2/kontak fisik dan cuek aja berbaju terbuka dideketnya. -- Cowok tetaplah cowok.
2. Gak maksain keinginan, kalo emang segala macam bujuk rayu udah keluar dan si sahabat keukeuh nolak, ya udah. Dia juga punya idup dan prioritas sendiri kaleee.. -- Kita kan bukan pacar..
3. Mau beramah-tamah sama gebetan -- khususnya pacar-- si sahabat. Penting banget buat gw! Kalo tau ada pacarnya temen yg cemburu ma gw, pasti langsung berusaha ngakrabin. Sekali dijutekin, coba lagi, kalo 2 kali dijutekin ya menjauh aja sambil berdoa semoga sahabat dapet cewek yg lebih baikkk.. hihihi..
4. Ga curhat kepanjangan sambil nangis2. Girlfriend (atau pacar) WAYYY better for thatt!! kebanyakan cowok bakalan ga nyaman dicurhatin sambil nangis, bingung mau ngapain, sementara sahabat cewek (yang baik loh yaa..) bakalan spontan meluk2 sambil nenangin. Jujur suka geli deh denger cewek yang sengaja ketemuan buat curhat nangis2 ma sahabat cowoknya. Hellooooo?? kalo kebetulan on the spot siy mending.
5. Ga pelit sama makanan!!!
----------------------------------------------------------------------------
Well,...it's my point of view anyway...
Can you practicing platonic?
Labels:
chei-thing,
Featured,
feels,
free notes,
mybestfriend,
ngelantur,
pikiranku,
tips
Wednesday, October 13, 2010
Si Kunyil
Siapa sih doi...???
itu loooh..... Jadi dy itu orang yang hobinya teriak2 kalo ada yang bikin salah ataupun lalai...
Kalo cuma teriak doang sih mungkin ga akan ganggu ya,..tapi ini teriak2 alias teriak kuadrat.
Jadi saat nemuin kelalaian seseorang, si kunyil bakalan langsung nginfo ke semua orang, baik berkepentingan ataupun nggak.
Dan bakalan berusaha nyecer, sampe yang diincer matikutu dan mengakui kesalahannya dan menganggap si Kunyil pahlawan penyelamat yang telah menyelamatkan harta perusahaan/organisasi karena menemukan kesalahan seseorang. HA!
Gw rasa ditiap tempat pasti ada si kunyil, walaupun mungkin kadar kekunyilannya beda2. Ada yang bangga banget jadi kunyil, ada yang diem2 kunyil.
Trus kalo tiba2 ngadepin makhluk kunyil gimana dong?? berhubung doi bukan Troll yang bodoh, ataupun Dementor yang bisa diusir pake patronus,... mending kasih mantra Ridiculus ajee..
Kalo emang salah, ya akuin aja kesalahan secara jantan ataupun betina sesuai isi daleman, minta maap and say thanks udah diingetin. Walopun kudu liwat imel yang di cc ke semua orang. Yg bijak bakal lebih menghargai, yang sengak dan tengil bakal ngetawain. Screw them. Dont let the world laugh at you(r mistake), laugh with them..
Kalo ga salah? weeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeewwwww... gunakan kesempatan!! kumpulkan bukti2(FAKTA/NYATA) yang mendukung kalo kita benar, lalu jembrengkan ke muka si kunyil beserta ke semua alamat imel yang dia inpo. Biar NYAHO. HAHAHA.
Kalo ga salah tapi ga punya bukti? Senyum aje... lakuin langkah yang seakan kita salah (diatas), sambil berdoa semoga kita ga salah lagi dan lain kali punya bukti. Insya Allah dikabulin..:D
Akhir kata, biar gimanapun, makhluk kunyil ini bermanfaat juga koq biar kita tetep waspada, ataupun kalo minimal ada lalai, ya jangan sering2 (minimal jangan ampe ketauan doi). Walaupun kemungkinan ketauannya gede bener secara doi, ga bisa liat celah dikit langsung ngorek2.
Yang paling penting buat dilakukan adalah ga usah ngebales kelakuannya. Karena hal itu secara LANGSUNG menyetarakan diri dengan si kunyil. Dan secara jelas menjadikan kita sendiri sebagai kunyil. YUCK. Kalopun kita nemuin kekhilafan si kunyil, biarin aja, lebih baik ingetin secara langsung/pun pribadi. Jangan pikir kunyil bakal keenakan, karena menurut gw, ga ada enak2nya jadi kunyil..:D
Jadi,... Face and enjoy the kunyils at your own office/place!
For free!!
itu loooh..... Jadi dy itu orang yang hobinya teriak2 kalo ada yang bikin salah ataupun lalai...
Kalo cuma teriak doang sih mungkin ga akan ganggu ya,..tapi ini teriak2 alias teriak kuadrat.
Jadi saat nemuin kelalaian seseorang, si kunyil bakalan langsung nginfo ke semua orang, baik berkepentingan ataupun nggak.
Dan bakalan berusaha nyecer, sampe yang diincer matikutu dan mengakui kesalahannya dan menganggap si Kunyil pahlawan penyelamat yang telah menyelamatkan harta perusahaan/organisasi karena menemukan kesalahan seseorang. HA!
Gw rasa ditiap tempat pasti ada si kunyil, walaupun mungkin kadar kekunyilannya beda2. Ada yang bangga banget jadi kunyil, ada yang diem2 kunyil.
Trus kalo tiba2 ngadepin makhluk kunyil gimana dong?? berhubung doi bukan Troll yang bodoh, ataupun Dementor yang bisa diusir pake patronus,... mending kasih mantra Ridiculus ajee..
Kalo emang salah, ya akuin aja kesalahan secara jantan ataupun betina sesuai isi daleman, minta maap and say thanks udah diingetin. Walopun kudu liwat imel yang di cc ke semua orang. Yg bijak bakal lebih menghargai, yang sengak dan tengil bakal ngetawain. Screw them. Dont let the world laugh at you(r mistake), laugh with them..
Kalo ga salah? weeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeewwwww... gunakan kesempatan!! kumpulkan bukti2(FAKTA/NYATA) yang mendukung kalo kita benar, lalu jembrengkan ke muka si kunyil beserta ke semua alamat imel yang dia inpo. Biar NYAHO. HAHAHA.
Kalo ga salah tapi ga punya bukti? Senyum aje... lakuin langkah yang seakan kita salah (diatas), sambil berdoa semoga kita ga salah lagi dan lain kali punya bukti. Insya Allah dikabulin..:D
Akhir kata, biar gimanapun, makhluk kunyil ini bermanfaat juga koq biar kita tetep waspada, ataupun kalo minimal ada lalai, ya jangan sering2 (minimal jangan ampe ketauan doi). Walaupun kemungkinan ketauannya gede bener secara doi, ga bisa liat celah dikit langsung ngorek2.
Yang paling penting buat dilakukan adalah ga usah ngebales kelakuannya. Karena hal itu secara LANGSUNG menyetarakan diri dengan si kunyil. Dan secara jelas menjadikan kita sendiri sebagai kunyil. YUCK. Kalopun kita nemuin kekhilafan si kunyil, biarin aja, lebih baik ingetin secara langsung/pun pribadi. Jangan pikir kunyil bakal keenakan, karena menurut gw, ga ada enak2nya jadi kunyil..:D
Jadi,... Face and enjoy the kunyils at your own office/place!
For free!!
Labels:
free notes,
ga penting,
giggly,
iseng,
ngelantur,
tips
Monday, September 27, 2010
kesel aje gituh
Ga enak ya kalo ga bikin kesel!
Udah ngebilangin, kirain dilakuin, ga taunya nggak.
Giliran ribet, sibuk deh hubungin gw dengan kata2 yang ga enak. Beginilah, begitulah. Berasa bukan siapa2.
Janji ini itu, boro2 dilakuin. Bukannya berusaha nepatin malah minta tolong dengan cara yang ga enak pula.
Kenapa sih ga bisa dibikin nyaman sekaliiiiiiiiiiii aja!!
Gue kan bukan robot yang bisa diprogram trus langsung jalan!!
Gw juga punya perasaan. Punya keinginan sendiri.
Giliran ada perlu baru bisa sibuk hubungin, giliran ga perlu selalu punya alasan buat ga ngubungin. Kemane aje, bang!
Gw udah mulai gampang ilpil ma sikap2 yang sekarang.
Kesabaran gw terus diuji. Tolong dah buktiin satu persatu.
Jangan cuma maap dan sabar aje.
Udah ngebilangin, kirain dilakuin, ga taunya nggak.
Giliran ribet, sibuk deh hubungin gw dengan kata2 yang ga enak. Beginilah, begitulah. Berasa bukan siapa2.
Janji ini itu, boro2 dilakuin. Bukannya berusaha nepatin malah minta tolong dengan cara yang ga enak pula.
Kenapa sih ga bisa dibikin nyaman sekaliiiiiiiiiiii aja!!
Gue kan bukan robot yang bisa diprogram trus langsung jalan!!
Gw juga punya perasaan. Punya keinginan sendiri.
Giliran ada perlu baru bisa sibuk hubungin, giliran ga perlu selalu punya alasan buat ga ngubungin. Kemane aje, bang!
Gw udah mulai gampang ilpil ma sikap2 yang sekarang.
Kesabaran gw terus diuji. Tolong dah buktiin satu persatu.
Jangan cuma maap dan sabar aje.
Friday, September 10, 2010
maafkanlah, maafkan..
For what I said, what i did, when im lose control, to where i went, to whom i talk to and especially for whatever things i've done that already hurt you.. please forgive me...
Everything reborn again, but all of the sins & regret still inside in me and In this day its the perfect time for me to say im sorry for everything that i've done to you.
"Mohon Maaf Lahir & bathin"
Nama pengirim&pasangannya
Rangkaian kalimat indah diatas dateng dalam bentuk sms ke gw. Awal gw baca, terkesan banget gw. Semriwing gituh bacanya.. Tapi sayang, begitu tau pengirimnya, tiba2 gw merasa mangkel. Kenapa mangkel-nya, gw jelasin nanti.
Hmmm,.... Kemarin baby sist konfirm soal cara berpikir gw, dy tulis; "Meminta maaf itu wajib, dimaafkan itu anugrah, memaafkan itu hak. Iya gak, kak?"
Gw reply: umm,..menurut gw justru meminta maaf itu hak, memaafkan itu wajib.
si baby sist reply lagi: " owh,.. kirain kan dari pengalaman, memaafkan itu hak kita.." dy merefer sikap gw waktu nerima sms cantik di atas. Gw mengernyit jijik. Bukan karena smsnya, sebenernya, bukan pula karena pengirimnya. Tapi lebih karena kelakuannya.
nah nah.... gw sempet meluruskan lagi, kalo soal memaafkan, jujur gw sudah memaafkan. Karena buat gw, memaafkan itu sifatnya wajib, tp hak kita untk tidak melupakan ataupun untuk berhenti berhubungan
Menurut gw, tiap orang punya hak memilih untuk berteman dengan siapa yang mereka anggap baik buat diri mereka. Gw pun berhak memilih teman yang baik buat gw dan yang bisa bikin gw menjadi orang yang lebih baik atau lebih happy. Menghargai kualitas dan kapasitas gw sebagai pribadi. Terlebih, menjadikan gw teman yang baik untuk mereka. Gw menghindari teman yang berpotensi bikin gw jadi orang yang pemarah, emosian dan curigaan.
Kasus yang dibuat si pengirim sms tersebut jujur bikin gw kapok untuk berhubungan kembali dengan beliau. Memaafkan sih sudah gw lakukan setelah nulis klarifikasi panjang lebar (:-p) dan Istighfar. Ngeblog melegakan hati gw!
Dan kenapa gw merasa aneh bin ajaib; setelah menggunakan nama gw sebagai objek kebaikan dirinya, mengancam gak mau lagi (ga tau 'ga mau lagi' apaan-- asumsi gw; ga mau lagi berhubungan --> contoh bahaya asumsi) kalo gw ga melakukan apa yang dia inginkan (dan jelas gw tidak melakukan apa yang dia mau, dan malah melakukan apa yang dia tidak harapkan; yang adalah mengklarifikasi lewat tulisan). Gw ga yakin klarifikasi gw dibaca, tapi nge-block dia dari FB gw seharusnya sudah bisa dia artikan sebagai jawaban kalo gw memang MEMUTUSKAN hubungan silaturahmi. makanya gw aneh banget ujug2 dapet sms Ied kayak gak ada masalah apa2. HELLOOOOO.... ??!! sempet kepikir, ni Peri, sms lebaran gini itu uneg2 pake nama gw diapus kagak ye?? Dan kalo mo ngecek sih gw bisa aja, tapi HELL NO. Ga penting banget, toh dihapus pun ga ada ngaruhnya buat gw.
Mangkel. Kenapa mangkel? Kenape ye?? Ya mangkel aja. Sebut gw keras kepala, arogan atau angkuh. Yang gw lakukan hanya melindungin diri gw sendiri dari rasa kecewa yang sama, dengan sikap konsisten. Ngapain minta maaf (ngirim sms Ied) ke gw?. Yang namanya udah sama2 mutusin hubungan, gw akan lebih menghargai sikap untuk tidak saling mengusik, dalam bentuk apapun, bahkan pertunjukkan kemuliaan hati sekalipun. Hak sang peri untuk ngejelek2in gw (yang udah jelek) di ruang publiknya, hak gw untuk tidak merespon sms Iednya.
Akhirnya sms itu sengaja gw abaikan. Secara khusus gw tulis reply-an yang waktu itu sempat terlintas dikepala gw --KALOPUN gw ngebales itu sms--;
Wounds are healed. Mistakes Forgiven. Not forgotten. Happy reborn again. Minal Aidin wal Faidzin. Mohon maaf lahir bathin. Kindly please remove me from your contact list and life. Thank you.
====================================================
Banyak jenis kesalahan temen2 gw yang gw lupakan dengan mudahnya tanpa perlu kata maaf. Tapi kesengajaan yang satu itu.. tak terlupakan. :)
[polldaddy poll=3760577]
Thursday, August 12, 2010
inosen
Hiks!
Salah lagi deh gw...
Beneran jadi ngerasa gak enak...
Serba salah.
Terlalu 'bukan apa2' untuk merasa kayak gini..
Ga tau siapa dipermainkan siapa.
Perasaan gw super ga enak.
Kenapa kesannya jadi gw yang bersalah?
Salah lagi deh gw...
Beneran jadi ngerasa gak enak...
Serba salah.
Terlalu 'bukan apa2' untuk merasa kayak gini..
Ga tau siapa dipermainkan siapa.
Perasaan gw super ga enak.
Kenapa kesannya jadi gw yang bersalah?
Gw ga bilang ya. Bahkan cenderung menolak, karena gw tau diri. gw belum pantas untuk itu.
Gw jadi takut. niat baik yang gw maksudkan dan bantuan yang gw berikan, malah jadi batu sandungan dan bumerang.
Seperti sebelum2nya.
Tuesday, August 10, 2010
Musikmu bukan musikku
Dulu, waktu gw SMP, gw inget pernah minta beliin walkman sama bokap buat ultah. Saat itu kayaknya keren banget gw ngeliat anak2 SMA yang kupingnya disumpel atau di tutup headphone dan bersikap masa bodo dengan lingkungan sekitarnya.
Waktu itu si Bokap menjawab: "ngapain beli walkman?? musik egois itu namanya!!, denger musik sendirian aja, ga mau bagi2 orang...mending beli tip aja sekalian" tip maksudnya radio+kaset.
"yaaa,..kan buat didenger dijalan..." jawab gw setengah ngerengek.
Bokap nyaut lagi,.. "alah, bahaya, denger2musik dijalanan. ntar kenapa2!!"
Saat itu gw cuma bisa cemberut dan menganggap alasan bokap cuma supaya beliau ga usah ngeluarin uang buat kesenengan gw. Tapi demi meredam keinginan gw sendiri, gw berusaha menanamkan konsep musik egois itu dikepala gw. Dan gw menganut paham itu bertahun-tahun lamanya. Walkman=Musik Egois=Ketidakpedulianpadasekitar.
=======================================================
Time goes by. -- gayya.
Saat ini, dan mengingat beberapa waktu lalu, gw jadi berpikir ulang tentang 'musik egois' itu.
Nah, di beberapa waktu yang lalu itu, gw merasa amat sangat tidak nyaman. Kepala pening, ga konsen dan superbete. Gara2nya, ada orang yang duduk persis disebelah meja gw dengerin musik dengan volume sedang cenderung kecil tapi jelas terdengar di meja gw. Lagu2nya band lokal yang lagi hits saat itu macam peterpan sampe kangen band -- gw ga tau pasti-- dan sekitar hanya 10 lagu diputer berulang2. Gw yang anti banget sama Peterpan dkk, sempet melayangkan protes; menegur dengan muka menderita. Yang ditegur saat itu cuma ketawa2 dan nganggap gw bereaksi berlebihan. Akhirnya, gw ngeluh ke temen gw yang lain dan entah gimana cara penyampaiannya, musik(yang menurut gw) memuakkan itu pun ga lagi diputer dan sikap si pemutar musik yang dulu manis berubah rada bete.
Gw sempet punya temen seruangan, sebutlah namanya wia, dimana diruangan besar itu, kami cuma berdua dan cuma komputer gw yang ada loudspeakernya. kebetulan si wia ini penyuka musik lokal dan gw penyuka musik impor. Walopun begitu, wia lebih bisa beradaptasi dengan musik apapun, katanya sih, yang penting ngga sepi, soalnya ngantuk. Gw pun berusaha muter lagu2 impor yang gw tau dia suka dan menyertakan lagu2 lokal yang bisa gw nikmatin. Jadi, bisa dibilang tiap hari kami muter musik diruangan. Kadang kalo lagi ga mood denger lagu impor, wia denger musik pake earphone. Tapi gw pribadi, enggan banget negur/ngajak ngomong orang yang lagi make earphone. Karena dipikiran gw, orang yg nyumpal telinganya itu berarti lagi ga mau diganggu, bukan berarti itu masalah loh. Karena saat gw nyumpal kedua telinga gw pake earphone, berarti gw lagi lebih memilih buat diabaikan. Sayangnya gw ga bisa tahan lama2 pake earphone..kuping gw sakit..:(
Dan saat wia pindah ruangan dan gw sendiri di ruang besar, gw memutar lagu2 yang cuma gw suka, kebanyakan musik impor. Ga tiap hari sih, biasanya cuma saat gw lagi kerja fisik, ngantuk atau bete ataupun lagi mood denger musik2. Kalo lagi ngerjain sesuatu yang butuh konsentrasi dan pemikiran pun gw lebih pilih hening. Sampe pernah diledek ma mister ekspat yang lagi keruangan besar dan lewat meja gw; "hei, Kamu berisik sekali disini sendirian.."
hihihi..sarkasme macam apa itu, mister?? Dan kadang, saat lagi ada orang diruangan besar, dan tiba2 pas lagi lagu temperature-nya Sean Paul atau I Kissed a girl-nya KatePerry-LadyGaga, diem2 gw kecilin volume sampe sekecil2nya.
Adik gw juga sempet cerita, kantornya hening banget. Ga ada musik nyala sama sekali. Sepiii... Dan ga ada yang dengerin musik sama sekali melalui earphone sekalipun.
Tapi mulai detik ini, gw berniat untuk berusaha cuma akan muter lagu pake headphone aja. gara2nya cerita2 berikut;
Temen gw cerita; Bosnya nyetel musik daerah (Bali atau Sumbawa, gitu)di ruangan dimana bahasanya cuma si bos doang yang ngerti. Pusiiiing... katanya.. Tapi belakangan temen gw itu tau kalo bos-nya begitu sebagai bentuk protes gara2 ada anak buahnya yang sempet seharian muter lagu2 campursari kenceng2 diruangannya.. hihihihi...
Nah ada lagi, temen expat gw, ngeluh ke gw kalo dimeja sebelahnya selalu muter musik dengan volume yang sampai jelas terdengar ke telinganya. Nah, setau gw, 'tetangga'-nya itu selera musiknya impor, pas gw konfirm ma si mang expat dy bilang; "I dont care, I know the songs, even familiar with them but i just cant concentrate if there's music all day and even on breaktime she did not shut it down and sleep on or leave the desk with the music on. No quiet time."
Wew... denger mang expat ngomong gitu, gw jadi rada parno nih kalo nanti akhirnya musti berbagi ruangan ma orang lain. Gw udah ngerti saat ini kalo lebih baik hening sekalian daripada berisik. Nah, tetangge gw nanti??
Mudah2an aja yang toleransi dan pengertiannyanya guedde juga kayak gw..:p
Mau denger musik tanpa earphone terus menerus ditempat kerjaan?? Kerja aja di toko kaset, ato toko alat2 musik atau klub malem atau restoran atau konter pulsa.
Berbangga hati atau berpuas diri karena ga ada yang protesin musik kamu? Belum tentu orang2 seruangan kamu gak terganggu. Mereka cuma jauh lebih sopan aja untuk tidak menegur.
Orang minang belum tentu enjoy denger lagu2 minang, begitu juga dengan orang Jawa, Betawi ataupun Barat sekalipun. Ga semua orang bisa ngerjain sesuatu sambil denger musik. Kadang musik--walaupun mengasyikkan/satu selera-- bisa mengganggu konsentrasi ataupun mood bekerja di kondisi tertentu.
Jadi, konsep 'musik egois' gw(dan bokap gw) kayaknya jadi berbanding terbalik yah..??
[caption id="attachment_706" align="aligncenter" width="300" caption="Nobody knows i'm listening 'Evil Cat' Song alias KUCING GARONG.."]
[/caption]
Waktu itu si Bokap menjawab: "ngapain beli walkman?? musik egois itu namanya!!, denger musik sendirian aja, ga mau bagi2 orang...mending beli tip aja sekalian" tip maksudnya radio+kaset.
"yaaa,..kan buat didenger dijalan..." jawab gw setengah ngerengek.
Bokap nyaut lagi,.. "alah, bahaya, denger2musik dijalanan. ntar kenapa2!!"
Saat itu gw cuma bisa cemberut dan menganggap alasan bokap cuma supaya beliau ga usah ngeluarin uang buat kesenengan gw. Tapi demi meredam keinginan gw sendiri, gw berusaha menanamkan konsep musik egois itu dikepala gw. Dan gw menganut paham itu bertahun-tahun lamanya. Walkman=Musik Egois=Ketidakpedulianpadasekitar.
=======================================================
Time goes by. -- gayya.
Saat ini, dan mengingat beberapa waktu lalu, gw jadi berpikir ulang tentang 'musik egois' itu.
Nah, di beberapa waktu yang lalu itu, gw merasa amat sangat tidak nyaman. Kepala pening, ga konsen dan superbete. Gara2nya, ada orang yang duduk persis disebelah meja gw dengerin musik dengan volume sedang cenderung kecil tapi jelas terdengar di meja gw. Lagu2nya band lokal yang lagi hits saat itu macam peterpan sampe kangen band -- gw ga tau pasti-- dan sekitar hanya 10 lagu diputer berulang2. Gw yang anti banget sama Peterpan dkk, sempet melayangkan protes; menegur dengan muka menderita. Yang ditegur saat itu cuma ketawa2 dan nganggap gw bereaksi berlebihan. Akhirnya, gw ngeluh ke temen gw yang lain dan entah gimana cara penyampaiannya, musik(yang menurut gw) memuakkan itu pun ga lagi diputer dan sikap si pemutar musik yang dulu manis berubah rada bete.
Gw sempet punya temen seruangan, sebutlah namanya wia, dimana diruangan besar itu, kami cuma berdua dan cuma komputer gw yang ada loudspeakernya. kebetulan si wia ini penyuka musik lokal dan gw penyuka musik impor. Walopun begitu, wia lebih bisa beradaptasi dengan musik apapun, katanya sih, yang penting ngga sepi, soalnya ngantuk. Gw pun berusaha muter lagu2 impor yang gw tau dia suka dan menyertakan lagu2 lokal yang bisa gw nikmatin. Jadi, bisa dibilang tiap hari kami muter musik diruangan. Kadang kalo lagi ga mood denger lagu impor, wia denger musik pake earphone. Tapi gw pribadi, enggan banget negur/ngajak ngomong orang yang lagi make earphone. Karena dipikiran gw, orang yg nyumpal telinganya itu berarti lagi ga mau diganggu, bukan berarti itu masalah loh. Karena saat gw nyumpal kedua telinga gw pake earphone, berarti gw lagi lebih memilih buat diabaikan. Sayangnya gw ga bisa tahan lama2 pake earphone..kuping gw sakit..:(
Dan saat wia pindah ruangan dan gw sendiri di ruang besar, gw memutar lagu2 yang cuma gw suka, kebanyakan musik impor. Ga tiap hari sih, biasanya cuma saat gw lagi kerja fisik, ngantuk atau bete ataupun lagi mood denger musik2. Kalo lagi ngerjain sesuatu yang butuh konsentrasi dan pemikiran pun gw lebih pilih hening. Sampe pernah diledek ma mister ekspat yang lagi keruangan besar dan lewat meja gw; "hei, Kamu berisik sekali disini sendirian.."
hihihi..sarkasme macam apa itu, mister?? Dan kadang, saat lagi ada orang diruangan besar, dan tiba2 pas lagi lagu temperature-nya Sean Paul atau I Kissed a girl-nya KatePerry-LadyGaga, diem2 gw kecilin volume sampe sekecil2nya.
Adik gw juga sempet cerita, kantornya hening banget. Ga ada musik nyala sama sekali. Sepiii... Dan ga ada yang dengerin musik sama sekali melalui earphone sekalipun.
Tapi mulai detik ini, gw berniat untuk berusaha cuma akan muter lagu pake headphone aja. gara2nya cerita2 berikut;
Temen gw cerita; Bosnya nyetel musik daerah (Bali atau Sumbawa, gitu)di ruangan dimana bahasanya cuma si bos doang yang ngerti. Pusiiiing... katanya.. Tapi belakangan temen gw itu tau kalo bos-nya begitu sebagai bentuk protes gara2 ada anak buahnya yang sempet seharian muter lagu2 campursari kenceng2 diruangannya.. hihihihi...
Nah ada lagi, temen expat gw, ngeluh ke gw kalo dimeja sebelahnya selalu muter musik dengan volume yang sampai jelas terdengar ke telinganya. Nah, setau gw, 'tetangga'-nya itu selera musiknya impor, pas gw konfirm ma si mang expat dy bilang; "I dont care, I know the songs, even familiar with them but i just cant concentrate if there's music all day and even on breaktime she did not shut it down and sleep on or leave the desk with the music on. No quiet time."
Wew... denger mang expat ngomong gitu, gw jadi rada parno nih kalo nanti akhirnya musti berbagi ruangan ma orang lain. Gw udah ngerti saat ini kalo lebih baik hening sekalian daripada berisik. Nah, tetangge gw nanti??
Mudah2an aja yang toleransi dan pengertiannyanya guedde juga kayak gw..:p
Mau denger musik tanpa earphone terus menerus ditempat kerjaan?? Kerja aja di toko kaset, ato toko alat2 musik atau klub malem atau restoran atau konter pulsa.
Berbangga hati atau berpuas diri karena ga ada yang protesin musik kamu? Belum tentu orang2 seruangan kamu gak terganggu. Mereka cuma jauh lebih sopan aja untuk tidak menegur.
Orang minang belum tentu enjoy denger lagu2 minang, begitu juga dengan orang Jawa, Betawi ataupun Barat sekalipun. Ga semua orang bisa ngerjain sesuatu sambil denger musik. Kadang musik--walaupun mengasyikkan/satu selera-- bisa mengganggu konsentrasi ataupun mood bekerja di kondisi tertentu.
Jadi, konsep 'musik egois' gw(dan bokap gw) kayaknya jadi berbanding terbalik yah..??
[caption id="attachment_706" align="aligncenter" width="300" caption="Nobody knows i'm listening 'Evil Cat' Song alias KUCING GARONG.."]
Tuesday, August 3, 2010
Jokes : Reason for sleeping
[caption id="attachment_720" align="aligncenter" width="300" caption="zzzzzzzzzzzzzzzz......."]
[/caption]
Excuses If You Get Caught Sleeping In Your Cubicle
1. "They told me at the blood bank this might happen."
2. "This is just a 15-minute power nap like they raved about in that time-management course you sent me to."
3. "I was working smarter-not harder."
4. "Whew! I musta left the top off the liquid paper."
5. "Oh, I wasn't sleeping! I was meditating on our mission statement and envisioning a new paradigm!"
6. "This is one of the seven habits of highly effective people!"
[caption id="attachment_721" align="aligncenter" width="640" caption="7. I was testing the keyboard for drool-resistance."]
[/caption]
8. "I was trying to remember where that difficult "Z" Key was, and now it is indelibly imprinted on my brain, or at least my forehead."
9. "I'm in the management training program."
[caption id="attachment_722" align="aligncenter" width="400" caption="10. I'm actually doing a Stress Level Elimination Exercise Plan (SLEEP) I learned at the last mandatory seminar you made me attend. "]
[/caption]
11. "This is in exchange for the six hours last night when I dreamed about work!"
12. "I was doing a highly specific Yoga exercise to relieve work-related stress. Do you discriminate against people who practice Yoga?"
13. "Darn! Why did you interrupt me? I had almost figured out a solution to our biggest problem."
14. "Uh, hey, whaddaya expect... the coffee machine is broken..."
15. "Someone must've put decaf in the wrong pot."
16. "Boy, that cold medicine I took last night just won't wear off!"
17. "Ah, the unique and unpredictable circadian rhythms of the workaholic!"
18. "I wasn't sleeping. I was trying to pick up my contact lens without my hands."
19. "The mailman flipped out and pulled a gun so I was playing dead to avoid getting shot."
20. "Geez, I thought you (the boss) were gone for the day."
Excuses If You Get Caught Sleeping In Your Cubicle
1. "They told me at the blood bank this might happen."
2. "This is just a 15-minute power nap like they raved about in that time-management course you sent me to."
3. "I was working smarter-not harder."
4. "Whew! I musta left the top off the liquid paper."
5. "Oh, I wasn't sleeping! I was meditating on our mission statement and envisioning a new paradigm!"
6. "This is one of the seven habits of highly effective people!"
[caption id="attachment_721" align="aligncenter" width="640" caption="7. I was testing the keyboard for drool-resistance."]
8. "I was trying to remember where that difficult "Z" Key was, and now it is indelibly imprinted on my brain, or at least my forehead."
9. "I'm in the management training program."
[caption id="attachment_722" align="aligncenter" width="400" caption="10. I'm actually doing a Stress Level Elimination Exercise Plan (SLEEP) I learned at the last mandatory seminar you made me attend. "]
11. "This is in exchange for the six hours last night when I dreamed about work!"
12. "I was doing a highly specific Yoga exercise to relieve work-related stress. Do you discriminate against people who practice Yoga?"
13. "Darn! Why did you interrupt me? I had almost figured out a solution to our biggest problem."
14. "Uh, hey, whaddaya expect... the coffee machine is broken..."
15. "Someone must've put decaf in the wrong pot."
16. "Boy, that cold medicine I took last night just won't wear off!"
17. "Ah, the unique and unpredictable circadian rhythms of the workaholic!"
18. "I wasn't sleeping. I was trying to pick up my contact lens without my hands."
19. "The mailman flipped out and pulled a gun so I was playing dead to avoid getting shot."
20. "Geez, I thought you (the boss) were gone for the day."
Labels:
free notes,
ga penting,
giggly,
in english,
ngelantur,
tips
Sunday, July 4, 2010
penting ga penting nyarjana..
Beberapa malam lalu, gw ngobrol sama si pacar. Lebih tepatnya pacar yang ngobrol, gw mendengarkan.
Dan kemudian pacar mengajukan pertanyaan;
"Mnurut kamu, wajar ga begini; Di satu perusahaan, ada karyawan baru masuk, sarjana. trus digaji dengan jumlah kurang lebih sama, sama orang lama yang mungkin udah kerja selama 3-4 tahun tapi lulusan SMA, atau udah kerja 1-2 tahun tapi lulusan D2/D3. Gimana?
Gw menjawab; Wajar2 aja..kenapa ngga? Tiga tipe itu pastinya punya kelebihan dan kekurangan masing2..
Pacar: jadi kamu ga masalah, punya gaji yang sama dengan lulusan SMA yang umurnya sama dengan kamu?
Gw: Selama si lulusan SMA itu bekerja ditempat itu selama aku kuliah, kan nilai kami jadi kurang lebih sebanding kan? Yah, kalo segi profesionalitas dan etika sih itu dari pribadi masing2 yah.. ada yg gembor2 profesional dan lulusan S2 juga hobinya ngurek2 kerjaan orang lain..
(happened to me,pernah urusan absensi&e lembur diurek2 ma lulusan S2 yang bukan Boss dan bukan juga HRD, HA!)
Pacar: itu yang kadang bikin aku ada debat kecil ma beberapa rekan. Mereka tuh rata2 ga setuju dan nyepelein banget yang lulusan S1. Mereka nganggepnya; alaah,..gw juga kalo dulu ada duit, pasti lanjut kuliah. Mereka ga mikir, kuliah emang gampang, tapi emang gampang lulus dengan benar dan tepat waktu? Apalagi kalo yang punya bossnya ga ngerasain pendidikan yang lebih dari SMA/SMK, beuhh.. ampun deh sinisnya sama yang D sama S1
Gw: Ada juga beberapa Lulusan S1 yang berasa paling hebat dan nyepelein mereka lulusan SMA/STM yang udah kerja duluan dan ga kuliah, ga peduli kualitas&pengalaman kerjanya.Nah, kan itu bedanya kamu dan mereka. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, harusnya kamu bisa dengan baik menghargai pengalaman kerja mereka.
Pacar: Yah,..aku emang ga debatin sih,... cuma nyaut dalam hati aja.. abis daripada dibilang sombong atau apa.. Kadang ada orang yang pikirannya terlalu nyepelein.. Emang kuliah cuma modal duit doang?? atau misalnya, pilot,..emang modal uang doang? Sebanyak apapun uang mereka, kalo ga qualified, ya ga akan berhasil lulus sekolah pilot..
Gw: hmmm..iya.. mending tenang aja,.. biar kinerja yang membuktikan..
Pacar: Dan mereka ga mikir kedepannya.. ke anak2 mereka nanti... biar rasa aja, percuma uang banyak kalo ilmunya ga ada.. Anggapannya bisa jadi sarjana hanya karena punya uang. Padahal kan ga cuma itu..
Gw:(mulai ngantuk) hmm..iya..iya.. Dan aku rasa, harusnya yang sarjana lebih mampu untuk bersikap lebih rendah hati, bijaksana dan cerdas. Seengganya membuktikan bahwa titel sarjana mereka ga cuma sebatas di atas kertas aja. Otak dan Hatinya S1 juga dunks..
Pacar: Mereka(yang ga pernah nyelesain kuliah) ga mikir, kalo mereka juga mau nguliahin anak2 mereka. Gimana kalo anak2 mereka nanti ga dihargain titel akademisnya.. Atau mereka udah ga anggap penting lagi kuliah ya? secara mereka tanpa kuliah juga udah bisa berpenghasilan besar..
=====================================================
Sepenting apa sih kuliah? menurut loooo???
Gw mengawali kuliah dengan sikap serius. Kekhawatiran ga bisa mendapat nilai bagus lumayan menghantui gw, secara lulus SMA juga nilai gw biasa aja dan ngambil jurusan yang embel2nya (menurut gw) serem. Tehnik.
Dan perbedaan besar yang gw rasa pas kuliah adalah betapa sikap gw menentukan hasil gw sendiri. Ga ada yang peduli lo serius atau belajar ato ngga selama lo bayar itu kampus. Dan ga ada yang mau memacu lo untuk segera lulus(kecuali pacar yang baik atau kebetulan berteman sama yang memiliki tujuan hidup jelas).Lo ga pernah masuk kelas juga ga akan ada yang bakal lapor ke ortu lo. Nilai ancur lo juga ga perlu ditandatanganin sama ortu. Sebagian besar dosen ga akan ngejar2 lo buat ngumpulin tugas. Mereka cuma ngasih materi, ujian, tugas dan nilai.
Emang sih, adakalanya kekompakan saat ujian itu terjadi. Tapi bukan berarti lo bisa menyelesaikan kuliah dengan gampang. Ada mata kerja praktek, dimana gw gw harus kerja sama ma beberapa manusia laki2 yang super oportunis. Kami sepakat, nyelesain setengah2 bagian, trus dikampus di bandingin dan digabung jadi satu. Paginya, pas ketemu, si pasangan gw itu bilang kalo dy udah ngumpulin hasil kerjaannya duluan langsung ke dosen, meninggalkan gw dengan hasil yang baru setengah jadi. Well done. Untung Pak Dosen mau ngerti,..dan teteup ujung2nya, nilai gw di matkul itu ga dibawah dia koq,..hahaha.. Trus yang suka kasih contekan palsu,..pas ujian, temen2 gw pada minta contekan ke dia, dia kasih tapi beda sama apa yang dia jawab..xixixi..gw sih jelas bukan korbannya, tapi menurut gw kalo ga mau ngasih ya ngga usah ngasih.
Dan pada akhirnya, Skripsi lah yang bener2 menentukan kualitas gw dan kepantasan gw sebagai sarjana. Cara gw menghadapi dosen pembimbing, menyusun makalah, perhitungan, sampe ngetik/nyusun ulang saat semua data ilang waktu udah sampai selesai bab 3. Walaupun gw akui, bobot dari skripsi gw ga seberat beberapa temen gw yang lain, tapi sepenuhnya gw bangga. Gw menguasai apa yang gw buat. Dan gw emang sengaja ga ambil bahan yang ga terlalu rumit dan itung2an yang njelimet, secara fokus gw adalah memang untuk secepatnya lulus di Tahun itu juga. Skripsi gw selesai dalam waktu satu bulan lebih dikit. Disatu bulan itu gw fokus, ga main2, sampe ngejar dosen pembimbing ke rumahnya demi mendapat jawaban dan diskusi dengan cepat. Setiap hari pasti gw review. Dan gw merasa seutuhnya gw belajar adalah saat gw skripsi. Oh kacaunya seminar gw.. hiks..
Gw ga termasuk yang gemilang atau cemerlang dalam bidang jurusan gw. Tapi gw yakin, ga harus pinter banget untuk bisa lulus dengan nilai diatas rata2.
Gw pribadi, walaupun (misalnya ortu) punya duit segudang, belum tentu bisa/sanggup/mau jadi dokter atau Jendral. Enak aja bilang, asal punya duit juga bisa jadi S1, asal S1 iyaa..
piss out.
Dan kemudian pacar mengajukan pertanyaan;
"Mnurut kamu, wajar ga begini; Di satu perusahaan, ada karyawan baru masuk, sarjana. trus digaji dengan jumlah kurang lebih sama, sama orang lama yang mungkin udah kerja selama 3-4 tahun tapi lulusan SMA, atau udah kerja 1-2 tahun tapi lulusan D2/D3. Gimana?
Gw menjawab; Wajar2 aja..kenapa ngga? Tiga tipe itu pastinya punya kelebihan dan kekurangan masing2..
Pacar: jadi kamu ga masalah, punya gaji yang sama dengan lulusan SMA yang umurnya sama dengan kamu?
Gw: Selama si lulusan SMA itu bekerja ditempat itu selama aku kuliah, kan nilai kami jadi kurang lebih sebanding kan? Yah, kalo segi profesionalitas dan etika sih itu dari pribadi masing2 yah.. ada yg gembor2 profesional dan lulusan S2 juga hobinya ngurek2 kerjaan orang lain..
(happened to me,pernah urusan absensi&e lembur diurek2 ma lulusan S2 yang bukan Boss dan bukan juga HRD, HA!)
Pacar: itu yang kadang bikin aku ada debat kecil ma beberapa rekan. Mereka tuh rata2 ga setuju dan nyepelein banget yang lulusan S1. Mereka nganggepnya; alaah,..gw juga kalo dulu ada duit, pasti lanjut kuliah. Mereka ga mikir, kuliah emang gampang, tapi emang gampang lulus dengan benar dan tepat waktu? Apalagi kalo yang punya bossnya ga ngerasain pendidikan yang lebih dari SMA/SMK, beuhh.. ampun deh sinisnya sama yang D sama S1
Gw: Ada juga beberapa Lulusan S1 yang berasa paling hebat dan nyepelein mereka lulusan SMA/STM yang udah kerja duluan dan ga kuliah, ga peduli kualitas&pengalaman kerjanya.Nah, kan itu bedanya kamu dan mereka. Dengan pendidikan yang lebih tinggi, harusnya kamu bisa dengan baik menghargai pengalaman kerja mereka.
Pacar: Yah,..aku emang ga debatin sih,... cuma nyaut dalam hati aja.. abis daripada dibilang sombong atau apa.. Kadang ada orang yang pikirannya terlalu nyepelein.. Emang kuliah cuma modal duit doang?? atau misalnya, pilot,..emang modal uang doang? Sebanyak apapun uang mereka, kalo ga qualified, ya ga akan berhasil lulus sekolah pilot..
Gw: hmmm..iya.. mending tenang aja,.. biar kinerja yang membuktikan..
Pacar: Dan mereka ga mikir kedepannya.. ke anak2 mereka nanti... biar rasa aja, percuma uang banyak kalo ilmunya ga ada.. Anggapannya bisa jadi sarjana hanya karena punya uang. Padahal kan ga cuma itu..
Gw:(mulai ngantuk) hmm..iya..iya.. Dan aku rasa, harusnya yang sarjana lebih mampu untuk bersikap lebih rendah hati, bijaksana dan cerdas. Seengganya membuktikan bahwa titel sarjana mereka ga cuma sebatas di atas kertas aja. Otak dan Hatinya S1 juga dunks..
Pacar: Mereka(yang ga pernah nyelesain kuliah) ga mikir, kalo mereka juga mau nguliahin anak2 mereka. Gimana kalo anak2 mereka nanti ga dihargain titel akademisnya.. Atau mereka udah ga anggap penting lagi kuliah ya? secara mereka tanpa kuliah juga udah bisa berpenghasilan besar..
=====================================================
Sepenting apa sih kuliah? menurut loooo???
Gw mengawali kuliah dengan sikap serius. Kekhawatiran ga bisa mendapat nilai bagus lumayan menghantui gw, secara lulus SMA juga nilai gw biasa aja dan ngambil jurusan yang embel2nya (menurut gw) serem. Tehnik.
Dan perbedaan besar yang gw rasa pas kuliah adalah betapa sikap gw menentukan hasil gw sendiri. Ga ada yang peduli lo serius atau belajar ato ngga selama lo bayar itu kampus. Dan ga ada yang mau memacu lo untuk segera lulus(kecuali pacar yang baik atau kebetulan berteman sama yang memiliki tujuan hidup jelas).Lo ga pernah masuk kelas juga ga akan ada yang bakal lapor ke ortu lo. Nilai ancur lo juga ga perlu ditandatanganin sama ortu. Sebagian besar dosen ga akan ngejar2 lo buat ngumpulin tugas. Mereka cuma ngasih materi, ujian, tugas dan nilai.
Emang sih, adakalanya kekompakan saat ujian itu terjadi. Tapi bukan berarti lo bisa menyelesaikan kuliah dengan gampang. Ada mata kerja praktek, dimana gw gw harus kerja sama ma beberapa manusia laki2 yang super oportunis. Kami sepakat, nyelesain setengah2 bagian, trus dikampus di bandingin dan digabung jadi satu. Paginya, pas ketemu, si pasangan gw itu bilang kalo dy udah ngumpulin hasil kerjaannya duluan langsung ke dosen, meninggalkan gw dengan hasil yang baru setengah jadi. Well done. Untung Pak Dosen mau ngerti,..dan teteup ujung2nya, nilai gw di matkul itu ga dibawah dia koq,..hahaha.. Trus yang suka kasih contekan palsu,..pas ujian, temen2 gw pada minta contekan ke dia, dia kasih tapi beda sama apa yang dia jawab..xixixi..gw sih jelas bukan korbannya, tapi menurut gw kalo ga mau ngasih ya ngga usah ngasih.
Dan pada akhirnya, Skripsi lah yang bener2 menentukan kualitas gw dan kepantasan gw sebagai sarjana. Cara gw menghadapi dosen pembimbing, menyusun makalah, perhitungan, sampe ngetik/nyusun ulang saat semua data ilang waktu udah sampai selesai bab 3. Walaupun gw akui, bobot dari skripsi gw ga seberat beberapa temen gw yang lain, tapi sepenuhnya gw bangga. Gw menguasai apa yang gw buat. Dan gw emang sengaja ga ambil bahan yang ga terlalu rumit dan itung2an yang njelimet, secara fokus gw adalah memang untuk secepatnya lulus di Tahun itu juga. Skripsi gw selesai dalam waktu satu bulan lebih dikit. Disatu bulan itu gw fokus, ga main2, sampe ngejar dosen pembimbing ke rumahnya demi mendapat jawaban dan diskusi dengan cepat. Setiap hari pasti gw review. Dan gw merasa seutuhnya gw belajar adalah saat gw skripsi. Oh kacaunya seminar gw.. hiks..
Gw ga termasuk yang gemilang atau cemerlang dalam bidang jurusan gw. Tapi gw yakin, ga harus pinter banget untuk bisa lulus dengan nilai diatas rata2.
Gw pribadi, walaupun (misalnya ortu) punya duit segudang, belum tentu bisa/sanggup/mau jadi dokter atau Jendral. Enak aja bilang, asal punya duit juga bisa jadi S1, asal S1 iyaa..
piss out.
Saturday, June 26, 2010
Bocah Santun..
ah..ah.. kali ini gw mau mengedepankan kesotoyan gw..
walopun belom punya anak,..dan belom pernah mendidik anak, malem ini gw mau bahas tentang sikap anak2(dibawah10 tahun) yang kebanyakan gw lihat lebih banyak ga sopannya..
Bermula dari malem ini bertigaan sama mamoy&liph2 makan pizza di daerah Cikarang, dateng sekeluarga India dengan seorang anak perempuan, umurnya sekitar 6-7 tahun duduk dimeja persis sebelah meja kami. Posisi duduknya, gw dan ivy hadep2an, dan mamoy disebelah ivy. Nah keluarga India itu dimeja yang disebelah mamoy. Awal mereka dateng, kami ga ada yang ngeh, Ivy asik sama ponselnya dan ngga nyadar kalo tiba2 si anak perempuan itu udah diri disebelah ivy deket banget, berpegangan ke meja dan mandang penasaran ke ponsel Ivy. Nyokap yg pertama ngeh dan langsung nanya; "Hello, What's your name??". Si anak perempuan itu ngabur kembali ke mejanya. Ibunya ngeliat gw lalu tersenyum. Ibunya tipikal India yang elok, gw ga bilang cantik ya.. tapi yang pasti ngga jelek, hidungnya mancung, bertubuh tinggi, kulit kuning dan rambut panjang. Bokapnya yang rada horor. Tinggi besar, hitam dan berkumis. Anak perempuannya(untungnya)elok mirip sang ibu.
Nah, yg gw perhatiin dari si anak perempuan elok itu adalah tindak tanduknya yang (kalo bisa dibilang) serampangan. Hiperaktif ngegeratak. Dy sibuk ngebuka2in laci2 perkakas resto pizza itu dan ga bisa diam. Waktu ayahnya nyuruh dy minta Tabasco, dy ga minta, tapi sibuk nyari sendiri dengan ngintipin semua laci. Dan yang rada bikin gw teringat kalo mau bikin postingan tentang sopan santun anak Indonesia, adalah saat garlic bread mereka dateng, baru aja diletakkan didepan ayahnya, secepat kilat tangan mungilnya meraih sepotong. Ayahnya tersentak dan kayak ngomelin gitu(pake bahasa India), si nona kecil cuek dan Ibunya pun kayak ga peduli.
Nah, disitu gw berpikir, ternyata ga cuma anak2 Indonesia aja ya, yang krisis sopan santun.
Segitu krisisnya kah kesantunan anak2 Indonesia? ya, menurut gw. Kebanyakan anak2 yang gw temui sekilas bertemperamen kasar. cuek. Menangis jerit2 kalo ingin sesuatu. Berteriak. Memukul. Memaki. Dan Ibunya cuma seperti alarm otomatis, sekilas ngomel tapi ga sungguh2 menerapkan didikannya.
Dan di TV, gw pernah liat ada tayangan anak umur 3 tahun yang dikasih rokok sama ibunya soalnya kalo ga dikasih rokok anak itu akan nangis jerit2 ga berhenti. Ya ampun semoga gw ga diberi cobaan seberat itu.
Beberapa hari lalu, waktu makan siang, gw dan seorang rekan ngebahas soal sopan santun yang dia terapkan ke anak2nya(sepasang putri putra). Bermula dari gw yang kembali mengutarakan keterkesanan gw terhadap kesantunan putri sulungnya yang berumur 11 tahun.
Jadi setahun lalu(2009), waktu sang rekan mengalami musibah kecelakaan motor dan kondisinya saat itu payah banget, setelah pamitan pulang, gw menghampiri putri kecilnya, yang dalam kondisi sedih, khawatir & menangis terisak dipelukan tantenya, gw mengusap punggungnya dan bilang "yang tabah ya, zahra.. Mudah2an Ibu cepet sembuh ya.." tanpa mengharapkan jawaban. Gila aja gw mengharap respon dari anak umur 10 taun yang lagi kalut. Dan ternyata, Zahra mengejutkan gw, disela isak tangisnya, sesenggukan susah payah dy merespon; "I..iya..tanthe.mb..mhwakhasshh..hh..yaaa..". GILA. Gw bengong. Speechless. Langsung gw sambung; "Errr..iya sama2..Tante pulang duluan yaa.." dy angguk, kembali nyahut makasih. Dan sungguh, gw terkesan.
Sahabat SMA gw juga punya putri kecil yang mempesona. Kei namanya. Sebagai ibu muda, sahabat gw sungguh bikin gw terkesan atas tindak tanduk putrinya yang supersantun. Sebagai pribadi yang dikenal kocak, lucu, konyol dan jauh dari anggun(piss yo, Lan..), sahabat gw yang satu ini udah sukses memiliki putri kecil yang mengagumkan.
Pastinya ga cuma Kei&Zahra aja yang bikin gw mencatat dalam hati untuk pola acuan contoh dalam mendidik anak(anak) gw nantinya. Ada beberapa putra-putri muda lainnya yang juga bikin gw tertarik untuk mewawancarai Ibunya lebih lanjut..:D
Tapi yang pasti, dikepala(&hati) gw udah daftar rumusan hal2 sepele/sederhana yang TIDAK BOLEH dilakukan oleh anak(anak) gw, diantaranya adalah:
1. Naik2 ke kursi, nginjek2 bantal untuk kepala
2. Naikin kaki ke atas meja, atau ke dashboard mobil kalo duduk didepan. Percayalah, kaki menjuntai kebawah ga akan bikin kaki anak anda sakit atau bermasalah.(Oh ya, gw benci banget kalo liat ada anak kecil dipangku didepan trus kakinya sengaja disetting di atas dashboard.)
3. Jerit2/teriak2
4. Tidak mendengar/menyahut.
5. Melempar barang
bla..bla..bla..
Seorang rekan sempet ngeluhin sikap ponakan2nya, yang kayaknya masa bodo banget. Waktu bertamu ke rumah sepupunya,diajak masuk ke ruang nonton tv dimana anak2 laki si sepupu yang berusia 5&6 tahun lagi asyik nonton TV, ngampar,tiduran tak berbaju.
"Jangankan salaman, ngelirik aja ngga..,dan orang tuanya ga mengajarkan mereka untuk bangun, duduk dan memberi salam." curhat sang rekan.
Bukannya gila hormat, tapi sungguh, nyokap gw pun mendidik gw untuk selalu salam saat bertamu atau ditamui sama orang tua. Dan pola pikir untuk selalu menghormati(dalam artian bersikap santun kepada)orang yang lebih tua.
Mudah2an, ga ada pihak yg tersentil atau tersinggung, gw sama sekali ga maksud nyentil siapapun, ini murni buat kajian dan pelajaran gw sendiri. Gw pribadi sadar, jadi orang tua dan mendidik anak itu bukan suatu hal yang mudah, dan program gw pun nantinya belum tentu berhasil. Gw cuma berharap, orang2 yang mengenal gw, menganggap orang tua gw, khususnya nyokap, adalah orang tua yang berhasil mendidik anak2nya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalo liat uchuy, gw rasanya rada gagal nih jadi orang tua...XD
walopun belom punya anak,..dan belom pernah mendidik anak, malem ini gw mau bahas tentang sikap anak2(dibawah10 tahun) yang kebanyakan gw lihat lebih banyak ga sopannya..
Bermula dari malem ini bertigaan sama mamoy&liph2 makan pizza di daerah Cikarang, dateng sekeluarga India dengan seorang anak perempuan, umurnya sekitar 6-7 tahun duduk dimeja persis sebelah meja kami. Posisi duduknya, gw dan ivy hadep2an, dan mamoy disebelah ivy. Nah keluarga India itu dimeja yang disebelah mamoy. Awal mereka dateng, kami ga ada yang ngeh, Ivy asik sama ponselnya dan ngga nyadar kalo tiba2 si anak perempuan itu udah diri disebelah ivy deket banget, berpegangan ke meja dan mandang penasaran ke ponsel Ivy. Nyokap yg pertama ngeh dan langsung nanya; "Hello, What's your name??". Si anak perempuan itu ngabur kembali ke mejanya. Ibunya ngeliat gw lalu tersenyum. Ibunya tipikal India yang elok, gw ga bilang cantik ya.. tapi yang pasti ngga jelek, hidungnya mancung, bertubuh tinggi, kulit kuning dan rambut panjang. Bokapnya yang rada horor. Tinggi besar, hitam dan berkumis. Anak perempuannya(untungnya)elok mirip sang ibu.
Nah, yg gw perhatiin dari si anak perempuan elok itu adalah tindak tanduknya yang (kalo bisa dibilang) serampangan. Hiperaktif ngegeratak. Dy sibuk ngebuka2in laci2 perkakas resto pizza itu dan ga bisa diam. Waktu ayahnya nyuruh dy minta Tabasco, dy ga minta, tapi sibuk nyari sendiri dengan ngintipin semua laci. Dan yang rada bikin gw teringat kalo mau bikin postingan tentang sopan santun anak Indonesia, adalah saat garlic bread mereka dateng, baru aja diletakkan didepan ayahnya, secepat kilat tangan mungilnya meraih sepotong. Ayahnya tersentak dan kayak ngomelin gitu(pake bahasa India), si nona kecil cuek dan Ibunya pun kayak ga peduli.
Nah, disitu gw berpikir, ternyata ga cuma anak2 Indonesia aja ya, yang krisis sopan santun.
Segitu krisisnya kah kesantunan anak2 Indonesia? ya, menurut gw. Kebanyakan anak2 yang gw temui sekilas bertemperamen kasar. cuek. Menangis jerit2 kalo ingin sesuatu. Berteriak. Memukul. Memaki. Dan Ibunya cuma seperti alarm otomatis, sekilas ngomel tapi ga sungguh2 menerapkan didikannya.
Dan di TV, gw pernah liat ada tayangan anak umur 3 tahun yang dikasih rokok sama ibunya soalnya kalo ga dikasih rokok anak itu akan nangis jerit2 ga berhenti. Ya ampun semoga gw ga diberi cobaan seberat itu.
Beberapa hari lalu, waktu makan siang, gw dan seorang rekan ngebahas soal sopan santun yang dia terapkan ke anak2nya(sepasang putri putra). Bermula dari gw yang kembali mengutarakan keterkesanan gw terhadap kesantunan putri sulungnya yang berumur 11 tahun.
Jadi setahun lalu(2009), waktu sang rekan mengalami musibah kecelakaan motor dan kondisinya saat itu payah banget, setelah pamitan pulang, gw menghampiri putri kecilnya, yang dalam kondisi sedih, khawatir & menangis terisak dipelukan tantenya, gw mengusap punggungnya dan bilang "yang tabah ya, zahra.. Mudah2an Ibu cepet sembuh ya.." tanpa mengharapkan jawaban. Gila aja gw mengharap respon dari anak umur 10 taun yang lagi kalut. Dan ternyata, Zahra mengejutkan gw, disela isak tangisnya, sesenggukan susah payah dy merespon; "I..iya..tanthe.mb..mhwakhasshh..hh..yaaa..". GILA. Gw bengong. Speechless. Langsung gw sambung; "Errr..iya sama2..Tante pulang duluan yaa.." dy angguk, kembali nyahut makasih. Dan sungguh, gw terkesan.
Sahabat SMA gw juga punya putri kecil yang mempesona. Kei namanya. Sebagai ibu muda, sahabat gw sungguh bikin gw terkesan atas tindak tanduk putrinya yang supersantun. Sebagai pribadi yang dikenal kocak, lucu, konyol dan jauh dari anggun(piss yo, Lan..), sahabat gw yang satu ini udah sukses memiliki putri kecil yang mengagumkan.
Pastinya ga cuma Kei&Zahra aja yang bikin gw mencatat dalam hati untuk pola acuan contoh dalam mendidik anak(anak) gw nantinya. Ada beberapa putra-putri muda lainnya yang juga bikin gw tertarik untuk mewawancarai Ibunya lebih lanjut..:D
Tapi yang pasti, dikepala(&hati) gw udah daftar rumusan hal2 sepele/sederhana yang TIDAK BOLEH dilakukan oleh anak(anak) gw, diantaranya adalah:
1. Naik2 ke kursi, nginjek2 bantal untuk kepala
2. Naikin kaki ke atas meja, atau ke dashboard mobil kalo duduk didepan. Percayalah, kaki menjuntai kebawah ga akan bikin kaki anak anda sakit atau bermasalah.(Oh ya, gw benci banget kalo liat ada anak kecil dipangku didepan trus kakinya sengaja disetting di atas dashboard.)
3. Jerit2/teriak2
4. Tidak mendengar/menyahut.
5. Melempar barang
bla..bla..bla..
Seorang rekan sempet ngeluhin sikap ponakan2nya, yang kayaknya masa bodo banget. Waktu bertamu ke rumah sepupunya,diajak masuk ke ruang nonton tv dimana anak2 laki si sepupu yang berusia 5&6 tahun lagi asyik nonton TV, ngampar,tiduran tak berbaju.
"Jangankan salaman, ngelirik aja ngga..,dan orang tuanya ga mengajarkan mereka untuk bangun, duduk dan memberi salam." curhat sang rekan.
Bukannya gila hormat, tapi sungguh, nyokap gw pun mendidik gw untuk selalu salam saat bertamu atau ditamui sama orang tua. Dan pola pikir untuk selalu menghormati(dalam artian bersikap santun kepada)orang yang lebih tua.
Mudah2an, ga ada pihak yg tersentil atau tersinggung, gw sama sekali ga maksud nyentil siapapun, ini murni buat kajian dan pelajaran gw sendiri. Gw pribadi sadar, jadi orang tua dan mendidik anak itu bukan suatu hal yang mudah, dan program gw pun nantinya belum tentu berhasil. Gw cuma berharap, orang2 yang mengenal gw, menganggap orang tua gw, khususnya nyokap, adalah orang tua yang berhasil mendidik anak2nya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kalo liat uchuy, gw rasanya rada gagal nih jadi orang tua...XD
Friday, June 25, 2010
Buku-buku seksi,..Awww..
Sebagai seseorang yang hobi banget baca novel fiksi, gw udah berbulan2 ga beli novel..
Hal ini dikarenakan sahabat serumah gw yang lagi keranjingan beli novel, dari yang Romantis banget sampe yang sebulan terakhir ini Romantic thriller/detektif.
Sebelumnya gw hampir ga pernah baca novel roman ala harlequin, tapi karena dirumah selalu ada novel terbaru maka gw pun ketularan keranjingan baca-- a.k.a minjem-- kisah2 Harlequinn dan teman2nya.
Kalo untuk beli, gw ga gitu minat, secara gw pembosan, dan umumnya Harlequinn itu hanya fokus dikisah romansa-nya. 3 jam baca juga beres. Seengganya itu tanggapan gw sampai referensi gw mengenai bacaan Harlequin(dan sejenisnya) mulai banyak..:D
Sahabat gw yang rajin beli --cenderung mengkoleksi-- dan selalu rela minjemin gw, mulai membeli kisah2 romantis diluar Harlequinn. Disitu gw mengenal pengarang2 berikut, dan mulai menggemari buku2nya: Julia Quinn, Suzzanne Brockmann dan Lisa Kleypas.
Dan gw berniat mengoleksi seri Wallflowers-nya Lisa Kleypas. Soalnya ada unsur persahabatan para cewek dan cowok2 super sempurna..:p Dan ceritanya lumayan lucu&menghibur. Jenis yang bisa gw baca berulang2.
Tapi tetep, unsur seksual-nya berasa banget walaupun mungkin cuma muncul 2-3 kali disepanjang cerita, jadi kalo belom cukup umur dan kedewasaan serta gampang kepengaruh, mending jangan baca yang beginian deh..heheheeh.. *tengil mode on
Baca novel2 itu, gw berasa menemukan dunia khayal baru, yang lebih dewasa, cenderung vulgar :"> . Biasanya dunia khayal gw ga jauh2 dari makhluk2 dongeng, sihir dan keajaiban. Nah, di dunia khayal baru ini gw menemukan pria2 super sempurna dan mengkhayal menjadi perempuan sempurna -- sengganya berusaha bersikap sempurna. Dan kesempurnaan itu beragam bentuknya. Ga melulu warna kulit, bentuk tubuh atau jenis rambut tertentu. Dan pastinya, gw punya beberapa referensi mengenai bagaimana seharusnya para pria memperlakukan wanita..hihi..
Dan yang pasti selalu ada dibuku2 romantis itu adalah cinta membaraaaaa...
kondisi dimana seakan2 si pria tidak menginginkan perempuan lain, dan hanya menginginkan si perempuan tokoh utama. Dan si pria adalah sasaran banyak wanita.
Hmm,.. kedengeran too good to be true ya??
Emmmang...
tapi itulah gunanya buku buat gw; berkhayal.
Dan kesimpulan gw dari ratusan cerita romatis itu adalah, perempuan akan bisa bahagia dengan seseorang yang bener2 sungguh2 memujanya dan menjaga hatinya. tapi satu hal yang ga mungkin didapat didunia nyata tentunya kesempurnaan sang tokoh utama. Makanya tadi gw bilang, butuh pembaca berjiwa dewasa untuk mencerna inti positif dari novel2 roman ini. Bukan cuma mencari pria sempurna, tapi mencari pria yang sungguh2 mencintai dan mau berkorban. Percuma tampan-kaya-gagah tapi ga sungguh2 penyayang. Percuma tampan-kaya-gagah-penyayang tapi ga bisa bekerja keras(alias selalu terima jadi, maklum pewaris). IMHO, percuma buat gw loh..:D

Sahabat serumah gw lagi hobi beli novel roman thriller, ada detektif2annya gitu deh.. Gw yang udah mulai bosen juga dengan roman total pun menyambut dengan suka cita,..hihihi..
So lucky to have her as a housemate!!
Terhitung udah 3-4 bulan gw ga beli buku..
Nah, hari ini, gw berniat ke toko buku. Udah lama ga baca Fantasi.. Belom kebayang sih bakal beli apa nanti.. yang pasti gw lagi butuh dunia yang ajaib, dimana ada sihir, petualangan, makhluk2 mitos tapi tetap dengan bumbu cinta pastinya..hehehe..
Keep on reading..!!
Btw, gw juga lagi berniat punya koleksi Miss Marple-nya Agatha Christie, nih.. Yang sekenan aja kali ya.. secara baru-nya mahal.. I want to have my private LIbrary @ home!! hihiey..
Hal ini dikarenakan sahabat serumah gw yang lagi keranjingan beli novel, dari yang Romantis banget sampe yang sebulan terakhir ini Romantic thriller/detektif.
Sebelumnya gw hampir ga pernah baca novel roman ala harlequin, tapi karena dirumah selalu ada novel terbaru maka gw pun ketularan keranjingan baca-- a.k.a minjem-- kisah2 Harlequinn dan teman2nya.
Kalo untuk beli, gw ga gitu minat, secara gw pembosan, dan umumnya Harlequinn itu hanya fokus dikisah romansa-nya. 3 jam baca juga beres. Seengganya itu tanggapan gw sampai referensi gw mengenai bacaan Harlequin(dan sejenisnya) mulai banyak..:D
Sahabat gw yang rajin beli --cenderung mengkoleksi-- dan selalu rela minjemin gw, mulai membeli kisah2 romantis diluar Harlequinn. Disitu gw mengenal pengarang2 berikut, dan mulai menggemari buku2nya: Julia Quinn, Suzzanne Brockmann dan Lisa Kleypas.
Dan gw berniat mengoleksi seri Wallflowers-nya Lisa Kleypas. Soalnya ada unsur persahabatan para cewek dan cowok2 super sempurna..:p Dan ceritanya lumayan lucu&menghibur. Jenis yang bisa gw baca berulang2.
Tapi tetep, unsur seksual-nya berasa banget walaupun mungkin cuma muncul 2-3 kali disepanjang cerita, jadi kalo belom cukup umur dan kedewasaan serta gampang kepengaruh, mending jangan baca yang beginian deh..heheheeh.. *tengil mode on
Baca novel2 itu, gw berasa menemukan dunia khayal baru, yang lebih dewasa, cenderung vulgar :"> . Biasanya dunia khayal gw ga jauh2 dari makhluk2 dongeng, sihir dan keajaiban. Nah, di dunia khayal baru ini gw menemukan pria2 super sempurna dan mengkhayal menjadi perempuan sempurna -- sengganya berusaha bersikap sempurna. Dan kesempurnaan itu beragam bentuknya. Ga melulu warna kulit, bentuk tubuh atau jenis rambut tertentu. Dan pastinya, gw punya beberapa referensi mengenai bagaimana seharusnya para pria memperlakukan wanita..hihi..
Dan yang pasti selalu ada dibuku2 romantis itu adalah cinta membaraaaaa...
kondisi dimana seakan2 si pria tidak menginginkan perempuan lain, dan hanya menginginkan si perempuan tokoh utama. Dan si pria adalah sasaran banyak wanita.
Hmm,.. kedengeran too good to be true ya??
Emmmang...
tapi itulah gunanya buku buat gw; berkhayal.
Dan kesimpulan gw dari ratusan cerita romatis itu adalah, perempuan akan bisa bahagia dengan seseorang yang bener2 sungguh2 memujanya dan menjaga hatinya. tapi satu hal yang ga mungkin didapat didunia nyata tentunya kesempurnaan sang tokoh utama. Makanya tadi gw bilang, butuh pembaca berjiwa dewasa untuk mencerna inti positif dari novel2 roman ini. Bukan cuma mencari pria sempurna, tapi mencari pria yang sungguh2 mencintai dan mau berkorban. Percuma tampan-kaya-gagah tapi ga sungguh2 penyayang. Percuma tampan-kaya-gagah-penyayang tapi ga bisa bekerja keras(alias selalu terima jadi, maklum pewaris). IMHO, percuma buat gw loh..:D
Sahabat serumah gw lagi hobi beli novel roman thriller, ada detektif2annya gitu deh.. Gw yang udah mulai bosen juga dengan roman total pun menyambut dengan suka cita,..hihihi..
So lucky to have her as a housemate!!
Terhitung udah 3-4 bulan gw ga beli buku..
Nah, hari ini, gw berniat ke toko buku. Udah lama ga baca Fantasi.. Belom kebayang sih bakal beli apa nanti.. yang pasti gw lagi butuh dunia yang ajaib, dimana ada sihir, petualangan, makhluk2 mitos tapi tetap dengan bumbu cinta pastinya..hehehe..
Keep on reading..!!
Btw, gw juga lagi berniat punya koleksi Miss Marple-nya Agatha Christie, nih.. Yang sekenan aja kali ya.. secara baru-nya mahal.. I want to have my private LIbrary @ home!! hihiey..
Friday, June 4, 2010
Luna-Ariel, Antara aib atau privasi
Heboh berat.
Itu yang gw rasakan kemarin waktu ada berita di internet mengenai tersebarnya video pribadinya Luna-Ariel(LA). Penasaran banget, gw ngubek2 internet karena penasaran pengen mastiin sendiri itu bener mereka ato bukan. Katanya yang beredar ada 2, yang 2 menitan dan yang 6 menitan. Gw liat yang 2 menitan dan ga berminat ngeliat yang 6 menitan, karena dari yang 2 menitan gw udah bisa liat kalo itu memang LM. Dan kalo dari skrinsut2 yang diambil dari video 6 menitan yang beredar di acara2 gosip, cowoknya memang gw kenali sebagai si Ariel.
Awalnya(eh, masih deng ampe sekarang..) gw anggap mereka bodoh; begituan koq didokumentasiin. Kalopun mereka udah nikah aja orang2 akan tetep heboh, apalagi ini yang belum ketauan nikahnya. Tapi dengan kesebarnya video itu, gw pikir mereka sungguh2 udah dapetin ganjarannya. Ga bermaksud permisif sama gaya pacarannya, tapi lebih ke; "udah lah, tiap manusia ada busuknya masing, ga usah sibuk ngorek2 dan ngumbar2 busuk orang lain."
Dan gw juga ga habis pikir sama infotainment2 itu. Sibuuuuk ngejar2 klarifikasi. Buat apa klarifikasi padahal udah jelas koq keliatan itu LA atau bukan. Nyangkal, pasti langsung dibilang bohong. Udah gitu sibuk nayangin hasil penelitian2 dan bukti2 kalo yang dalam video2 itu memang LA. Kesian juga gw sama Luna, bodi dan ekspresinya yang paling pribadi pun sampe bisa diliat sama orang banyak. Ganjaran apa yang bisa lebih buruk dari itu?? Let her alone. Tapi gw ga setuju juga sama pernyataan Luna mengenai "sudah biasa difitnah banyak orang.." Wew, that's too strong.
Gw sih berharap semoga kebodohan para seleb(dan non-seleb juga) berhenti sampai disini. Supaya yang namanya video mesum, video porno pribadi atau apalah istilahnya ga makin familiar diacara gosip yang tayangnya hampir setiap saat itu. Aib, privasi, sekarang batasnya makin tipis. Yang sebenernya aib, dibilang sebagai privasi. Hak pribadi yang ga boleh diusik orang lain.

Sebenernya tangan gw gatel mo ngetik komen gw terhadap isi video pribadi mereka yang sempet gw liat..:p
tapi ya sudahlah. cukup buat sahabat2deket gw aja yang tau kedangkalan gw...whahaha...
LA already got the lesson(hopefully), hey video spreader! Thank you but u're next (of getting lesson, hopefully).. :)
Updet June 7 2010:
Gile. Udah ada lagi versi bareng Cut Tari Asli.
Sakit jiwa kali ya tu perempuan2??!! Apa ngilmu kali tu lakinya...
duh! semoga sekalian semuanya kebongkarrrrr...
Dan dengan kebongkarnya semua daftar video2 itu semoga bisa bikin perempuan2 lain yang masih bodoh jadi sedikit lebih pinter.
*sigh
Itu yang gw rasakan kemarin waktu ada berita di internet mengenai tersebarnya video pribadinya Luna-Ariel(LA). Penasaran banget, gw ngubek2 internet karena penasaran pengen mastiin sendiri itu bener mereka ato bukan. Katanya yang beredar ada 2, yang 2 menitan dan yang 6 menitan. Gw liat yang 2 menitan dan ga berminat ngeliat yang 6 menitan, karena dari yang 2 menitan gw udah bisa liat kalo itu memang LM. Dan kalo dari skrinsut2 yang diambil dari video 6 menitan yang beredar di acara2 gosip, cowoknya memang gw kenali sebagai si Ariel.
Awalnya(eh, masih deng ampe sekarang..) gw anggap mereka bodoh; begituan koq didokumentasiin. Kalopun mereka udah nikah aja orang2 akan tetep heboh, apalagi ini yang belum ketauan nikahnya. Tapi dengan kesebarnya video itu, gw pikir mereka sungguh2 udah dapetin ganjarannya. Ga bermaksud permisif sama gaya pacarannya, tapi lebih ke; "udah lah, tiap manusia ada busuknya masing, ga usah sibuk ngorek2 dan ngumbar2 busuk orang lain."
Dan gw juga ga habis pikir sama infotainment2 itu. Sibuuuuk ngejar2 klarifikasi. Buat apa klarifikasi padahal udah jelas koq keliatan itu LA atau bukan. Nyangkal, pasti langsung dibilang bohong. Udah gitu sibuk nayangin hasil penelitian2 dan bukti2 kalo yang dalam video2 itu memang LA. Kesian juga gw sama Luna, bodi dan ekspresinya yang paling pribadi pun sampe bisa diliat sama orang banyak. Ganjaran apa yang bisa lebih buruk dari itu?? Let her alone. Tapi gw ga setuju juga sama pernyataan Luna mengenai "sudah biasa difitnah banyak orang.." Wew, that's too strong.
Gw sih berharap semoga kebodohan para seleb(dan non-seleb juga) berhenti sampai disini. Supaya yang namanya video mesum, video porno pribadi atau apalah istilahnya ga makin familiar diacara gosip yang tayangnya hampir setiap saat itu. Aib, privasi, sekarang batasnya makin tipis. Yang sebenernya aib, dibilang sebagai privasi. Hak pribadi yang ga boleh diusik orang lain.
Sebenernya tangan gw gatel mo ngetik komen gw terhadap isi video pribadi mereka yang sempet gw liat..:p
tapi ya sudahlah. cukup buat sahabat2deket gw aja yang tau kedangkalan gw...whahaha...
LA already got the lesson(hopefully), hey video spreader! Thank you but u're next (of getting lesson, hopefully).. :)
Updet June 7 2010:
Gile. Udah ada lagi versi bareng Cut Tari Asli.
Sakit jiwa kali ya tu perempuan2??!! Apa ngilmu kali tu lakinya...
duh! semoga sekalian semuanya kebongkarrrrr...
Dan dengan kebongkarnya semua daftar video2 itu semoga bisa bikin perempuan2 lain yang masih bodoh jadi sedikit lebih pinter.
*sigh
Monday, May 31, 2010
dari M-P sampai A-B
Segala yang bakal gw tulis berikut mengandung hal2 yang tidak menyenangkan buat yang mungkin saat ini masih pacaran atau belum menikah.
Gw mungkin norak. nyinyir. usil. sok.ngurusin orang. tapi gw sungguh2 tidak dengki, iri atau sirik terhadap kondisi tersebut. I had enough romance with my mate.
======================================================
Again, Facebook.
Buku wajah. Situs dimana gw bisa membaca dengan bebas wajah seseorang. Wajah yang gw(setidaknya pernah) kenal dan temui secara nyata.
Bisa aja, yang gw kenal sebagai wajah yang lurus, serius dan kaku, menuliskan hal2 konyol, lucu atau menyebalkan. Atau bisa aja sosok yang dikenal sebagai si boss super galak, menjadi pribadi yang usil, majang foto2 konyolnya atau sibuk memperhatikan(mengomentari) keluhan pribadi staffnya. Si pendiam yang cuek, memiliki satu album khusus yang berisi kegilaan di pesta2malamnya. Si cowok ganteng super jaim tukang tebar pesona, di tag sama pacarnya di foto berdua mereka di studio foto(bukan level malibu atau M studio), dalam pose super kaku dan background motif gelombang warna oranye.
Itu dari segi pribadi dan penampakan.

Gimana kalo segi pacaran??
Nah, ini menu utamanya. Pamer kedangkalan.
Gw, paling geli --cenderung gelayyyy--, jijay, geleng2kepala sampe ngerutin dahi dan hidung sekaligus sama pasangan berpacaran yang saling manggil mamah papah atau ayah bunda (selanjutnya gw tulis M-P/A-B). Kalo kadang2 sebagai bahan lucu2an sih ga pa2 kali yaa..namanya juga becanda... tapi kalo jadi panggilan sayang resmi.. oh. please. P.L.E.A.S.E... *nangis gedor2 dinding. Duh maaf jadi bawa2 agama; ada beberapa pelaku ceweknya make2 kerudung dan pacarannya belom lama pulak.... gw ga tau ukuran lama buat orang lain, buat gw, 3 taun aja baru bisa dibilang lama. Dan 3 taun itu tanpa ada putus atau rehat yang diisi orang ketiga ato keempat.
M-P atau A-B, itu sungguh2 dimaksudkan buat orang yang udah menjadi keluarga atau menikah. Janganlah mengecilkan atau membesarkan sesuatu yang ngga pada tempatnya. Dan sebutan M-P/A-B dihubungan berpacaran menurut gw adalah sesuatu yang KONYOL,LEBAY dan NORAK. Selevel alay.
Dan gw sungguh heran sama mereka yang bersedia ngelakuin itu, khususnya cewek. HEY YO, dimana hasil pendidikan dan kecerdasan lo???
Gw ngomong gini karena gw cewek. Tapi gw percaya, cewek bisa mengontrol hubungan yang sehat.Hubungan yang dihormati pasangannya dan orang lain.
Bukan hubungan (yang seperti) cacat mental macam;
nulis diwall pacarnya:
Ayah...Bunda kangen... [HOEK.]
atau komen di status pacar:
Papah, jaga kesehatan yahhh.. Baik2 disana..jangan lupa inget mamah... [dobel HOEK]
Jadi tolong banget deh buat para perempuan yang masih berakal sehat diluar sana... SADAR.
Pacar bukan suami dan tunangan atau calon suami belum tentu akhirnya menjadi suami. Simpan sebutan terbaik untuk suami kelak, siapapun ia. Dan gw harap, suami gw nanti ga pernah nyebut perempuan lain dengan sebutan yang hanya pantas untuk seorang istri.
Yakin sama orang yang bersama lo akan menjadi istri/suami lo nanti bukan berarti harus mendahului keadaan dengan memamerkan hal2 yang berlebihan kan? Yang udah nikah aja ga gitu2 amat.:p Gw berlebihan? Emang! Tapi ga selebai mereka2 yang kesindrom MPAB ini..haha. Its not romantic at all..NOORRRRAAAkkk..hahaha...
Menurut gw nama panggilan itu ga sepele kedengerannya, emang bisa sebagai doa. Tapi nyebut M-P/A-B ke pasangan yang belum resmi menjadi suami/istri, sama kayak memanggil Dokter ke seseorang yang dorong2 gerobak menjajakan sayuran. Kang Sayur ga bakal marah, paling hanya senyum2 aja. Dan orang2 disekelilingnya juga ga bakal protes. Paling ngetawain dalam hati. dan kalo pada akhirnya si kang Sayur mendapat gelar dokternya, siapa coba yang bayarin?? haahaahaa...
Buat yang udah lepas dari hubungan macem tu.. selamat ya, nak..semoga tidak terulang lagi... heheehehe...
Peace out.
Gw mungkin norak. nyinyir. usil. sok.ngurusin orang. tapi gw sungguh2 tidak dengki, iri atau sirik terhadap kondisi tersebut. I had enough romance with my mate.
======================================================
Again, Facebook.
Buku wajah. Situs dimana gw bisa membaca dengan bebas wajah seseorang. Wajah yang gw(setidaknya pernah) kenal dan temui secara nyata.
Bisa aja, yang gw kenal sebagai wajah yang lurus, serius dan kaku, menuliskan hal2 konyol, lucu atau menyebalkan. Atau bisa aja sosok yang dikenal sebagai si boss super galak, menjadi pribadi yang usil, majang foto2 konyolnya atau sibuk memperhatikan(mengomentari) keluhan pribadi staffnya. Si pendiam yang cuek, memiliki satu album khusus yang berisi kegilaan di pesta2malamnya. Si cowok ganteng super jaim tukang tebar pesona, di tag sama pacarnya di foto berdua mereka di studio foto(bukan level malibu atau M studio), dalam pose super kaku dan background motif gelombang warna oranye.
Itu dari segi pribadi dan penampakan.
Gimana kalo segi pacaran??
Nah, ini menu utamanya. Pamer kedangkalan.
Gw, paling geli --cenderung gelayyyy--, jijay, geleng2kepala sampe ngerutin dahi dan hidung sekaligus sama pasangan berpacaran yang saling manggil mamah papah atau ayah bunda (selanjutnya gw tulis M-P/A-B). Kalo kadang2 sebagai bahan lucu2an sih ga pa2 kali yaa..namanya juga becanda... tapi kalo jadi panggilan sayang resmi.. oh. please. P.L.E.A.S.E... *nangis gedor2 dinding. Duh maaf jadi bawa2 agama; ada beberapa pelaku ceweknya make2 kerudung dan pacarannya belom lama pulak.... gw ga tau ukuran lama buat orang lain, buat gw, 3 taun aja baru bisa dibilang lama. Dan 3 taun itu tanpa ada putus atau rehat yang diisi orang ketiga ato keempat.
M-P atau A-B, itu sungguh2 dimaksudkan buat orang yang udah menjadi keluarga atau menikah. Janganlah mengecilkan atau membesarkan sesuatu yang ngga pada tempatnya. Dan sebutan M-P/A-B dihubungan berpacaran menurut gw adalah sesuatu yang KONYOL,LEBAY dan NORAK. Selevel alay.
Dan gw sungguh heran sama mereka yang bersedia ngelakuin itu, khususnya cewek. HEY YO, dimana hasil pendidikan dan kecerdasan lo???
Gw ngomong gini karena gw cewek. Tapi gw percaya, cewek bisa mengontrol hubungan yang sehat.Hubungan yang dihormati pasangannya dan orang lain.
Bukan hubungan (yang seperti) cacat mental macam;
nulis diwall pacarnya:
Ayah...Bunda kangen... [HOEK.]
atau komen di status pacar:
Papah, jaga kesehatan yahhh.. Baik2 disana..jangan lupa inget mamah... [dobel HOEK]
Jadi tolong banget deh buat para perempuan yang masih berakal sehat diluar sana... SADAR.
Pacar bukan suami dan tunangan atau calon suami belum tentu akhirnya menjadi suami. Simpan sebutan terbaik untuk suami kelak, siapapun ia. Dan gw harap, suami gw nanti ga pernah nyebut perempuan lain dengan sebutan yang hanya pantas untuk seorang istri.
Yakin sama orang yang bersama lo akan menjadi istri/suami lo nanti bukan berarti harus mendahului keadaan dengan memamerkan hal2 yang berlebihan kan? Yang udah nikah aja ga gitu2 amat.:p Gw berlebihan? Emang! Tapi ga selebai mereka2 yang kesindrom MPAB ini..haha. Its not romantic at all..NOORRRRAAAkkk..hahaha...
Menurut gw nama panggilan itu ga sepele kedengerannya, emang bisa sebagai doa. Tapi nyebut M-P/A-B ke pasangan yang belum resmi menjadi suami/istri, sama kayak memanggil Dokter ke seseorang yang dorong2 gerobak menjajakan sayuran. Kang Sayur ga bakal marah, paling hanya senyum2 aja. Dan orang2 disekelilingnya juga ga bakal protes. Paling ngetawain dalam hati. dan kalo pada akhirnya si kang Sayur mendapat gelar dokternya, siapa coba yang bayarin?? haahaahaa...
Buat yang udah lepas dari hubungan macem tu.. selamat ya, nak..semoga tidak terulang lagi... heheehehe...
Peace out.
Labels:
chei-thing,
feels,
free notes,
ga penting,
iseng,
lovething,
negatif,
ngelantur,
omelan,
pikiranku
Sunday, May 23, 2010
dalam klan abnormal..
Untuk seseorang yang mengkhawatirkan ketidaknormalannya disuatu sore... :D sorry telat, but this one is for youuuu....
=====================================================
Menurut gw, tiap orang abnormal dengan caranya masing2. Dan ada satu cara keabnormalan tertentu yang dimiliki/dilakukan mayoritas orang2, sehingga keabnormalan tersebut disebut normal.
Dan sebagian besar orang terisak saat ditinggalkan oleh orang2 yg dicintainya, meninggal misalnya. Atau diputusin atau mutusin pacar. Atau patah hati. Sebagian besar orang akan bilang, "Hey, lo nangis saat patah hati?, itu normal koq..." Pendapat tersebut memberi kesan bahwa orang2 yang ga pernah nangis saat patah hati adalah abnormal. Atau, orang yang ditinggal mati orang terkasihnya dan ga terlihat tersedu2 adalah suatu keadaan yang tidak normal.
Waktu Oma gw meninggal, gw merasakan kesedihan yang luar biasa, dan kesedihan itu lebih karena kesendirian oma dimasa akhir hidupnya. Tapi saat acara doa2 sampai makam ditutup. Gw seperti kebas. Ga ngerasa mau nangis atau apapun. Gw sempet liat nyokap dan adik gw netesin air mata, dan gw fikir gw bakal nangis saat peti ditutup(like most does). Gw bahkan masih bisa ketawa2 aja gitu. Yang ada difikiran gw saat itu, Oma sudah tenang bersama Tuhan. Dari pemakaman, gw langsung balik ke Royal lagi. Yah, sebelum tidur gw memang sempet nangis.Tapi cuma sebentar dan setelah itu gw cuma merasa kangen yang amat sangat. Perasaan sedih dimana gw ga bakal bisa nengokin Oma lagi.
Yah, gw memang abnormal karena sering kebas.
Kasus lain, di milis dogslovers pernah ada yang ngirimin gambar foto pasar pemotongan Anjing di Cina. Dan pagi itu, salah satu pagi terburuk dihidup gw. Gw ga bisa berhenti untuk ngeliat itu foto dan setelah foto terakhir gw masih ga bisa berhenti nangis selama 5 menit didepan monitor. Rekan gw dimeja sebelah sampe terheran2. Dan rada kaget campur khawatir ngeliat gw yg (biasanya supercuek dan dingin) tiba2 terisak2 begitu. Untungnya di kantor, di ruangan besar itu gw cuma berdua aja. Abnormal? Terserah, gw ga nyakitin apapun.
Kepedean dan supernarsis. Itu gw kalo menghadapi cowok2 dilingkungan gw. Gw bukan tipe yang cantik dimata semua orang. Dan kadang hal itu bikin gw (akui) sedikit defensif; superketus kalo ada kritik (bentuk)fisik walopun ga ditujukan ke gw. Dan narsis; gw suka bilang untuk jangan ngerebutin gw kalo ada 2 atau lebih teman/rekan cowok yg lagi berdebat(soal apapun).. Itu sering gw lakuin dari dulu dan menghasilkan tampang sebal yg lucu dari temen2kuliah gw(yg 80%nya cowok2 sok macho yang menganggap perempuan seharusnya bersikap malu2 atau manis). Atau kalo ada cowok yg sok2an muji2 gw, dengan cuek gw bilang "Emmang,..baru tau ya?" atau "dari dulu kaliii.." hahaha.. Dan biasanya gw ga bakal dipuji2 lagi. Tujuan gw tercapai;yang muji kapok. Bukannya ga seneng dipuji, tapi dulu hati gw sebenernya malu kalo denger pujian terang2an. Jadi buat nyetop itu semua,mending belagak sengak. hihi.. sampe si pacar pernah pengakuan dosa sama gw, dulu sempet sebel bgt sama gw yang sikapnya sombong dan sok kecakepan soalnya sengak saat nanggepin pujian(yg menurut gw saat itu basa basi) Dan dengan jujur gw bilang karena gw emg ga mau keliatan baik dan bikin banyak cowok naksir.Maklum, dikampus yg sebagian besar cowok bikin gw selalu ngerasa ga aman sama perasaan. Cuma sebagai bahan rebutan yang ga sungguh2 worth it. Abnormalkah gw? ya sangat. Di saat sebagian besar cewek bisa menikmati jadi bahan rebutan, gw malah merasa ga aman karena gw sadar gw tidak seistimewa itu. Sulit mengenali ketulusan, dan sikap skeptis bikin gw ketus dan terlalu to the point terhadap hal2 yang menurut gw berbelit2.
Menurut gw ga pa2 koq merasa bersikap abnormal kadang2 ataupun setiap saat, selama ga menyakiti diri sendiri dan orang lain.
Dan seaneh apapun kita merasa, yakin deh kita bukan satu2nya2 orang yang bersikap begitu.
Rancu ya tulisannya? maklum yaw,..yang nulis kan ga termasuk dalam klan normal.. hahaha...
=====================================================
Menurut gw, tiap orang abnormal dengan caranya masing2. Dan ada satu cara keabnormalan tertentu yang dimiliki/dilakukan mayoritas orang2, sehingga keabnormalan tersebut disebut normal.
Dan sebagian besar orang terisak saat ditinggalkan oleh orang2 yg dicintainya, meninggal misalnya. Atau diputusin atau mutusin pacar. Atau patah hati. Sebagian besar orang akan bilang, "Hey, lo nangis saat patah hati?, itu normal koq..." Pendapat tersebut memberi kesan bahwa orang2 yang ga pernah nangis saat patah hati adalah abnormal. Atau, orang yang ditinggal mati orang terkasihnya dan ga terlihat tersedu2 adalah suatu keadaan yang tidak normal.
Waktu Oma gw meninggal, gw merasakan kesedihan yang luar biasa, dan kesedihan itu lebih karena kesendirian oma dimasa akhir hidupnya. Tapi saat acara doa2 sampai makam ditutup. Gw seperti kebas. Ga ngerasa mau nangis atau apapun. Gw sempet liat nyokap dan adik gw netesin air mata, dan gw fikir gw bakal nangis saat peti ditutup(like most does). Gw bahkan masih bisa ketawa2 aja gitu. Yang ada difikiran gw saat itu, Oma sudah tenang bersama Tuhan. Dari pemakaman, gw langsung balik ke Royal lagi. Yah, sebelum tidur gw memang sempet nangis.Tapi cuma sebentar dan setelah itu gw cuma merasa kangen yang amat sangat. Perasaan sedih dimana gw ga bakal bisa nengokin Oma lagi.
Yah, gw memang abnormal karena sering kebas.
Kasus lain, di milis dogslovers pernah ada yang ngirimin gambar foto pasar pemotongan Anjing di Cina. Dan pagi itu, salah satu pagi terburuk dihidup gw. Gw ga bisa berhenti untuk ngeliat itu foto dan setelah foto terakhir gw masih ga bisa berhenti nangis selama 5 menit didepan monitor. Rekan gw dimeja sebelah sampe terheran2. Dan rada kaget campur khawatir ngeliat gw yg (biasanya supercuek dan dingin) tiba2 terisak2 begitu. Untungnya di kantor, di ruangan besar itu gw cuma berdua aja. Abnormal? Terserah, gw ga nyakitin apapun.
Kepedean dan supernarsis. Itu gw kalo menghadapi cowok2 dilingkungan gw. Gw bukan tipe yang cantik dimata semua orang. Dan kadang hal itu bikin gw (akui) sedikit defensif; superketus kalo ada kritik (bentuk)fisik walopun ga ditujukan ke gw. Dan narsis; gw suka bilang untuk jangan ngerebutin gw kalo ada 2 atau lebih teman/rekan cowok yg lagi berdebat(soal apapun).. Itu sering gw lakuin dari dulu dan menghasilkan tampang sebal yg lucu dari temen2kuliah gw(yg 80%nya cowok2 sok macho yang menganggap perempuan seharusnya bersikap malu2 atau manis). Atau kalo ada cowok yg sok2an muji2 gw, dengan cuek gw bilang "Emmang,..baru tau ya?" atau "dari dulu kaliii.." hahaha.. Dan biasanya gw ga bakal dipuji2 lagi. Tujuan gw tercapai;yang muji kapok. Bukannya ga seneng dipuji, tapi dulu hati gw sebenernya malu kalo denger pujian terang2an. Jadi buat nyetop itu semua,mending belagak sengak. hihi.. sampe si pacar pernah pengakuan dosa sama gw, dulu sempet sebel bgt sama gw yang sikapnya sombong dan sok kecakepan soalnya sengak saat nanggepin pujian(yg menurut gw saat itu basa basi) Dan dengan jujur gw bilang karena gw emg ga mau keliatan baik dan bikin banyak cowok naksir.Maklum, dikampus yg sebagian besar cowok bikin gw selalu ngerasa ga aman sama perasaan. Cuma sebagai bahan rebutan yang ga sungguh2 worth it. Abnormalkah gw? ya sangat. Di saat sebagian besar cewek bisa menikmati jadi bahan rebutan, gw malah merasa ga aman karena gw sadar gw tidak seistimewa itu. Sulit mengenali ketulusan, dan sikap skeptis bikin gw ketus dan terlalu to the point terhadap hal2 yang menurut gw berbelit2.
Menurut gw ga pa2 koq merasa bersikap abnormal kadang2 ataupun setiap saat, selama ga menyakiti diri sendiri dan orang lain.
Dan seaneh apapun kita merasa, yakin deh kita bukan satu2nya2 orang yang bersikap begitu.
Rancu ya tulisannya? maklum yaw,..yang nulis kan ga termasuk dalam klan normal.. hahaha...
Labels:
chei-thing,
feels,
free notes,
ngelantur,
Njawab,
pikiranku
Saturday, May 8, 2010
Menahan dendam
Nahan dendam adalah hal yang paling gw hindari dalam hidup. Sama kayak membekukan prasangka buruk. Membekukan dalam artian menyimpan prasangka buruk tersebut ditempat terdingin sehingga tersimpan awet selama bertahun2 dan prasangka tersebut membusuk menjadi dendam.
Gw bisa dibilang sebagai orang yang jaraaaaaaaaang sekali punya prasangka buruk. Berteman dengan berbagai macam tipe orang makin meluaskan pandangan gw untuk tidak membekukan suatu prasangka buruk. Gw beberapa kali tertipu, dibohongi atau di khianati oleh orang yang sama. Tapi gw ga dendam. Sakit hati, ya. Kecewa, banget. Tapi tidak mendendam alias menyimpan prasangka buruk yang sudah busuk.
Gw cenderung membiarkan orang2 yang menggunjingkan gw. Selama gw ga denger, maka gw ga akan sakit hati. Dan ketidakpedulian gw itu menolong gw dalam melawan rasa penasaran. Yeah, kadang sikap masa bodo lebih baik dalam menghadapi gunjingan atau fitnahan. Selama ga merugikan gw secara moral dan material.
Gw sendiri pernah berprasangka buruk. Bahkan terhadap sahabat2 gw sendiri. Rasa sebel dan kecewa, sebagai manusia pasti ada. Tapi satu hal gw sadari dengan pasti, gw sendiri bukan teman yg sempurna.Dan prasangka2 gw itu bukanlah hal yg penting yang harus dipermasalahkan sampe bertahun2.dan disimpan untuk jadi bahan permasalahan.
Saat gw berpikir buruk ttg temen baik gw, yg gw lakukan pertama adalah fokus sama kebaikan2 dia dan kekurangan2 gw. Misalnya: dy ga pernah mau dateng ke rumah gw? tapi dy selalu senang hati menerima gw dan menjamu gw ditempatnya. atau, gw ga pernah ditelpon?seengganya dy selalu ada saat gw pengen curhat dan melayani curhatan gw yang panjang lebar di jam berapapun. Dengan begitu, gw ga akan terlalu mempermasalahkan prasangka gw lagi dan melupakannya. Ya. Harus dienyahkan supaya tidak tersimpan dengan sengaja.
Misalnya ga berhasil, selanjutnya yang gw lakukan saat merasa menyimpan prasangka buruk adalah MEMBICARAKANNYA. ENtah langsung pada yg gw prasangkain, atau sama sahabat lain yang netral dan positif thinking. Dan dalam membicarakan itu, gw mengatur tujuan gw adalah untuk menghilangkan prasangka buruk, bukan untuk mencari dukungan.
yang kedua adalah PERCAYA. Apapun alasan/penjelasan teman baik gw atau sahabat gw lain dalam mengkonter prasangka gw, gw harus membuka telinga dan hati seluas2nya. Yakini sepenuhnya dengan tulus bahwa yang gw rasakan itu bukan hal yang benar.
Kalo setelah berbagai penjelasan tapi prasangka itu ga bisa hilang. Maka ABAIKAN. Dan jangan pernah anggap diri yang berprasangka itu patut berprasangka. Karena dengan begitu maka gw temen yang buruk. Dan ga pantes menuntut apa2 sebagai teman.Ga tulus.
Intinya sih, daripada menahan dendam, lebih baik menahan diri.
gw ga bisa mengontrol orang lain untuk bersikap sesuai keinginan gw, tapi gw bisa mengontrol diri gw sendiri sesuai etika ga tertulis dalam bersosialisasi.
ttd,
perempuan jahat bergaya yang punya etika haha haha
:D
Gw bisa dibilang sebagai orang yang jaraaaaaaaaang sekali punya prasangka buruk. Berteman dengan berbagai macam tipe orang makin meluaskan pandangan gw untuk tidak membekukan suatu prasangka buruk. Gw beberapa kali tertipu, dibohongi atau di khianati oleh orang yang sama. Tapi gw ga dendam. Sakit hati, ya. Kecewa, banget. Tapi tidak mendendam alias menyimpan prasangka buruk yang sudah busuk.
Gw cenderung membiarkan orang2 yang menggunjingkan gw. Selama gw ga denger, maka gw ga akan sakit hati. Dan ketidakpedulian gw itu menolong gw dalam melawan rasa penasaran. Yeah, kadang sikap masa bodo lebih baik dalam menghadapi gunjingan atau fitnahan. Selama ga merugikan gw secara moral dan material.
Gw sendiri pernah berprasangka buruk. Bahkan terhadap sahabat2 gw sendiri. Rasa sebel dan kecewa, sebagai manusia pasti ada. Tapi satu hal gw sadari dengan pasti, gw sendiri bukan teman yg sempurna.Dan prasangka2 gw itu bukanlah hal yg penting yang harus dipermasalahkan sampe bertahun2.dan disimpan untuk jadi bahan permasalahan.
Saat gw berpikir buruk ttg temen baik gw, yg gw lakukan pertama adalah fokus sama kebaikan2 dia dan kekurangan2 gw. Misalnya: dy ga pernah mau dateng ke rumah gw? tapi dy selalu senang hati menerima gw dan menjamu gw ditempatnya. atau, gw ga pernah ditelpon?seengganya dy selalu ada saat gw pengen curhat dan melayani curhatan gw yang panjang lebar di jam berapapun. Dengan begitu, gw ga akan terlalu mempermasalahkan prasangka gw lagi dan melupakannya. Ya. Harus dienyahkan supaya tidak tersimpan dengan sengaja.
Misalnya ga berhasil, selanjutnya yang gw lakukan saat merasa menyimpan prasangka buruk adalah MEMBICARAKANNYA. ENtah langsung pada yg gw prasangkain, atau sama sahabat lain yang netral dan positif thinking. Dan dalam membicarakan itu, gw mengatur tujuan gw adalah untuk menghilangkan prasangka buruk, bukan untuk mencari dukungan.
yang kedua adalah PERCAYA. Apapun alasan/penjelasan teman baik gw atau sahabat gw lain dalam mengkonter prasangka gw, gw harus membuka telinga dan hati seluas2nya. Yakini sepenuhnya dengan tulus bahwa yang gw rasakan itu bukan hal yang benar.
Kalo setelah berbagai penjelasan tapi prasangka itu ga bisa hilang. Maka ABAIKAN. Dan jangan pernah anggap diri yang berprasangka itu patut berprasangka. Karena dengan begitu maka gw temen yang buruk. Dan ga pantes menuntut apa2 sebagai teman.Ga tulus.
Intinya sih, daripada menahan dendam, lebih baik menahan diri.
gw ga bisa mengontrol orang lain untuk bersikap sesuai keinginan gw, tapi gw bisa mengontrol diri gw sendiri sesuai etika ga tertulis dalam bersosialisasi.
ttd,
perempuan jahat bergaya yang punya etika haha haha
:D
Friday, April 23, 2010
Buku-Buku-Buku jadi kado
Baca adalah salah satu hobi gw.
tapi jujur aja, gw ga pernah baca buku yang berat2. kalo yang berat fisiknya sih iya, tapi kalo berat isinya sih, ngga juga..hehe..
[caption id="attachment_426" align="aligncenter" width="225" caption="buruan dong bacanya! aku juga mau pinjem bukunya.."]
[/caption]
Buku yang gw sukai hanya satu tipe: Happy Ending. Gw ga bisa baca buku yang terlalu menyedihkan, bertele2 dan realistis. Yah, sebut gw pemimpi, tapi buat gw, buku adalah dunia pelarian gw saat gw lelah dengan dunia nyata. Refreshing.
Jaman kecil, nyokap mengarahkan gw ke dongeng2 Hans Christian Andersen. Trus ada Seri Cerita Rakyat. Trus cerita2 Enid Blyton. gw inget dulu beliau bacain komik strip bobo waktu gw kecil; Bona gajah kecil berbelalai panjang. Si Juwita dan Sirik, Nirmala dan Oki.
Dulu, masa kecil, setiap ke Mall, kami langsung ke toko buku. Ga perlu ke toko mainan atau toko baju. Sampai sekarang kebiasaan itu berlanjut, setiap ke mall, ga peduli apa tujuannya, kalo belum masuk toko buku, rasanya ga afdol, walopun cuma liat2 dan ga beli apa2.
awal2 jadian, waktu tau gw suka baca, si M ngebeliin gw buku Islami yang La tahzan, Jadilah Wanita yang Paling Bahagia. dan sungguh mati, gw ga cocok bacanya dan sekarang buku itu entah dimana. Bukan berarti buku itu jelek, bagus koq sebenernya, tapi ga cocok aja sama gw. Udah gitu pengarangnya cowok, HE? Maap2, i dont really think he knows about women's happiness. Yah, pokoknya intinya ga cocok sama gw. I dont need to be told how to be a happy woman esp. by a man.
Nah, kado buku kedua, ganti dong,... waktu itu gw abis baca buku Abarat karangan Clive Barker, imajinasinya lumayan gila dan detail, dan isinya ada lukisan2(ilustrasi oleh si pengarang)-bener2. rencananya si Abarat ini akan ada 4 buku, gw nunggu2 banget. Waktu buku kedua keluar, dibeliin doooong..ihihihihhi...muachmuach.
Kado buku ketiga adalah kayak 2 hal yang gw cintai jadi satu. Buku dan anjing. Untuk pertama kalinya, gw punya novel dimana tokoh utamanya itu anjing superbadung. Yup, Marley and Me jadi koleksi gw berkat si M. Soalnya tadinya gw emang ga niat beli(cuma mau niat nonton filmnya) secara katanya bukunya sedih. Dan ya, dengan sukses gw tertawa dan menangis tiap baca buku itu. Tapi gw tetep menganggap buku itu happy ending secara si Marley happy seumur hidup. Yah, kadang gw emang konyol menganggap kebahagiaan seekor anjing itu lebih penting daripada kesenangan manusia.
Trus pernah dikasi kado novel anak2 sama sahabat gw yang juga menggemari cerita fiksi fantasi, yang judulnya Benih Cinta di Hutan Pesona,iya tau, judulnya emang kedengeran dewasa sekali :D, tapi beneran buku anak2 koq, Pangeran, putri dan naga. Karangan Patricia Wrede. Looove that book. Romantis yang polos.

ehm, omong2, buku terberat yang pernah gw baca itu karangannya Dan Brown-Da Vinci Code. Berat dari segi isi, dan fisik, baru minjem sih, belom kebeli. Secara target gw lengkapin serial Harry Potter dulu,.xixixix,..baru punya 4-5-6 nih,.. bacanya udah, memilikinya belom.
Btw, gw baru tau kalo sekarang hari Buku sedunia. Dan memang menginspirasi gw buat nulis ini.
Huhuhu...kapan ya bisa rampung nulis 1 buku??
tapi jujur aja, gw ga pernah baca buku yang berat2. kalo yang berat fisiknya sih iya, tapi kalo berat isinya sih, ngga juga..hehe..
[caption id="attachment_426" align="aligncenter" width="225" caption="buruan dong bacanya! aku juga mau pinjem bukunya.."]
Buku yang gw sukai hanya satu tipe: Happy Ending. Gw ga bisa baca buku yang terlalu menyedihkan, bertele2 dan realistis. Yah, sebut gw pemimpi, tapi buat gw, buku adalah dunia pelarian gw saat gw lelah dengan dunia nyata. Refreshing.
Jaman kecil, nyokap mengarahkan gw ke dongeng2 Hans Christian Andersen. Trus ada Seri Cerita Rakyat. Trus cerita2 Enid Blyton. gw inget dulu beliau bacain komik strip bobo waktu gw kecil; Bona gajah kecil berbelalai panjang. Si Juwita dan Sirik, Nirmala dan Oki.
Dulu, masa kecil, setiap ke Mall, kami langsung ke toko buku. Ga perlu ke toko mainan atau toko baju. Sampai sekarang kebiasaan itu berlanjut, setiap ke mall, ga peduli apa tujuannya, kalo belum masuk toko buku, rasanya ga afdol, walopun cuma liat2 dan ga beli apa2.
awal2 jadian, waktu tau gw suka baca, si M ngebeliin gw buku Islami yang La tahzan, Jadilah Wanita yang Paling Bahagia. dan sungguh mati, gw ga cocok bacanya dan sekarang buku itu entah dimana. Bukan berarti buku itu jelek, bagus koq sebenernya, tapi ga cocok aja sama gw. Udah gitu pengarangnya cowok, HE? Maap2, i dont really think he knows about women's happiness. Yah, pokoknya intinya ga cocok sama gw. I dont need to be told how to be a happy woman esp. by a man.
Nah, kado buku kedua, ganti dong,... waktu itu gw abis baca buku Abarat karangan Clive Barker, imajinasinya lumayan gila dan detail, dan isinya ada lukisan2(ilustrasi oleh si pengarang)-bener2. rencananya si Abarat ini akan ada 4 buku, gw nunggu2 banget. Waktu buku kedua keluar, dibeliin doooong..ihihihihhi...muachmuach.
Kado buku ketiga adalah kayak 2 hal yang gw cintai jadi satu. Buku dan anjing. Untuk pertama kalinya, gw punya novel dimana tokoh utamanya itu anjing superbadung. Yup, Marley and Me jadi koleksi gw berkat si M. Soalnya tadinya gw emang ga niat beli(cuma mau niat nonton filmnya) secara katanya bukunya sedih. Dan ya, dengan sukses gw tertawa dan menangis tiap baca buku itu. Tapi gw tetep menganggap buku itu happy ending secara si Marley happy seumur hidup. Yah, kadang gw emang konyol menganggap kebahagiaan seekor anjing itu lebih penting daripada kesenangan manusia.
Trus pernah dikasi kado novel anak2 sama sahabat gw yang juga menggemari cerita fiksi fantasi, yang judulnya Benih Cinta di Hutan Pesona,iya tau, judulnya emang kedengeran dewasa sekali :D, tapi beneran buku anak2 koq, Pangeran, putri dan naga. Karangan Patricia Wrede. Looove that book. Romantis yang polos.
ehm, omong2, buku terberat yang pernah gw baca itu karangannya Dan Brown-Da Vinci Code. Berat dari segi isi, dan fisik, baru minjem sih, belom kebeli. Secara target gw lengkapin serial Harry Potter dulu,.xixixix,..baru punya 4-5-6 nih,.. bacanya udah, memilikinya belom.
Btw, gw baru tau kalo sekarang hari Buku sedunia. Dan memang menginspirasi gw buat nulis ini.
Huhuhu...kapan ya bisa rampung nulis 1 buku??
Labels:
anjing,
chei-thing,
free notes,
iseng,
ngelantur,
pikiranku
Wednesday, April 21, 2010
Dilbert, my funny guy..
Dilbert, ini salah satu komik pendek favorit gw. Dengan gaya acuh, masa bodo cenderung kurang ajar, punya boss yang rambutnya kayak tanduk dan temen2 yang superpede. Pertama gw liat dari kiriman e-mail kantor, langsung gw googling dan jatuh hati.
Dilbert ini kartun bikinan Scott Adams, orang Amerika. Isinya sindiran kebijakan kantor yang ngeribetin karyawannya dan sikap bos-karyawannya yang aneh-aneh.
ini poto bung Scott Adams:

Kumpulan strip komik Dilbert bisa dilihat disini
hehe..
berikut kumpulan2 Dilbert favorit gw..
Enjoy!!!






Dilbert ini kartun bikinan Scott Adams, orang Amerika. Isinya sindiran kebijakan kantor yang ngeribetin karyawannya dan sikap bos-karyawannya yang aneh-aneh.
ini poto bung Scott Adams:
Kumpulan strip komik Dilbert bisa dilihat disini
hehe..
berikut kumpulan2 Dilbert favorit gw..
Enjoy!!!
Labels:
chei-thing,
free notes,
giggly,
In english,
iseng,
ngelantur
Tuesday, April 20, 2010
si Cewek Posesif
Posesif??
hari gini dalam hubungan emang kudu posesif..:D
itu kalo menurut gw,...
secara banyak banget makhluk2 cantik kemaruk yang ga cukup dapet perhatian dari 1 cowok. jadi maunya diperhatiin juga sama cowok2 yang sudah dimiliki orang lain.
Kemaren ada email, dy ketakutan dianggap posesif sama pacarnya. trus nanya, batas2 posesif itu apa.
Nah, kalo menurut gw pribadi, posesif itu perlu, yang penting caranya.
Intinya seperti biasa; Jangan Lebay.
Nih, ciri2 posesif lebay:
Hampir setiap saat mau tau dimana, kemana, ama siapa. bahkan saat doi lagi (ada acara/ngobrol) ama keluarganya, harus mau ngeladenin keinginan kita buat ngobrol lama dan panjang lebar. Astaga, haus perhatian banget sih???
Ngambek, cemberut dan bete lama2, bahkan cenderung ngamuk, pas si doi (NGGA) SENGAJA terpana ma cewek cantik yang kebetulan melintas. Maunya diliatin terus, si doi ga boleh sedikit pun berpaling dari kita. HOEKs. Bahkan cowok pun bisa bosen kalo harus terus2an melototin Dian Sastro ato Angelina Jolie.
Si doi punya sahabat cewek yang udah ada sebelum kita jadian? Kalo cuma satu2nya, boleh lah agak cemburu. Tapi kalo banyak dan kita ga suka SEMUAnya?? wah,..coba koreksi diri. Cenderung posesif lebay tuh,..
Ngekor doi saat dia lagi mau jalan sama temen2nya? Sah2 aja (kita cemburu) kalo diantara gengnya ada temen ceweknya(atau malah mantannya!!), tapi ngotot ngikut padahal itu acaranya yang ikut cowok semua? ih,..ente posesip... Dan bisa disebut posesip juga kalo saat doi ngajak pas kita ga bisa, trus kita jadi ngotot ngelarang doi ikutan juga. yeeeeee... ?!
Ngatur jadwal. Tiap waktu luang dia, harus dihabisin bareng2. Iiiiih,..males banget deh.. harusnya seimbang lah,..antara keluarga, pacar dan sahabat. Kalo udah nikah sih beda ya,.. tapi kalo masih pacaran??
=====================================================
Gw pribadi mengaku sebagai pacar yang posesif. Gw ga suka cowok gw nganter2 cewek lain tanpa seizin gw, dan untungnya juga si pacar ga (pernah ketauan) suka nganter2 cewek2lain. Gw ikhlas saat cowok gw digoda, atau diflirting dengan genit oleh cewek lain, tapi gw ga ikhlas dy menanggapi atau keliatan antusias saat digenitin. Cool dikit dong!
Intinya sih ngerasa nyaman. Posesif atau ngga, ga akan bisa menjamin hubungan baik2 aja. Gw posesif, tapi hubungan gw baik2 aja karena ketemu sama orang yang posesif juga..:D jadi batas kami sama. Dan lebih saling ngerti untuk menghindari sikap yang bisa memancing rasa cemburu atau marah.
Buat gw, posesif(atau diposesifin) itu perlu, asal ga berlebihan. Buat ngingetin dan ngebiasain bahwa ada orang yang bisa terganggu kalo gw ga jaga sikap.
Jadi? Posesif atau cuek?
hari gini dalam hubungan emang kudu posesif..:D
itu kalo menurut gw,...
secara banyak banget makhluk2 cantik kemaruk yang ga cukup dapet perhatian dari 1 cowok. jadi maunya diperhatiin juga sama cowok2 yang sudah dimiliki orang lain.
Kemaren ada email, dy ketakutan dianggap posesif sama pacarnya. trus nanya, batas2 posesif itu apa.
Nah, kalo menurut gw pribadi, posesif itu perlu, yang penting caranya.
Intinya seperti biasa; Jangan Lebay.
Nih, ciri2 posesif lebay:
Hampir setiap saat mau tau dimana, kemana, ama siapa. bahkan saat doi lagi (ada acara/ngobrol) ama keluarganya, harus mau ngeladenin keinginan kita buat ngobrol lama dan panjang lebar. Astaga, haus perhatian banget sih???
Ngambek, cemberut dan bete lama2, bahkan cenderung ngamuk, pas si doi (NGGA) SENGAJA terpana ma cewek cantik yang kebetulan melintas. Maunya diliatin terus, si doi ga boleh sedikit pun berpaling dari kita. HOEKs. Bahkan cowok pun bisa bosen kalo harus terus2an melototin Dian Sastro ato Angelina Jolie.
Si doi punya sahabat cewek yang udah ada sebelum kita jadian? Kalo cuma satu2nya, boleh lah agak cemburu. Tapi kalo banyak dan kita ga suka SEMUAnya?? wah,..coba koreksi diri. Cenderung posesif lebay tuh,..
Ngekor doi saat dia lagi mau jalan sama temen2nya? Sah2 aja (kita cemburu) kalo diantara gengnya ada temen ceweknya(atau malah mantannya!!), tapi ngotot ngikut padahal itu acaranya yang ikut cowok semua? ih,..ente posesip... Dan bisa disebut posesip juga kalo saat doi ngajak pas kita ga bisa, trus kita jadi ngotot ngelarang doi ikutan juga. yeeeeee... ?!
Ngatur jadwal. Tiap waktu luang dia, harus dihabisin bareng2. Iiiiih,..males banget deh.. harusnya seimbang lah,..antara keluarga, pacar dan sahabat. Kalo udah nikah sih beda ya,.. tapi kalo masih pacaran??
=====================================================
Gw pribadi mengaku sebagai pacar yang posesif. Gw ga suka cowok gw nganter2 cewek lain tanpa seizin gw, dan untungnya juga si pacar ga (pernah ketauan) suka nganter2 cewek2lain. Gw ikhlas saat cowok gw digoda, atau diflirting dengan genit oleh cewek lain, tapi gw ga ikhlas dy menanggapi atau keliatan antusias saat digenitin. Cool dikit dong!
Intinya sih ngerasa nyaman. Posesif atau ngga, ga akan bisa menjamin hubungan baik2 aja. Gw posesif, tapi hubungan gw baik2 aja karena ketemu sama orang yang posesif juga..:D jadi batas kami sama. Dan lebih saling ngerti untuk menghindari sikap yang bisa memancing rasa cemburu atau marah.
Buat gw, posesif(atau diposesifin) itu perlu, asal ga berlebihan. Buat ngingetin dan ngebiasain bahwa ada orang yang bisa terganggu kalo gw ga jaga sikap.
Jadi? Posesif atau cuek?
Monday, April 5, 2010
Na'ah, not really..
Di suatu siang, jam istirahat, makan rame2 di saung sederhana samping kantor, pas lagi bikin karedog di Ulang Taun salah seorang rekan. Salah seorang expat yang lagi dihire kantor dateng menghampiri dan menyapa ramah. Trus dy menolak saat ditawarin nyobain karedog, "alergi kacang", katanya.
"So, what is the news and partying about?" tanyanya.
trus dijawab sama temen gw: "It's Mr.N B'day, paaakkk..."
Salah satu habit kantor gw adalah ga melepas title 'Pak' walaupun udah ngenglish ngomongnya...:D -- atau cuma gw dan temen gw aja yg gitu ya?? hehe..
Trus, dengan gaya meyakinkan, si mister bilang tepat ke gw dan temen gw; "Do you know that in Australia, we will have holiday on our birthday.." katanya sambil ngangguk2 pasti. --dan si mister ini emang asalnya dari Australia.
Gw yang ga yakin langsung spontan bilang.."Nooo..."
si mister menatap gw langsung dimata dan bilang: "yeah,..it's true.."
Gw yang masih ga yakin secara gw ga pernah denger aturan begitu bilang: "Really...??!!"
Trus si mister langsung belagak menggeleng2 sedih sambil bilang: "Na'ah,..not really.."
Gw -- GUBRAK.
Temen gw -- mendengus keras nunjukkin sikap sebal,..xixixi..
======================================================
Beberapa hari kemudian, hari Jumat mendekati tanggal 14 February. Si mister lagi ke meja gw minta diprinin sesuatu. trus ngajak ngobrol basa basi. Ujung2nya ngomongin soal valentine yang jatuh hari minggu.
si mister nanya gw: "So, where will you go this weekend? It's valentines day.."
"Weekend is my time to relaxing at home.. no matter what day it is. How about you, pak? do you have any special plan?" gw balik nanya.
"well, yeah maybe...i am planning just to cruise in around the town.." katanya sambil manggut2 megang dagu. "I prefer to stay out of the house.." lanjutnya sambil nyengir.
Gw pun lanjut bilang: "well lucky you...do you know that in here, our police woman giving out free chocolate bar on valentines day to pedestrian. So if you happen to meet any policewoman when you're walking down the street, you could get a free chocolate bar. But only from policewoman. Policeman wont do."
Si mister setengah ngangkat alis, muka curiga dan ga percaya-harap2cemas namun tetep nanya: "really..???"
gw masang tampang sedih bilang: "na'ah,..unfortunately..not really.."
Si mister cuma bisa nyengir pasrah sambil ngomong,.."ah,..it's all coming back to me now.."
=====================
Emangnye ente aje nyang bisa ngibul, mister..xixixi...
"So, what is the news and partying about?" tanyanya.
trus dijawab sama temen gw: "It's Mr.N B'day, paaakkk..."
Salah satu habit kantor gw adalah ga melepas title 'Pak' walaupun udah ngenglish ngomongnya...:D -- atau cuma gw dan temen gw aja yg gitu ya?? hehe..
Trus, dengan gaya meyakinkan, si mister bilang tepat ke gw dan temen gw; "Do you know that in Australia, we will have holiday on our birthday.." katanya sambil ngangguk2 pasti. --dan si mister ini emang asalnya dari Australia.
Gw yang ga yakin langsung spontan bilang.."Nooo..."
si mister menatap gw langsung dimata dan bilang: "yeah,..it's true.."
Gw yang masih ga yakin secara gw ga pernah denger aturan begitu bilang: "Really...??!!"
Trus si mister langsung belagak menggeleng2 sedih sambil bilang: "Na'ah,..not really.."
Gw -- GUBRAK.
Temen gw -- mendengus keras nunjukkin sikap sebal,..xixixi..
======================================================
Beberapa hari kemudian, hari Jumat mendekati tanggal 14 February. Si mister lagi ke meja gw minta diprinin sesuatu. trus ngajak ngobrol basa basi. Ujung2nya ngomongin soal valentine yang jatuh hari minggu.
si mister nanya gw: "So, where will you go this weekend? It's valentines day.."
"Weekend is my time to relaxing at home.. no matter what day it is. How about you, pak? do you have any special plan?" gw balik nanya.
"well, yeah maybe...i am planning just to cruise in around the town.." katanya sambil manggut2 megang dagu. "I prefer to stay out of the house.." lanjutnya sambil nyengir.
Gw pun lanjut bilang: "well lucky you...do you know that in here, our police woman giving out free chocolate bar on valentines day to pedestrian. So if you happen to meet any policewoman when you're walking down the street, you could get a free chocolate bar. But only from policewoman. Policeman wont do."
Si mister setengah ngangkat alis, muka curiga dan ga percaya-harap2cemas namun tetep nanya: "really..???"
gw masang tampang sedih bilang: "na'ah,..unfortunately..not really.."
Si mister cuma bisa nyengir pasrah sambil ngomong,.."ah,..it's all coming back to me now.."
=====================
Emangnye ente aje nyang bisa ngibul, mister..xixixi...
Labels:
chei-thing,
expathing,
giggly,
In english,
ngelantur
Tuesday, March 23, 2010
batas privasi pasangan
Hmm,..kali ini, berdasarkan e-mail seorang cewek bingung di milis, gw mau ngebahas soal batas privasi pasangan.
Secara gw belum menikah, yang bakal gw bahas adalah area privasi pasangan yang belum menikah.
Menurut gw, kalo seseorang pacaran serius dan tulus, maka batas privasinya hanyalah sebatas waktu dan fisik. Sementara kalau HP, password facebook, password e-mail dll, itu gw lebih memilih bersama dengan orang yang bisa dengan nyaman berbagi itu semua dengan gw.
Gw bebas ngutak ngatik HP gw dan sebaliknya, buka sms yg baru masuk nerima telfon buat dy, login FBnya buat maenin petsosnya dan dy login FB gw buat maenin Airline manager. Saling tau password email masing2.
Bahkan dari segi keuangan, gw berbagi informasi mengenai kondisi keuangan masing2 kepada pasangan gw. Well, we planned to get married, dan gw merasa kami harus tau kondisi masing2 dan kebiasaan berbelanja masing2.
Mungkin jadinya aneh, trus, batas privasinya dimana dong???
Kalau gw pribadi, privasi yang gw butuhkan adalah waktu sendiri untuk bersama sahabat2 perempuan gw. Tuker cerita, berbagi, bercanda bareng2. privasi yang gw butuhkan(dan pasangan gw berikan) adalah untuk dapat beli sesuatu dengan uang gw sendiri tanpa harus konfirm dulu.Dibiarkan sendiri, bisa menghabiskan waktu bersama piaraan dan keluarga inti gw juga merupakan privasi yang menyenangkan.Boleh pergi kemana aja yang gw suka(walaupun jam malam tetep berlaku..:p), mengenakan baju yg gw suka(walopun ada batas keterbukaan yang berlaku)
Itu privasi gw. Mungkin agak melenceng dari arti sebenernya ya, tapi buat gw, ketidakikutcampuran dy dalam beberapa hal di hidup gw adalah privasi gw. Dan kebebasan yang gw dan pasangan gw butuhkan pastinya berbeda dengan pasangan lain.
Dan privasi yang pasangan gw butuhkan pun sederhana; tidak diganggu saat tidur/istirahat.
Menurut gw hubungan yang damai adalah hubungan yang berbagi lebih banyak daripada menyimpan lebih banyak.
[polldaddy poll=2945848]
Secara gw belum menikah, yang bakal gw bahas adalah area privasi pasangan yang belum menikah.
Menurut gw, kalo seseorang pacaran serius dan tulus, maka batas privasinya hanyalah sebatas waktu dan fisik. Sementara kalau HP, password facebook, password e-mail dll, itu gw lebih memilih bersama dengan orang yang bisa dengan nyaman berbagi itu semua dengan gw.
Gw bebas ngutak ngatik HP gw dan sebaliknya, buka sms yg baru masuk nerima telfon buat dy, login FBnya buat maenin petsosnya dan dy login FB gw buat maenin Airline manager. Saling tau password email masing2.
Bahkan dari segi keuangan, gw berbagi informasi mengenai kondisi keuangan masing2 kepada pasangan gw. Well, we planned to get married, dan gw merasa kami harus tau kondisi masing2 dan kebiasaan berbelanja masing2.
Mungkin jadinya aneh, trus, batas privasinya dimana dong???
Kalau gw pribadi, privasi yang gw butuhkan adalah waktu sendiri untuk bersama sahabat2 perempuan gw. Tuker cerita, berbagi, bercanda bareng2. privasi yang gw butuhkan(dan pasangan gw berikan) adalah untuk dapat beli sesuatu dengan uang gw sendiri tanpa harus konfirm dulu.Dibiarkan sendiri, bisa menghabiskan waktu bersama piaraan dan keluarga inti gw juga merupakan privasi yang menyenangkan.Boleh pergi kemana aja yang gw suka(walaupun jam malam tetep berlaku..:p), mengenakan baju yg gw suka(walopun ada batas keterbukaan yang berlaku)
Itu privasi gw. Mungkin agak melenceng dari arti sebenernya ya, tapi buat gw, ketidakikutcampuran dy dalam beberapa hal di hidup gw adalah privasi gw. Dan kebebasan yang gw dan pasangan gw butuhkan pastinya berbeda dengan pasangan lain.
Dan privasi yang pasangan gw butuhkan pun sederhana; tidak diganggu saat tidur/istirahat.
Menurut gw hubungan yang damai adalah hubungan yang berbagi lebih banyak daripada menyimpan lebih banyak.
[polldaddy poll=2945848]
Labels:
chei-thing,
feels,
free notes,
lovething,
MZM,
ngelantur,
pikiranku,
poll-ing
Monday, March 22, 2010
They really did it..
Merasa bingung, aneh,heran sama sikap sese/beberapa orang yang pernah kamu temui dalam hidup???
Hehe..ini dia, daftar hitam sikap orang2 yang bikin gw geleng2 kepala, heran, aneh dan kadang jijik plus kasihan sama mereka. Gw juga bukan orang suci, gw banyak menyembunyikan keburukan gw. Tapi yang pasti gw ga akan melakukan hal2 dibawah ini.
Dan mereka sungguh ada, bukan rekaan gw.
1.Kupret
Ni perempuan suka tuker2an CD Bokep sama bapak2 rekan kerjanya. Terserahlah soal bokep, tapi bayangin dong tukeran sama bapak2 suami orang..?? diluar nalar gw banget. Umurnya udah 30an belom merid. Trus pas akhirnya mau merid, seminggu sebelum acara, dy jalan berdua, nonton sama cowok lain, dan mau diapa2in disana. Ciuman, diraba2 dan hal2 intim yg terlihat saat cahaya film dibioskop lagi terang. Semoga sih udah sembuh sekarang, pan udah jilbaban..
2.Kurcaci
Doi laganya aliiiiiiiiiiiim bener. Sering ngingetin ke cewek2 buat pake kerudung, trus kalo ngomong ga jauh2 dari ayat Al QUran dan Al HAdits. penuh nasihat dan petuah. Tapiiiiiiii, satu ketika seorang cewek yang satu kantor ama dy ngeluh,kalo lagi ga ada bos besar, doi suka nyetel bokep kenceng2(tanpa bos, diruangan itu cuma ada 3 orang dengan 1 cewek 2 cowok). Ga peduli keberadaan si cewek yang sungguh ga nyaman.Gw cuma bilang; Ga ada otaknye ye tu orang. Gw suruh si cewek buat bilang ke bos besarnya. Tapi si cewek cuma menggeleng, dan malah kasihan sama tu kurcaci; ada masalah sama istrinya kali. katanya. terserah lo deh pren, kalo sekantor ma gw kayak begitu, jangan harap. Beneran gw aduin ke bos gw!!
3.Eksis
Didepan C ngeluhin si A, di depan si A ngeluhin C. Ngadu2 omongan. trus pas di konfirm, pura2 pingsan, bikin heboh dan narik simpati sekeliling. Yah, ia melakukannya. Kasihan.
4.Biawak
Setiap ada orang yg bawa2 sesuatu(makanan/hadiah/oleh2), dia teriak; MAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU....
5.Morphy
Ga peduli kondisinya,keadaannya dan alasannya, sodaranya bener, orang lain yang blangsak. Hobinya nyeritain betapa buruknya kelakuan rival dan betapa malangnya sodaranya.Kadang jadi international Gossip loh,..dari timur tengah sampe australia.
6.
Ngopi percakapan pribadi rekannya dari kompi si rekan,pas jam istirahat, buat disampein ke yang bersangkutan. Dan yang parahnya, si pengkhianat juga suka ngeluhin yang bersangkutan ke yang dikhianatin. weird.
7.
Cowok yang sikapnya super alim ini curhat buanyakkkk banget ttg keburukan mantannya sama gebetannya. yang berkhianat lah, manfaatin lah, pokoknya super parah, sampe najis2 dsb2. Trus si mantan yang ga ikhlas ngelepasin pohon duitnya, masih ngejar2 nelpon2 sampe maksa2 nginep dirumah ortu si cowok--yeah, si cewek jilbaban--,saat si cowok jadian sama si gebetan. Sicowok sampe sumpah2 demi Allah udah selesai sama si mantan.nah, setelah beberapa lama,si pacar baru ngerasa ada yg ga beres sama hubungan mereka. diputusin lah si cowok. tepat 2 minggu kemudian, sicowok balikan sama mantannya. ouch.
Moral of the story: Rajin ngaji, sembahyang dan santun ga menjamin seorang cowok bisa dipercaya/dipegang kata2nya. Beware, ladies..
8.
Suka sekali menasihati, memberi petunjuk dan arahan hidup. Tapi sayang, tidak menerima feedback.Dalam artian, defensif banget kalo nerima nasihat balik.hehe.makanya nasihatnya ga masuk ke gw.Gw juga jadi saksi hidup betapa ketusnya si nyonya P ini menerima masukan dari gw. Dengan ketus dy bilang: "Lo sih ga ngerasain di posisi gw!! ntar lo aja coba rasain sendiri kalo diposisi gw..." atau dengan sok manja bilang.."Biarin...huu..abisnya pengen/mau/ga mau.."
well, yeah.Sejak itu gw ga ngasih masukan kalo dy ga mulai duluan.
9.
Boong supaya dibantu ma gue. Halaaaaaaaaaaah,..gw tau lo bo'ong. tapi gw diem aja. Gw yang bodoh atau...?? :D Nope. Gw bantu karena memang gw BISA bantu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Well, segitu lah sikap2 yang beneran ada dan pernah hadir dikehidupan gw. Gw ga bilang mereka buruk atau apa. Mereka cuma ngelakuin hal2 yang ga mungkin dan mudah2an ga akan pernah gw lakukan dalam kondisi apapun. Semoga. Dan meskipun begitu, gw sadar koq, hal2 menjijikkan yang mereka lakukan, TIDAK menjadikan gw sebagai orang yang lebih baik daripada mereka.
salam orang (sok) suci...
whehehe.. untung sahabat2 gw gak ada yang kayak gitu..
Hehe..ini dia, daftar hitam sikap orang2 yang bikin gw geleng2 kepala, heran, aneh dan kadang jijik plus kasihan sama mereka. Gw juga bukan orang suci, gw banyak menyembunyikan keburukan gw. Tapi yang pasti gw ga akan melakukan hal2 dibawah ini.
Dan mereka sungguh ada, bukan rekaan gw.
1.Kupret
Ni perempuan suka tuker2an CD Bokep sama bapak2 rekan kerjanya. Terserahlah soal bokep, tapi bayangin dong tukeran sama bapak2 suami orang..?? diluar nalar gw banget. Umurnya udah 30an belom merid. Trus pas akhirnya mau merid, seminggu sebelum acara, dy jalan berdua, nonton sama cowok lain, dan mau diapa2in disana. Ciuman, diraba2 dan hal2 intim yg terlihat saat cahaya film dibioskop lagi terang. Semoga sih udah sembuh sekarang, pan udah jilbaban..
2.Kurcaci
Doi laganya aliiiiiiiiiiiim bener. Sering ngingetin ke cewek2 buat pake kerudung, trus kalo ngomong ga jauh2 dari ayat Al QUran dan Al HAdits. penuh nasihat dan petuah. Tapiiiiiiii, satu ketika seorang cewek yang satu kantor ama dy ngeluh,kalo lagi ga ada bos besar, doi suka nyetel bokep kenceng2(tanpa bos, diruangan itu cuma ada 3 orang dengan 1 cewek 2 cowok). Ga peduli keberadaan si cewek yang sungguh ga nyaman.Gw cuma bilang; Ga ada otaknye ye tu orang. Gw suruh si cewek buat bilang ke bos besarnya. Tapi si cewek cuma menggeleng, dan malah kasihan sama tu kurcaci; ada masalah sama istrinya kali. katanya. terserah lo deh pren, kalo sekantor ma gw kayak begitu, jangan harap. Beneran gw aduin ke bos gw!!
3.Eksis
Didepan C ngeluhin si A, di depan si A ngeluhin C. Ngadu2 omongan. trus pas di konfirm, pura2 pingsan, bikin heboh dan narik simpati sekeliling. Yah, ia melakukannya. Kasihan.
4.Biawak
Setiap ada orang yg bawa2 sesuatu(makanan/hadiah/oleh2), dia teriak; MAUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU....
5.Morphy
Ga peduli kondisinya,keadaannya dan alasannya, sodaranya bener, orang lain yang blangsak. Hobinya nyeritain betapa buruknya kelakuan rival dan betapa malangnya sodaranya.Kadang jadi international Gossip loh,..dari timur tengah sampe australia.
6.
Ngopi percakapan pribadi rekannya dari kompi si rekan,pas jam istirahat, buat disampein ke yang bersangkutan. Dan yang parahnya, si pengkhianat juga suka ngeluhin yang bersangkutan ke yang dikhianatin. weird.
7.
Cowok yang sikapnya super alim ini curhat buanyakkkk banget ttg keburukan mantannya sama gebetannya. yang berkhianat lah, manfaatin lah, pokoknya super parah, sampe najis2 dsb2. Trus si mantan yang ga ikhlas ngelepasin pohon duitnya, masih ngejar2 nelpon2 sampe maksa2 nginep dirumah ortu si cowok--yeah, si cewek jilbaban--,saat si cowok jadian sama si gebetan. Sicowok sampe sumpah2 demi Allah udah selesai sama si mantan.nah, setelah beberapa lama,si pacar baru ngerasa ada yg ga beres sama hubungan mereka. diputusin lah si cowok. tepat 2 minggu kemudian, sicowok balikan sama mantannya. ouch.
Moral of the story: Rajin ngaji, sembahyang dan santun ga menjamin seorang cowok bisa dipercaya/dipegang kata2nya. Beware, ladies..
8.
Suka sekali menasihati, memberi petunjuk dan arahan hidup. Tapi sayang, tidak menerima feedback.Dalam artian, defensif banget kalo nerima nasihat balik.hehe.makanya nasihatnya ga masuk ke gw.Gw juga jadi saksi hidup betapa ketusnya si nyonya P ini menerima masukan dari gw. Dengan ketus dy bilang: "Lo sih ga ngerasain di posisi gw!! ntar lo aja coba rasain sendiri kalo diposisi gw..." atau dengan sok manja bilang.."Biarin...huu..abisnya pengen/mau/ga mau.."
well, yeah.Sejak itu gw ga ngasih masukan kalo dy ga mulai duluan.
9.
Boong supaya dibantu ma gue. Halaaaaaaaaaaah,..gw tau lo bo'ong. tapi gw diem aja. Gw yang bodoh atau...?? :D Nope. Gw bantu karena memang gw BISA bantu.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------
Well, segitu lah sikap2 yang beneran ada dan pernah hadir dikehidupan gw. Gw ga bilang mereka buruk atau apa. Mereka cuma ngelakuin hal2 yang ga mungkin dan mudah2an ga akan pernah gw lakukan dalam kondisi apapun. Semoga. Dan meskipun begitu, gw sadar koq, hal2 menjijikkan yang mereka lakukan, TIDAK menjadikan gw sebagai orang yang lebih baik daripada mereka.
salam orang (sok) suci...
whehehe.. untung sahabat2 gw gak ada yang kayak gitu..
Sunday, March 21, 2010
Bukan becandaan..
Ada beberapa hal yang ga akan pernah jadi bahan becandaan buat gw, dan akan memancing emosi gw untuk menjawab dengan sesengit2nya walaupun becandaan itu ga ditujukan buat gw. Yang berakhir dengan si tukang ngecengin yg kupingnya panas nahan malu atau emosi.
This is it..*ngikutin chef farah quinn
1. Bentuk badan
Gw paling emosi, kalo ada orang yg ngomentarin atau ngecengin bentuk badan orang lain, khususnya cewek. Kalo sampe ada yg ngecengin bentuk badan temen gw di depan gw, ga ragu, langsung tu orang gw yg sahutin dengan jutek sejuteknya. kalo cuma sekedar ngomong: "eh, gemuk(kurus)an ya?" atau "tambah gemuk/kurus aja.." itu masih bisa disahutin dengan senyum sinis atau jawaban santai: "iya nih, hepi terus sih,.." atau "iya, emang lg pengen ngurangin berat.." Tapi kalo udah nyangkut2in sama makan mis; "Eh lo makan jangan banyak2, udah gendut/gemuk/gede juga badannya.." atau menggunakan kata2 seperti gembrot, itu udah pasti gw sahutin dengan sinis. Paling halus adalah: "lah terserah gw(saya) dong,..pacar saya aja ga protes, badan badan saya, makan juga ga minta sama lo/bapak/kamu/anda. Ga usah ngurusin ukuran saya, urusin aja ukuran keluarga lo/anda/bapak/kamu sendiri." trus kalo langsung dicengin "gitu aja marah," atau "ambekan" atau "becanda kalee.." sahutin lagi sambil pergi; "becanda lo/nya ga lucu dan ga mutu.." That's me dealing with the physical insult. Yang paling konyol waktu gw denger seorang cowok bilang ke rekan ceweknya kalo badannya gembrot kayak sapi. duh, pengen gw sobek2 mulutnya, ato minimal harga dirinya lah.. Untung ga pas depan gw ngomongnya..
2. Sakit
Gw ga akan pernah menghina orang yang lagi sakit. sekonyol apapun. selucu apapun. seaneh apapun. sehina apapun. Karena yang namanya sakit itu kuasa Tuhan. Bukan kuasa manusia. Makanya gw marah sekali saat dituduh menghina orang yang lagi sakit. Sampe gw ngerasa, orang yg nuduh gw kayak gitu, ga pantes buat mengenal pribadi gw lebih lanjut atau untuk social networking. Mending kalo langsung nuduh, ini cuma berani ngomongin gw dibelakang, bahwa gw menghina2 orang yg lagi sakit. UGh. Emosi lagi kalo inget. Gw juga pernah ngamuk2, waktu temen gw cerita kalo bosnya bilang gini waktu dy mau izin pulang karena suaminya mendadak sakit: "ngapain lo pulang?kan udah ada emaknya??" --waktu itu temen gw emang kondisinya punya rumah nempel sebelahan sama rumah mertuanya. UUUUUUUhh..becanda ato ngga, bawaan gw mau nabok kalo ngeliat bosnya yg laganya kayak ustad tapi sikapnya kadang bangsad.
Kalo balasan pedas gw tak tersalurkan, gw cuma bisa nyumpahin dlm hati supaya si tukang nyela no.1 dapet pasangan sesuai hal yang dicelanya dan si penyela no.2 dapet musibah seperti yang dicelanya.
Yuk mari ngecengin buat seneng2.. dan cengan yang sukses menurut gw adalah cengan yang bisa bikin orang yang dicengin ikut ketawa, minimal cemberut pura2.. Bisa? yang ga bisa, latian dulu sono ma cermin!!
This is it..*ngikutin chef farah quinn
1. Bentuk badan
Gw paling emosi, kalo ada orang yg ngomentarin atau ngecengin bentuk badan orang lain, khususnya cewek. Kalo sampe ada yg ngecengin bentuk badan temen gw di depan gw, ga ragu, langsung tu orang gw yg sahutin dengan jutek sejuteknya. kalo cuma sekedar ngomong: "eh, gemuk(kurus)an ya?" atau "tambah gemuk/kurus aja.." itu masih bisa disahutin dengan senyum sinis atau jawaban santai: "iya nih, hepi terus sih,.." atau "iya, emang lg pengen ngurangin berat.." Tapi kalo udah nyangkut2in sama makan mis; "Eh lo makan jangan banyak2, udah gendut/gemuk/gede juga badannya.." atau menggunakan kata2 seperti gembrot, itu udah pasti gw sahutin dengan sinis. Paling halus adalah: "lah terserah gw(saya) dong,..pacar saya aja ga protes, badan badan saya, makan juga ga minta sama lo/bapak/kamu/anda. Ga usah ngurusin ukuran saya, urusin aja ukuran keluarga lo/anda/bapak/kamu sendiri." trus kalo langsung dicengin "gitu aja marah," atau "ambekan" atau "becanda kalee.." sahutin lagi sambil pergi; "becanda lo/nya ga lucu dan ga mutu.." That's me dealing with the physical insult. Yang paling konyol waktu gw denger seorang cowok bilang ke rekan ceweknya kalo badannya gembrot kayak sapi. duh, pengen gw sobek2 mulutnya, ato minimal harga dirinya lah.. Untung ga pas depan gw ngomongnya..
2. Sakit
Gw ga akan pernah menghina orang yang lagi sakit. sekonyol apapun. selucu apapun. seaneh apapun. sehina apapun. Karena yang namanya sakit itu kuasa Tuhan. Bukan kuasa manusia. Makanya gw marah sekali saat dituduh menghina orang yang lagi sakit. Sampe gw ngerasa, orang yg nuduh gw kayak gitu, ga pantes buat mengenal pribadi gw lebih lanjut atau untuk social networking. Mending kalo langsung nuduh, ini cuma berani ngomongin gw dibelakang, bahwa gw menghina2 orang yg lagi sakit. UGh. Emosi lagi kalo inget. Gw juga pernah ngamuk2, waktu temen gw cerita kalo bosnya bilang gini waktu dy mau izin pulang karena suaminya mendadak sakit: "ngapain lo pulang?kan udah ada emaknya??" --waktu itu temen gw emang kondisinya punya rumah nempel sebelahan sama rumah mertuanya. UUUUUUUhh..becanda ato ngga, bawaan gw mau nabok kalo ngeliat bosnya yg laganya kayak ustad tapi sikapnya kadang bangsad.
Kalo balasan pedas gw tak tersalurkan, gw cuma bisa nyumpahin dlm hati supaya si tukang nyela no.1 dapet pasangan sesuai hal yang dicelanya dan si penyela no.2 dapet musibah seperti yang dicelanya.
Yuk mari ngecengin buat seneng2.. dan cengan yang sukses menurut gw adalah cengan yang bisa bikin orang yang dicengin ikut ketawa, minimal cemberut pura2.. Bisa? yang ga bisa, latian dulu sono ma cermin!!
Labels:
feels,
free notes,
iseng,
kesel beratzz..,
negatif,
ngelantur,
omelan
Saturday, March 13, 2010
Saudari
Salah satu kenikmatan malam minggu buat gw adalah ngabisin waktu sama adik2 gw..
Makan enak, berbagi cerita apa aja, dari gosip ga penting sampe komentar ga penting.
BAik cerita tentang diri sendiri atau lingkungan sekitar. We just love to laugh together. Kadang ngebahas kelakuan orang lain yg diikuti petuah2 konyol. Biasanya yg jadi sasaran si bungsu.. Margons dengan sotoy, abis cerita tentang seorang kenalannya yg ga bisa ngehargain bantuan orang lain, sambil geleng2 kepala bilang; "tu lip.. ga boleh gitu lip.." trus liphliph cengar cengir sambil ngerjap2in matanya kayak cacingan..
Trus ngomentarin apa aja. Film, mobil anggota dewan sampe cerita2 lebay yang bikin kita ketawa2.
I just love the moment.
Dan gw suka heran, cenderung simpati sama orang yg ga bisa akur sama saudaranya sendiri. Kalo yang gw liat dasarnya rasa iri. Ga terima kalau saudaranya dapet lebih. Lupa kalau ada yang namanya giliran.
Sementara gw dan adik2 gw selalu dididik buat saling mendukung, saling membahagiakan, saling bantu. Saling sebel itu biasa. Tapi tidak untuk dipelihara. Paling jadi bahan geleng2 kepala. Trus ngerti aja. Ga kebayang kalo ga akur sama sodara. Di rumah pasti ga betah.Apalagi gw bertiga perempuan. Terlalu rugi buat ga akur ma sodara perempuan.
Contohnya gw, berkat jadwal gajian yang beda 15 hari, gw ma margons seringnya gantian nraktir. Kadang saling kredit2an. hihi.. senangnyaaa.. trus sama liphliph, yang jago naek motor, minta dianter kemenoooooong aje, *selama ga lagi pms, dy dengan senang hati nganter.Ga ada itung2an. We give what we could give. Nyokap bisa marah kalo kami itung2an. "sama sodara aja itungan!!!" itu gerutu beliau waktu nemu kasus persaudaraan lain yang penuh perhitungan satu sama lain.
Gw bersyukur, adik2gw juga ga pernah ribet ngitung.Liphliph ga pernah sekalipun minta sesuatu, seperti kadang gw denger adik2nya temen2 gw yg manja sama kakaknya. Kalo liphliph malah seringnya perlu diyakinin kalo gw nyuruh dy ngambil sesuatu.Mentang2 gw sering ngeluh ga punya duit,..hohoho..
Intinya sih buat gw,walopun adik2 gw ga sebaik yg sekarang,gw sebagai saudarinya, bakal selalu berusaha nyenengin mereka, ikut seneng kalo mereka seneng ato dapet rezeki yg lebih besar dari gw dan ga nuntut mereka untuk membalas kebaikan yg gw lakuin. Seperti layaknya sahabat sejati. Saudari seharusnya bisa bersikap lebih baik.
Kalo gw bisa punya sahabat yg notabene orang asing, gw harusnya bisa jadi sahabat yang baik buat adik2 gw sendiri.
Senyebelin2nya sikap mereka, gw pun adakalanya lebih menyebalkan lagi.
Tunjukkin aja rasa sayang, gifts will do. Tapi jangan pernah ngarepin dikadoin balik ya.. Pamrih cuma akan menghasilkan kekecewaan. Kita bakal lebih hepi ngedapetin sesuatu yg ga kita harapkan..
Intinya, love your siblings but never expect them to love you back. Sekian dari gw, semoga selalu akur dan support..
Makan enak, berbagi cerita apa aja, dari gosip ga penting sampe komentar ga penting.
BAik cerita tentang diri sendiri atau lingkungan sekitar. We just love to laugh together. Kadang ngebahas kelakuan orang lain yg diikuti petuah2 konyol. Biasanya yg jadi sasaran si bungsu.. Margons dengan sotoy, abis cerita tentang seorang kenalannya yg ga bisa ngehargain bantuan orang lain, sambil geleng2 kepala bilang; "tu lip.. ga boleh gitu lip.." trus liphliph cengar cengir sambil ngerjap2in matanya kayak cacingan..
Trus ngomentarin apa aja. Film, mobil anggota dewan sampe cerita2 lebay yang bikin kita ketawa2.
I just love the moment.
Dan gw suka heran, cenderung simpati sama orang yg ga bisa akur sama saudaranya sendiri. Kalo yang gw liat dasarnya rasa iri. Ga terima kalau saudaranya dapet lebih. Lupa kalau ada yang namanya giliran.
Sementara gw dan adik2 gw selalu dididik buat saling mendukung, saling membahagiakan, saling bantu. Saling sebel itu biasa. Tapi tidak untuk dipelihara. Paling jadi bahan geleng2 kepala. Trus ngerti aja. Ga kebayang kalo ga akur sama sodara. Di rumah pasti ga betah.Apalagi gw bertiga perempuan. Terlalu rugi buat ga akur ma sodara perempuan.
Contohnya gw, berkat jadwal gajian yang beda 15 hari, gw ma margons seringnya gantian nraktir. Kadang saling kredit2an. hihi.. senangnyaaa.. trus sama liphliph, yang jago naek motor, minta dianter kemenoooooong aje, *selama ga lagi pms, dy dengan senang hati nganter.Ga ada itung2an. We give what we could give. Nyokap bisa marah kalo kami itung2an. "sama sodara aja itungan!!!" itu gerutu beliau waktu nemu kasus persaudaraan lain yang penuh perhitungan satu sama lain.
Gw bersyukur, adik2gw juga ga pernah ribet ngitung.Liphliph ga pernah sekalipun minta sesuatu, seperti kadang gw denger adik2nya temen2 gw yg manja sama kakaknya. Kalo liphliph malah seringnya perlu diyakinin kalo gw nyuruh dy ngambil sesuatu.Mentang2 gw sering ngeluh ga punya duit,..hohoho..
Intinya sih buat gw,walopun adik2 gw ga sebaik yg sekarang,gw sebagai saudarinya, bakal selalu berusaha nyenengin mereka, ikut seneng kalo mereka seneng ato dapet rezeki yg lebih besar dari gw dan ga nuntut mereka untuk membalas kebaikan yg gw lakuin. Seperti layaknya sahabat sejati. Saudari seharusnya bisa bersikap lebih baik.
Kalo gw bisa punya sahabat yg notabene orang asing, gw harusnya bisa jadi sahabat yang baik buat adik2 gw sendiri.
Senyebelin2nya sikap mereka, gw pun adakalanya lebih menyebalkan lagi.
Tunjukkin aja rasa sayang, gifts will do. Tapi jangan pernah ngarepin dikadoin balik ya.. Pamrih cuma akan menghasilkan kekecewaan. Kita bakal lebih hepi ngedapetin sesuatu yg ga kita harapkan..
Intinya, love your siblings but never expect them to love you back. Sekian dari gw, semoga selalu akur dan support..
Monday, March 8, 2010
terkuras
Menyusul kondisi nge-drop/jatuh sakit, gw PMS.
Berakibat capek fisik dan psikis. Perasaan tertekan.
Beberapa temen ada yang supportive, ada lagi yang nyinyir. nuduh gw sensi lah, lebay lah atau gampang tersinggung. Duh, kalo gw jawab sambil ngomel2 sih boleh lah bilang gw begitu, lha gw kalo nyaut juga baik2 aja dan ga pake marah. kenapa jadi nyudutin gw? Tapi gw pikir, orang2 itu, bakalan malah seneng kalo gw tambah marah, jadi kebukti kan omongan mereka kalo gw itu sensi/pemarah/gampang tersinggung. Serrba salah.
Emang susah nemuin orang yg bisa selalu positif thinking sama kita. Kadang, cuma dibibir aja. Lip service. Tapi teteup gerundel atau misuh2. contohnya: "Aku tau koq kamu baik,.. tapi koq kamu pake anting idung sih,..buat apa sih,..kan aneh.. dosa tau,... gw ga nyaman deh ngeliatnya,...jelek,.. gw ga suka banget ngeliatnya.." Cape deh.
Positif thinking itu ga pake embel2. Ga suka ya tinggalkan atau abaikan. Bukannya membahas sesuatu yang bukan hak-nya atau kurang pada tempatnya.
Seorang sahabat, tidak mengkoreksi tapi menjaga dan mengobati. Akan balas menggigit jika digigit, tapi tanpa kepalsuan dan kepura2an.
Dalam persahabatan, bukan sopan santun yang penting, tapi ketulusan dan keterusterangan.
Hari ini gw terkuras. Letih. Airmata sudah kering. Perasaan sudah hampa.
Kangen housemate gw... hiks,..I hope she's ok.healthy&always happy.
Katanya kalo kita terlalu senang, musti siap karena bentar lagi mau sedih. begitu juga sebaliknya kali ya?? Sekarang gw terlampau sedih, apa karena mau senang?? besok sih mau ikut nyak ke Tajur, jadi juru poto buat acara jalan2nya. maklum, gw kan belom pernah ke tajur, jadi emang pengen banget ikut. mudah2an gw bisa serap yg baik2 supaya jiwa yang udah terkuras ini ga terus2an kisut..
salam kisut aja deh..
5S = semoga semua selalu senang sekali..
Berakibat capek fisik dan psikis. Perasaan tertekan.
Beberapa temen ada yang supportive, ada lagi yang nyinyir. nuduh gw sensi lah, lebay lah atau gampang tersinggung. Duh, kalo gw jawab sambil ngomel2 sih boleh lah bilang gw begitu, lha gw kalo nyaut juga baik2 aja dan ga pake marah. kenapa jadi nyudutin gw? Tapi gw pikir, orang2 itu, bakalan malah seneng kalo gw tambah marah, jadi kebukti kan omongan mereka kalo gw itu sensi/pemarah/gampang tersinggung. Serrba salah.
Emang susah nemuin orang yg bisa selalu positif thinking sama kita. Kadang, cuma dibibir aja. Lip service. Tapi teteup gerundel atau misuh2. contohnya: "Aku tau koq kamu baik,.. tapi koq kamu pake anting idung sih,..buat apa sih,..kan aneh.. dosa tau,... gw ga nyaman deh ngeliatnya,...jelek,.. gw ga suka banget ngeliatnya.." Cape deh.
Positif thinking itu ga pake embel2. Ga suka ya tinggalkan atau abaikan. Bukannya membahas sesuatu yang bukan hak-nya atau kurang pada tempatnya.
Seorang sahabat, tidak mengkoreksi tapi menjaga dan mengobati. Akan balas menggigit jika digigit, tapi tanpa kepalsuan dan kepura2an.
Dalam persahabatan, bukan sopan santun yang penting, tapi ketulusan dan keterusterangan.
Hari ini gw terkuras. Letih. Airmata sudah kering. Perasaan sudah hampa.
Kangen housemate gw... hiks,..I hope she's ok.healthy&always happy.
Katanya kalo kita terlalu senang, musti siap karena bentar lagi mau sedih. begitu juga sebaliknya kali ya?? Sekarang gw terlampau sedih, apa karena mau senang?? besok sih mau ikut nyak ke Tajur, jadi juru poto buat acara jalan2nya. maklum, gw kan belom pernah ke tajur, jadi emang pengen banget ikut. mudah2an gw bisa serap yg baik2 supaya jiwa yang udah terkuras ini ga terus2an kisut..
salam kisut aja deh..
5S = semoga semua selalu senang sekali..
Labels:
feels,
free notes,
ga penting,
negatif,
ngelantur,
omelan,
pikiranku
Saturday, March 6, 2010
MONNYETTTT..!!!!
Malam ini, diperjalanan pulang dari nonton ALice in Wonderland, Margons -sang penyandang dana bersenang2 malam ini- sekaligus pemegang kemudi, Liplip sbg navigator/road officer, dan gw berperan sbg sang nona besar yg lagi sakit dikursi belakang, sibuk ngomel2in alay2 brmotor yang tampaknya makin merajalela di malam minggu ini. Dari yang boncengan bertiga, laju melenceng2, sampe yg ngebut gila2an, trus ngelambat trus ngebut lagi dst..
liplip jadi inget belom nyeritain ke margons ttg nyokap versus alay beberapa waktu lalu. Gw udah denger karena kejadiannya pas gw dirumah, jadi pas mereka pulang, gw langsung denger versi lengkapnya dan cekikikan ngebayangin perasaan(atau ego) si alay yang pastinya terluka. Sebelumnya, gw coba kasih gambaran singkat ttg nyokap;beliau ibu terbaik buat anak2nya, istri terbaik buat suaminya, perempuan hebat mengagumkan yang serba bisa dan mandiri. Superwoman. Berkarisma baik&penuh belas kasih sekaligus tegas dan galak. Dan terkenal pula. Kalo ada abang becak/ojek yg ga kenal nyokap gw, kemungkinan itu abang baru memulai kariernya plg lama 2 hari..:D Pokoknya nyokap gw eksis abis..
Nah, beberapa hari lalu nyokap nganter liplip les LIA. pulangnya sekitar jam 10an malem nyampe rumah. DI belokan yang mau masuk kerumah itulah kejadiannya; Jadi dari jalur kiri, mau belok ke kanan, tentu aja udah ngasih sen, buka kaca mobil dan belok pelan2,... mobil udah melintang setengah jalan, tiba2 ada motor yg teteup keukeuh nyalip dari kanan, yang bener2 bahaya banget soalnya dibelokan itu agak nurun yg bisa aja si motor kepleset. Spontan nyokap kaget, dan -menurut liplip- dengan segenap hati, sepenuh jiwa yang tulus spontan teriak "MONNNYYEEEEETTTT" pake suara plus tenaga dalem. Jadi suara nyokap beneran membahana dan kenceng banget, sampe si alay itu nengok,2 x. Dan abang2 ojek yg biasa mangkal disitu pada denger. Loud and Clear.
Mimpi apa si monyet coba?? kan kasian monyetnya, untung ga ada monyet yg denger.. itu komen gw waktu lip2 nyeritain ulang kisah nyokap&alay. tapi margons sambil cekakan malah nanya: "nyokap lagi pake jilbab gak tuh lip?? xixixixi"
hmmm... gw jadi kepikiran. emang kenapa kalo pake dan kenapa kalo engga? toh intinya sama aja; beliau menyumpah. apa klo lagi pake trus si alay bakal jadi sadar trus insap gitu? atau malah nyokap yg kena cap negatip karena ga bisa "jaim" padahal lg pake jilbab?
Jujur, gw juga seringnya mengharapkan "lebih" dari mereka yg selalu berkerudung. Tapi gw ga menghakimi kalopun terkadang ada yg ga "jaim" atau tiba2 ketauan ngelakuin hal2 yg dianggap melanggar etika(bukan norma) masyarakat. Inget dong hebohnya infotainment sama Zaskia yg ngerokok dan duduk ngangkang(walo pake rok lebar) diantara 2 cowok&liburan bareng Hanung-belum jadi suaminya- ke luar pulau(gw lupa pulau mana). Sementara Laudya Chintya Bella, liburan ke Singapore bareng pacarnya yg non muslim itu,foto pelukan pake hotpants(bella-nya, bukan chicconya), foto2seksinya megang botol minuman beralkohol rame2 sama cewek2 lain yang ga kalah seksi. Ga gitu ganggu publik/infotainment. Padahal, 2 orang itu waktu umrahnya sama2 ramai diliput infotainment.
Dulu M sempet request gw untuk mempertimbangkan pake kerudung. Tapi gw bilang; belum. Kalaupun mati muda, gw mungkin ga akan sempet make itu untuk sehari2. Sampe istighfar M :) tapi beberapa bulan kemudian, M menarik ucapannya. M bilang, mau gw apa adanya, yang penting baikhati dan berusaha tidak sombong. Ga apa ga pake kerudung, yang penting jangan pake baju yg seksi2. Gw (pake baju) sexy?? ya olooooh!! :p
Kerudung itu identitas muslimah. Harusnya harkat&martabatnya dijaga sebaik2nya. Yg mengenakannya mengintrepetasikan nilai yg dianut. Yang mengenakan kerudung memang seharusnya jaim sejaim2nya. Bukan dalam artian palsu, tapi lebih ke menahan diri. Menahan diri untuk pamer/riya/sombong/ketus/menghakimi. Yg gw liat beberapa kali, identitas itu dipakai untuk menutupi kebusukan individu. Banyak yg mencahayakan hati sih. yg baik dan beneran sesuai. tapi ada kalanya yg jadinya sering ngerasa paling benar. cenderung mudah mencibir tapi nangis mengaduh kalo dicibir balik. sombong. ada beberapa (di FB) memajang kemesraan(berlebihan)sebelum nikah.Ada lagi yg paling culun: masih pacaran/belum nikah, tapi make nama belakang cowoknya. atau manggil mamah-papah/ayah-bunda/pipi-mimi dst. HOEK-DOBEL HOEK. Dan mereka; berkerudung.
Gw jadi inget waktu naik kereta sama M, ada rombongan anak sekolah muslim, semua remaja putrinya berkerudung, dan salah satu dari mereka (berlagak atau kelihatan) sakit dan lebih memilih bersandar dengan nyaman dalam pelukan seorang cowok -yg kayaknya pacarnya- disebelah kirinya daripada besandar ke sahabat perempuannya yg duduk disebelah kanannya. Maklum?, mungkin kerudungannya terpaksa. Dipikiran gw mereka seperti monyet, yg terpaksa berkerudung,tapi ga bisa menahan diri untuk tidak bertingkah seperti monyet.
Yah. Apapun yg mereka lakukan. Mereka tetep lebih baik dari gw, seengganya mereka berkerudung. Menaati perintah Kitab Suci.Berkerudung lebih baik daripada tidak berkerudung.
Dan seperti biasa semboyan gw: WHO AM I TO JUDGE??
sorry ngelantur, dari monyet ke kerudung
well,..let's keep the monkeys to ourself but if it's Alay, releaaaaaaaase the monkeys..
liplip jadi inget belom nyeritain ke margons ttg nyokap versus alay beberapa waktu lalu. Gw udah denger karena kejadiannya pas gw dirumah, jadi pas mereka pulang, gw langsung denger versi lengkapnya dan cekikikan ngebayangin perasaan(atau ego) si alay yang pastinya terluka. Sebelumnya, gw coba kasih gambaran singkat ttg nyokap;beliau ibu terbaik buat anak2nya, istri terbaik buat suaminya, perempuan hebat mengagumkan yang serba bisa dan mandiri. Superwoman. Berkarisma baik&penuh belas kasih sekaligus tegas dan galak. Dan terkenal pula. Kalo ada abang becak/ojek yg ga kenal nyokap gw, kemungkinan itu abang baru memulai kariernya plg lama 2 hari..:D Pokoknya nyokap gw eksis abis..
Nah, beberapa hari lalu nyokap nganter liplip les LIA. pulangnya sekitar jam 10an malem nyampe rumah. DI belokan yang mau masuk kerumah itulah kejadiannya; Jadi dari jalur kiri, mau belok ke kanan, tentu aja udah ngasih sen, buka kaca mobil dan belok pelan2,... mobil udah melintang setengah jalan, tiba2 ada motor yg teteup keukeuh nyalip dari kanan, yang bener2 bahaya banget soalnya dibelokan itu agak nurun yg bisa aja si motor kepleset. Spontan nyokap kaget, dan -menurut liplip- dengan segenap hati, sepenuh jiwa yang tulus spontan teriak "MONNNYYEEEEETTTT" pake suara plus tenaga dalem. Jadi suara nyokap beneran membahana dan kenceng banget, sampe si alay itu nengok,2 x. Dan abang2 ojek yg biasa mangkal disitu pada denger. Loud and Clear.
Mimpi apa si monyet coba?? kan kasian monyetnya, untung ga ada monyet yg denger.. itu komen gw waktu lip2 nyeritain ulang kisah nyokap&alay. tapi margons sambil cekakan malah nanya: "nyokap lagi pake jilbab gak tuh lip?? xixixixi"
hmmm... gw jadi kepikiran. emang kenapa kalo pake dan kenapa kalo engga? toh intinya sama aja; beliau menyumpah. apa klo lagi pake trus si alay bakal jadi sadar trus insap gitu? atau malah nyokap yg kena cap negatip karena ga bisa "jaim" padahal lg pake jilbab?
Jujur, gw juga seringnya mengharapkan "lebih" dari mereka yg selalu berkerudung. Tapi gw ga menghakimi kalopun terkadang ada yg ga "jaim" atau tiba2 ketauan ngelakuin hal2 yg dianggap melanggar etika(bukan norma) masyarakat. Inget dong hebohnya infotainment sama Zaskia yg ngerokok dan duduk ngangkang(walo pake rok lebar) diantara 2 cowok&liburan bareng Hanung-belum jadi suaminya- ke luar pulau(gw lupa pulau mana). Sementara Laudya Chintya Bella, liburan ke Singapore bareng pacarnya yg non muslim itu,foto pelukan pake hotpants(bella-nya, bukan chicconya), foto2seksinya megang botol minuman beralkohol rame2 sama cewek2 lain yang ga kalah seksi. Ga gitu ganggu publik/infotainment. Padahal, 2 orang itu waktu umrahnya sama2 ramai diliput infotainment.
Dulu M sempet request gw untuk mempertimbangkan pake kerudung. Tapi gw bilang; belum. Kalaupun mati muda, gw mungkin ga akan sempet make itu untuk sehari2. Sampe istighfar M :) tapi beberapa bulan kemudian, M menarik ucapannya. M bilang, mau gw apa adanya, yang penting baikhati dan berusaha tidak sombong. Ga apa ga pake kerudung, yang penting jangan pake baju yg seksi2. Gw (pake baju) sexy?? ya olooooh!! :p
Kerudung itu identitas muslimah. Harusnya harkat&martabatnya dijaga sebaik2nya. Yg mengenakannya mengintrepetasikan nilai yg dianut. Yang mengenakan kerudung memang seharusnya jaim sejaim2nya. Bukan dalam artian palsu, tapi lebih ke menahan diri. Menahan diri untuk pamer/riya/sombong/ketus/menghakimi. Yg gw liat beberapa kali, identitas itu dipakai untuk menutupi kebusukan individu. Banyak yg mencahayakan hati sih. yg baik dan beneran sesuai. tapi ada kalanya yg jadinya sering ngerasa paling benar. cenderung mudah mencibir tapi nangis mengaduh kalo dicibir balik. sombong. ada beberapa (di FB) memajang kemesraan(berlebihan)sebelum nikah.Ada lagi yg paling culun: masih pacaran/belum nikah, tapi make nama belakang cowoknya. atau manggil mamah-papah/ayah-bunda/pipi-mimi dst. HOEK-DOBEL HOEK. Dan mereka; berkerudung.
Gw jadi inget waktu naik kereta sama M, ada rombongan anak sekolah muslim, semua remaja putrinya berkerudung, dan salah satu dari mereka (berlagak atau kelihatan) sakit dan lebih memilih bersandar dengan nyaman dalam pelukan seorang cowok -yg kayaknya pacarnya- disebelah kirinya daripada besandar ke sahabat perempuannya yg duduk disebelah kanannya. Maklum?, mungkin kerudungannya terpaksa. Dipikiran gw mereka seperti monyet, yg terpaksa berkerudung,tapi ga bisa menahan diri untuk tidak bertingkah seperti monyet.
Yah. Apapun yg mereka lakukan. Mereka tetep lebih baik dari gw, seengganya mereka berkerudung. Menaati perintah Kitab Suci.Berkerudung lebih baik daripada tidak berkerudung.
Dan seperti biasa semboyan gw: WHO AM I TO JUDGE??
sorry ngelantur, dari monyet ke kerudung
well,..let's keep the monkeys to ourself but if it's Alay, releaaaaaaaase the monkeys..
Labels:
free notes,
iseng,
Islamku,
MZM,
negatif,
ngelantur,
phillip's witches,
pikiranku
Thursday, March 4, 2010
Aaaaarrgghhh BETE!
Udah nulis panjang2 malah ilang,..! giliran ngepost malah masuk sedoparking...NAjong!!
apaan sih tuuuuuuuu??????
geblek...
domain ga jelas..siallll!!
apaan sih tuuuuuuuu??????
geblek...
domain ga jelas..siallll!!
Sunday, February 28, 2010
tetangge oh tetangge...
Sejak nempatin rumah nyicil hasil patungan gw dan M, sebut aja oren,

dari sekitar 6 bulan lalu, baru sekarang gw ngerasain(lebih tepatnya mikirin) ga enaknya punya tetangga usil..
Gw nempatin oren bareng sahabat yg berbaik hati (a.k.a Endah)

yang meminjamkan seluruh perabotannya untuk dipakai bersama supaya oren ga kosong melompong.:D
Gw&Endah sama2 pulang ke rumah masing2(Dia ke suaminya&gw ke rumah ortu) tiap jumat sore dan balik ke oren tiap senin. Tapi akhir2 ini gw lebih suka pulang minggu sore supaya ga kena macet senin.
Intinya sih, apapun yg gw lakukan, gw ga pernah sekalipun nginepin oren bareng M. Walau ada Endah sekalipun, dan walau oren punya 2 kamar, tetep gw(dan M) tetep ngerasa ga nyaman untuk bermalam di satu rumah. Intinya kami tetep berusaha sama2 jaga nama baik masing2 dan kenyamanan orang sekitar/terdekat kami.
Sampai suatu kejadian, setelah sekitar 2 minggu gw&Endah tinggal disana, disuatu minggu, Endah tetep di oren karena suaminya yang mau dateng dan menginap selama akhir pekan. Jumat malem suaminya endah dateng, dan minggu sore kembali ke rumah mereka.
Nah, satu minggu kemudian, si M nanya ke gw apa gw/endah suka dianter pulang sama orang kantor soalnya ada yang laporan ke dy kalo ada yang bilang sering ngeliat sedan parkir dicarport oren. dan katanya itu mobil pacarnya gw.
Oh oh.. gw heran, dan gw bilang ngga. si M jelas percaya gw..:p Dan katanya laporan tersebut didapet dari omongan temen kantornya yang denger dari orang yang rumahnya tetanggaan sama rumah gw.
Waddehell...
Gw bilang; setau gw sekali2nya ada sedan parkir itu pas suaminya endah dateng. dan itu ga sering, cuma sekali tapi memang 2 malam.
Pas gw konfirm ke endah, dy ngomel ga terima atas fitnahan itu, endah bilang, waktu dia lagi sama ujang, memang ada yang dateng nganter makanan. Dan yang nganter makanan juga dikenalin koq dan endah jelas2 konfirm kenalin ke sang tetangga kalo itu adalah suaminya.
Aneh. Soalnya M bilang kalo yg bilang ke temen kantornya kalo gw sering didatengin pacar bermobil sedan adalah sang tetangga yang waktu itu nganter makanan. Entah siapa memfitnah siapa, gw&M (serta endah) memilih untuk mengabaikan.
Kasus kedua adalah ketika M ngebantu temennya cari rumah kontrakan dikomplek kami. Dirumah yang satu deret dengan si oren, ada yang mengontrakkan rumahnya. Sang teman+istri pun dateng ke oren dan M yg menjamu mereka(kecil2an) dan nunjukkin rumah yang lagi mau dikontrakkin. Berhubung ga ketemu si pemilik, sang istri cuma nyatet no.telfon dan berencana telfon langsung. Dan ketika nelfon, si istri ditanya tau dari mana, dan lalu menjawab kalo direferensikan oleh si M, yang pemilik rumah oren. Dan kemudian si istri mendapat pertanyaan dari sipemilik; "Oh yang itu... itu orangnya udah nikah atau belum sih??"
:(

Ga enak banget perasaan gw. Kenapa si tetangga harus nanya sama orang lain dan bukannya nanya langsung sama gw/M?
Kalo bilang ga enak, sungguh lebih ga enak ditanya2in ke orang lain yang belum tentu ga gitu kenal kita.
Kalo diotak lo ada kalimat: "makanya cepet nikah aja kenapa sih? supaya tenang..dan ga bakal digosip2in aneh2" mending ga usah dikeluarkan, karena respon otak gw akan: "Oh shut up..!" dan mulut gw akan bilang: "sorry,..itu urusan gw&M pribadi, why, when or how, families will know and you might be will not."
=====================================================
“Communication. It's the first thing we really learn in life. Funny thing is, once we grow up, learn our words and really start talking, the harder it becomes to know what to say. Or how to ask for what we really need.”
-Meredith Grey (TV Series, Grey's Anatomy)
dari sekitar 6 bulan lalu, baru sekarang gw ngerasain(lebih tepatnya mikirin) ga enaknya punya tetangga usil..
Gw nempatin oren bareng sahabat yg berbaik hati (a.k.a Endah)
yang meminjamkan seluruh perabotannya untuk dipakai bersama supaya oren ga kosong melompong.:D
Gw&Endah sama2 pulang ke rumah masing2(Dia ke suaminya&gw ke rumah ortu) tiap jumat sore dan balik ke oren tiap senin. Tapi akhir2 ini gw lebih suka pulang minggu sore supaya ga kena macet senin.
Intinya sih, apapun yg gw lakukan, gw ga pernah sekalipun nginepin oren bareng M. Walau ada Endah sekalipun, dan walau oren punya 2 kamar, tetep gw(dan M) tetep ngerasa ga nyaman untuk bermalam di satu rumah. Intinya kami tetep berusaha sama2 jaga nama baik masing2 dan kenyamanan orang sekitar/terdekat kami.
Sampai suatu kejadian, setelah sekitar 2 minggu gw&Endah tinggal disana, disuatu minggu, Endah tetep di oren karena suaminya yang mau dateng dan menginap selama akhir pekan. Jumat malem suaminya endah dateng, dan minggu sore kembali ke rumah mereka.
Nah, satu minggu kemudian, si M nanya ke gw apa gw/endah suka dianter pulang sama orang kantor soalnya ada yang laporan ke dy kalo ada yang bilang sering ngeliat sedan parkir dicarport oren. dan katanya itu mobil pacarnya gw.
Oh oh.. gw heran, dan gw bilang ngga. si M jelas percaya gw..:p Dan katanya laporan tersebut didapet dari omongan temen kantornya yang denger dari orang yang rumahnya tetanggaan sama rumah gw.
Waddehell...
Gw bilang; setau gw sekali2nya ada sedan parkir itu pas suaminya endah dateng. dan itu ga sering, cuma sekali tapi memang 2 malam.
Pas gw konfirm ke endah, dy ngomel ga terima atas fitnahan itu, endah bilang, waktu dia lagi sama ujang, memang ada yang dateng nganter makanan. Dan yang nganter makanan juga dikenalin koq dan endah jelas2 konfirm kenalin ke sang tetangga kalo itu adalah suaminya.
Aneh. Soalnya M bilang kalo yg bilang ke temen kantornya kalo gw sering didatengin pacar bermobil sedan adalah sang tetangga yang waktu itu nganter makanan. Entah siapa memfitnah siapa, gw&M (serta endah) memilih untuk mengabaikan.
Kasus kedua adalah ketika M ngebantu temennya cari rumah kontrakan dikomplek kami. Dirumah yang satu deret dengan si oren, ada yang mengontrakkan rumahnya. Sang teman+istri pun dateng ke oren dan M yg menjamu mereka(kecil2an) dan nunjukkin rumah yang lagi mau dikontrakkin. Berhubung ga ketemu si pemilik, sang istri cuma nyatet no.telfon dan berencana telfon langsung. Dan ketika nelfon, si istri ditanya tau dari mana, dan lalu menjawab kalo direferensikan oleh si M, yang pemilik rumah oren. Dan kemudian si istri mendapat pertanyaan dari sipemilik; "Oh yang itu... itu orangnya udah nikah atau belum sih??"
:(
Ga enak banget perasaan gw. Kenapa si tetangga harus nanya sama orang lain dan bukannya nanya langsung sama gw/M?
Kalo bilang ga enak, sungguh lebih ga enak ditanya2in ke orang lain yang belum tentu ga gitu kenal kita.
Kalo diotak lo ada kalimat: "makanya cepet nikah aja kenapa sih? supaya tenang..dan ga bakal digosip2in aneh2" mending ga usah dikeluarkan, karena respon otak gw akan: "Oh shut up..!" dan mulut gw akan bilang: "sorry,..itu urusan gw&M pribadi, why, when or how, families will know and you might be will not."
=====================================================
“Communication. It's the first thing we really learn in life. Funny thing is, once we grow up, learn our words and really start talking, the harder it becomes to know what to say. Or how to ask for what we really need.”
-Meredith Grey (TV Series, Grey's Anatomy)
Subscribe to:
Posts (Atom)